Penerbit Deepublish berkolaborasi dengan LPPM UNJAYA Yogyakarta sukses menyelenggarakan Webinar NGOBRIS (Ngobrol Riset) bertema “Sosialisasi Cara Pembuatan Buku Referensi” pada Jumat, 12 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari dosen di UNJAYA. Para peserta hadir dengan antusias dan semangat tinggi untuk memperkuat kapasitas akademik sekaligus mengembangkan karier profesional mereka.
Narasumber pertama dalam webinar ini adalah Dr. Miguna Astuti S.Si., MM., MOS., CPM., CIRR. adalah Dosen Ambasador Penerbit Deepublish. Beliau juga merupakan dosen inspiratif dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Dr. Miguna Astuti aktif menulis buku, menerbitkan publikasi, menjadi pembicara dalam seminar terkait marketing dan penelitian. Dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, beliau bekerja bahu membahu dengan akademisi lain dengan keahlian yang berbeda, pejabat pemerintah, perusahaan swasta dan mahasiswa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Adapun Narasumber kedua adalah Baiq Nadira Syafaati, S.Pd. adalah Konsultan Kemitraan Deepublish.
Dr. Miguna Astuti berbagi wawasan terkait perspektif dan praktik baik terkait strategi peningkatan produktivitas riset melalui publikasi buku serta penyegaran terkait cara mengembangkan riset menjadi bahan ajar yang bernilai publikasi. Tidak hanya itu beliau juga berbagi pengalaman dan praktik dalam pembuatan buku referensi. “Mengapa publikasi itu penting? Karena publikasi adalah bukti kontribusi ilmiah yang memberikan manfaat bagi diri, institusi, dan masyarakat.” jelas Dr. Miguna Astuti.
Beliau juga mengupas tuntas konsep multi-output, kesalahan dosen dalam melakukan penelitian, jenis buku akademik, sumber buku akademik, cara mengubah riset menjadi buku, spesifikasi buku referensi, dan tentunya tentunya tips cara menyusun buku referensi dengan mudah dan efektif. Semua materi tersebut dikemas dengan pembawaan komunikasi yang santai, interaktif dan mudah dipahami.
Kemudian Baiq Nadira sebagai narasumber kedua turut menjelaskan terkait peran penerbit deepublish dalam mendukung dosen dalam menerbitkan buku sesuai standar ISBN, kategori publikasi yang teridentifikasi tidak relevan diberi ISBN, dan juga menjelaskan kelebihan serta kemudahan menerbitkan melalui Deepublish untuk sarana mensukseskan pembuatan buku referensi ataupun tuntutan akademik dosen.
Peserta mengikuti webinar dengan antusias dan interaktif. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, membahas kendala nyata seperti tantangan menulis buku referensi, kesalahan teknis dalam publish dan penelitian, serta berbagai pertanyaan lainnya. Antusiasme ini menunjukkan tingginya kebutuhan dosen akan panduan penulisan ilmiah yang praktis dan aplikatif.
Sebagai langkah berkelanjutan, Penerbit Deepublish berkolaborasi dengan LPPM UNJAYA Yogyakarta berkomitmen untuk terus hadir menjadi mitra dosen dan peneliti UNJAYA dalam menghasilkan karya ilmiah terbaik. Melalui seri Webinar Penulis yang rutin diselenggarakan, Deepublish berupaya membangun kapasitas menulis secara menyeluruh, mulai dari penyusunan roadmap riset, penguatan teknik penulisan manuskrip yang sistematis, hingga strategi menembus jurnal bereputasi. Program ini diharapkan dapat mendorong dosen semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas publikasi, sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berdampak, dikutip luas, dan diakui secara global.
Berbagai karya tulis ilmiah memiliki potensi besar untuk dikonversi menjadi buku ilmiah dan diterbitkan. Baik…
Dalam dunia penerbitan buku, pencapaian tidak hanya diraih oleh para penulis buku. Akan tetapi juga…
Mendapatkan layanan penerbit buku yang profesional dan memuaskan, tentunya menjadi harapan semua penulis. Tidak terkecuali…
Memilih penerbit buku, bagi seorang dosen tidak selalu menjadi hal yang mudah. Sebab selain perlu…
Dukungan penuh perusahaan penerbitan buku pada dosen merupakan hal yang sangat krusial. Sebab melalui layanannya…
Penerbitan buku karya para dosen di Indonesia merupakan proses panjang. Dalam proses tersebut, dosen tentunya…