Microsoft Excel menjadi salah satu aplikasi perkantoran dari Microsoft yang banyak digunakan untuk mengolah dan menyajikan data. Para pengguna tentu perlu memahami bagaimana cara membuat grafik di Excel.
Terutama jika perlu menyajikan visualisasi data dalam bentuk grafik. Sebab Excel menjadi aplikasi yang bisa membantu membuat grafik dalam berbagai bentuk. Sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan, agar penyajian data lebih mudah dipahami.
Menariknya, meski menjadi aplikasi yang banyak digunakan dan keterampilan menggunakan Excel sering menjadi syarat dalam proses rekrutmen SDM. Ternyata masih banyak yang kesulitan membuat grafik dengan aplikasi ini. Berikut informasinya.
Dikutip melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Microsoft Excel adalah salah satu program dari microsoft office, program ini berupa lembar kerja yang dapat mengolah data secara otomatis.
Excel menggunakan sistem workbook dan di dalamnya terdapat worksheet. Satu workbook di dalam Excel bisa digunakan untuk membuat beberapa worksheet. Satu sama lain bisa diberi nama berbeda dan saling dihubungkan dengan rumus perhitungan tertentu.
Aplikasi ini umum digunakan untuk pendataan, pengolahan data, dan disusu visualisasi data. Salah satu bentuk visualisasi di dalam aplikasi ini adalah grafik. Dimana ada banyak jenis grafik bisa dibuat dengan fitur-fitur di dalamnya.
Sebelum memahami seperti apa cara membuat grafik di Excel, maka pahami dulu jenis-jenis grafik yang bisa dibuat di dalam worksheet aplikasi ini. Dikutip dari Skill Academy, terdapat setidaknya 6 jenis grafik yang bisa dibuat di Excel. Berikut penjelasannya:
Jenis grafik yang pertama adalah column chart, yaitu grafik yang berbentuk diagram batang yang mengarah ke atas. Secara tampilan, grafik ini akan memvisualisasikan dua data atau lebih dalam bentuk batang dan berdiri atau vertikal.
Grafik jenis ini biasanya digunakan untuk melihat perbedaan atau melakukan perbandingan antara dua data atau lebih dalam berbagai kategori. Misalnya dibandingkan dalam kategori jumlah, tingkatan usia, dan sebagainya.
Bar Chart atau grafik batang adalah grafik dengan bentuk diagram batang yang mengarah ke samping. Secara sekilas, grafik di Excel jenis ini mirip dengan Column Chart. Hanya saja batang yang mewakili data disusun horizontal bukan vertikal.
Secara umum, grafik jenis ini memiliki fungsi dan kegunaan sama dengan Column Chart. Hanya saja, lebih dianjurkan digunakan untuk data yang cukup banyak. Misalnya membandingkan 5 data, 10 data, atau lebih. Batang per kategori data yang dibuat horizontal membuat data yang banyak jenisnya tetap terlihat rapi.
Pie Chart atau grafik lingkaran adalah grafik yang berbentuk diagram lingkaran dan menunjukan nilai data dalam bentuk bagian (persentase). Jenis grafik di Excel satu ini sekilas akan mirip dengan kue pai yang diiris untuk dibagi-bagi. Sehingga diberi nama Pie Chart.
Umumnya, grafik ini membantu memvisualisasikan data yang menunjukan jumlah dalam bentuk persentase atau persen. Sehingga data terbaca dengan lebih jelas sekaligus lebih mudah dan cepat dipahami.
Selanjutnya adalah line chart atau grafik garis, yaitu grafik dengan bentuk garis dan menampilkan data secara berkelanjutan dari waktu ke waktu pada sumbu yang diskalakan secara merata.
Grafik jenis ini digunakan untuk memvisualisasikan data yang mudah berubah dan bahkan cepat berubah. Misalnya data mengenai tren fashion, tren konten di media sosial, data penjualan harian, dan sejenisnya.
Area chart atau grafik area adalah grafik yang digunakan untuk menganalisis alur perubahan data dari waktu ke waktu. Secara umum, grafik jenis ini digunakan untuk menyajikan data yang terus berubah. Sehingga bisa dipahami seperti apa perubahannya dari waktu ke waktu.
Terakhir adalah surface chart atau grafik permukaan, yaitu jenis grafik yang menyajikan data dalam bentuk tiga dimensi, mirip dengan peta topografi. Secara umum, tampilan grafik Excel jenis ini adalah 3D (tiga dimensi).
Grafik jenis ini biasanya digunakan untuk memvisualisasikan dua jenis data atau lebih dan perubahannya seperti apa. Umumnya grafik jenis ini akan digunakan jika berhadapan dengan jenis dan jumlah data skala besar. Sekilas tampilannya akan mirip peta topografi, karena sudah tampil dengan teknologi 3D.
Hal mendasar dalam memvisualisasikan data di Excel adalah bagaimana cara membuat grafik di Excel. Membuat grafik di aplikasi ini tidak sulit dan tidak banyak tahapan perlu dilakukan. Dikutip dari Click Up, berikut cara membuat grafik dalam 3 langkah saja:
Tahap atau langkah yang pertama dalam membuat grafik di Excel adalah memasukan data di dalam worksheet. Jadi, para pengguna bisa membuat tabel di worksheet dan menyesuaikan dengan data yang dimiliki.
Tahap kedua adalah menentukan jenis grafik yang akan digunakan. Sesuai penjelasan sebelumnya, jenis grafik di Excel ada 6 dan masing-masing memiliki tampilan serta kegunaan tersendiri.
Pada tahap ini, pengguna atau Anda perlu memblok data yang sudah dimasukan di dalam worksheet terlebih dahulu. Sehingga menunjukan pada sistem di Excel bahwa data tersebut yang ingin dibuat dalam versi grafik.
Selanjutnya, bisa masuk ke menu Insert dan mencari pilihan “Recomended Chart”. Silahkan memilih jenis grafik yang paling sesuai dengan karakter dari data yang sudah dimasukan ke worksheet.
Tahap yang ketiga dalam tata cara membuat grafik di Excel adalah melakukan penyesuaian. Tampilan grafik secara default akan mengikuti settingan default di sistem Excel. Kadangkala pengguna perlu melakukan perubahan sedikit.
Misalnya mengedit nama di dalam grafik, baik itu judul grafik maupun nama data di dalam grafik. Kemudian mengubah warna di dalam grafik yang sudah dibuat oleh sistem default Excel. Penyesuaian dilakukan jika memang diperlukan dan sesuai kebutuhan.
Dalam proses membuat grafik di Excel, Anda mungkin menggunakan dua variabel atau lebih. Dua variabel yang dimaksud disini adalah terdapat dua kategori data. Sehingga grafik yang dibuat akan menampilkan dua jenis data tersebut.
Lalu, bagaimana cara membuat grafik di Excel dengan kondisi ada dua variabel data? Berikut langkah-langkahnya:
Ada kalanya Anda perlu memasukan data yang memiliki 3 variabel, artinya terdapat 3 jenis data. Misalnya data judul film, angka penjualan tiket di bulan Januari, dan angka penjualan tiket di bulan Februari 2025.
Lalu, bagaimana cara membuat grafik Excel untuk data dalam 3 variabel seperti ini? Pada dasarnya tidak jauh berbeda. Hal paling menunjukan perbedaan adalah di tahap input atau memasukan data ke worksheet, dimana menjadi ada 3 tabel.
Perbedaan kedua adalah pada pilihan grafik yang sesuai. Tidak semua jenis grafik pada Excel bisa memvisualisasikan data dalam 3 variabel. Pilihannya adalah Line, Bar, Column, dan juga Area. Berikut detail langkah-langkahnya:
Sebagai catatan tambahan, tutorial yang dijelaskan disini menggunakan MS Excel 2019. Jika menggunakan versi yang berbeda, maka ada kemungkinan terdapat perbedaan nama menu dan tata letaknya di workbook. Jadi, silahkan menyesuaikan.
Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu tahapan dalam tata cara membuat grafik di Excel adalah melakukan penyesuaian. Artinya, pengguna akan mengedit tampilan grafik yang dibuat oleh pengaturan default di Excel.
Lalu, apa saja yang bisa diubah atau disesuaikan di grafik tersebut? Ternyata ada cukup banyak bentuk penyesuaian yang bisa dilakukan. Diantaranya adalah:
Hal pertama yang bisa dilakukan untuk mengubah grafik di Excel adalah menambah atau bahkan menghapus elemen pada grafik tersebut. Artinya, sistem default hanya menampilkan elemen yang paling utama.
Pengguna bisa melakukan kustomisasi agar grafik menampilkan lebih banyak elemen. Sehingga ada lebih banyak informasi yang bisa disajikan. Berikut langkah-langkahnya:
Hal kedua yang bisa dilakukan untuk mengubah grafik di Excel adalah mengubah style atau gaya grafik. Sekaligus mengubah warna dari grafik di worksheet. Berikut langkah-langkahnya:
Dengan mengubah style dan warna grafik, maka grafik yang ditampilkan akan lebih variatif. Bahkan menjadi unik sekaligus tidak biasa. Selain itu, mengubah style grafik juga meningkatkan keterbacaan data yang ditampilkan.
Hal ketiga yang bisa dilakukan jika ingin mengubah tampilan grafik di Excel adalah melakukan filter data. Artinya, jika ada beberapa data yang ingin disembunyikan dan tidak masuk dalam grafik. Maka fitur ini bisa diandalkan, berikut langkah-langkahnya:
Dikutip melalui Acer ID, pengguna Excel juga bisa melakukan pengeditan data dalam mengubah grafik yang ditampilkan di worksheet. Hal ini bisa dilakukan karena memang ada data yang perlu dihapus, dikoreksi, atau ditambahkan. Berikut langkah-langkahnya:
Hal kelima yang bisa dilakukan untuk mengubah grafik di Excel adalah mengubah jenis grafik yang digunakan. Setiap data di dalam Excel bisa disajikan dalam grafik jenis tertentu.
Kadangkala data A lebih cocok dengan Pie, data lain lebih cocok dengan bar, dan seterusnya. Maka Anda bisa mengganti grafik jika memang dibutuhkan tanpa perlu membuka worksheet baru. Berikut langkah-langkahnya:
Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan pengguna MS Excel untuk mengubah atau melakukan penyesuaian pada grafik yang sudah dibuat. Selain beberapa jenis penyesuaian di atas, tentunya masih banyak penyesuaian lain bisa dilakukan.
Apalagi Excel sendiri masih terus dikembangkan oleh Microsoft. Ketika versi terbaru dirilis, maka ada kemungkinan terdapat penambahan fitur untuk grafik di dalamnya. Jadi, silahkan mencoba fitur baru yang mungkin ditemukan agar visualisasi data di aplikasi ini lebih maksimal. Adapun tutorial di atas sendiri sekali lagi menggunakan Excel versi 2019.
Cara membuat grafik di Excel memang tidak sulit. Kuncinya adalah teliti pada saat memasukan data dan memilih jenis grafik yang tepat. Hindari keinginan memilih jenis grafik karena lebih estetik.
Sebab visualisasi data bertujuan agar data tampil seluruhnya dan lebih mudah dipahami. Jadi, silahkan teliti dalam memilih jenis grafik agar relevan dengan karakter data yang dimiliki. Sehingga praktek tata cara membuat grafik di Excel menjadi mudah dan bebas ribet.
Dalam proses mengumpulkan data penelitian di lapangan pada penelitian kualitatif, peneliti perlu memiliki catatan lapangan…
Pada saat menyusun suatu karya tulis tertentu, kadang di dalamnya terkandung kalimat asumsi. Misalnya, menjelaskan…
Dalam kegiatan penelitian, proses pengumpulan data menjadi tahap yang krusial. Dalam proses tersebut, peneliti bisa…
Dalam berkomunikasi secara lisan maupun tulisan dan dalam menyusun karya tulis, tentunya akan mengacu pada…
Kegiatan penelitian yang memanfaatkan data dari sumber-sumber sekunder biasanya akan dianalisis dengan metode meta analysis…
Kegiatan penelitian yang dilakukan dalam jangka panjang, umumnya menjadi penelitian longitudinal. Jenis penelitian ini umum…