Buku ilmiah yang bisa disusun dan diterbitkan dosen di Indonesia cukup beragam, salah satunya bunga rampai. Bunga rampai sering disebut dengan istilah book chapter. Namun, pastikan dulu sudah cek kesiapan menyusun bunga rampai.
Kenapa? Sebab bunga rampai menjadi buku ilmiah yang punya keunikan tersendiri. Sehingga cukup berbeda sangat jauh dengan buku referensi, monograf, terlebih dengan buku ajar. Berikut informasinya.
Sebelum memahami apa saja daftar cek kesiapan menyusun bunga rampai. Perlu membahas dulu apa itu bunga rampai. Bunga rampai adalah karya tulis ilmiah (KTI) dalam bentuk buku yang berisi kumpulan KTI (artikel ilmiah) dengan topik yang masih satu tema di suatu bidang keilmuan.
Satu artikel ilmiah disusun dosen berdasarkan hasil penelitian. Ketika diterbitkan menjadi bunga rampai, maka menjadi 1 bab berdiri sendiri. Kemudian digabungkan dengan artikel ilmiah dari penelitian lain. Maupun artikel ilmiah yang disusun dosen lain dengan topik yang masih satu tema (topik berbeda, tapi tema sama).
Sesuai ketentuan, bunga rampai minimal terdiri dari 5 bab. Sehingga minimal ada 5 artikel ilmiah di dalamnya. Inilah alasan bunga rampai ideal disusun dan diterbitkan dosen secara kolaboratif. Sehingga tidak perlu melakukan 5 penelitian baru bisa menerbitkan bunga rampai. Sebab, tetap bisa terbit setelah digabungkan dengan penelitian dosen lain.
Lalu, kenapa dosen perlu cek kesiapan menyusun bunga rampai? Alasannya sendiri cukup beragam. Pertama, bunga rampai berisi kumpulan artikel hasil penelitian. Jika belum ada 5 penelitian, maka dosen belum bisa atau belum siap menerbitkan bunga rampai.
Kedua, bunga rampai bisa diterbitkan secara kolaboratif. Dalam penerbitan model ini, maka dosen perlu membentuk tim penulis. Perlu waktu untuk bisa membentuk tim penulis yang meneliti topik di satu tema yang sama pada satu bidang keilmuan yang sama juga. Jika tim penulis belum terbentuk, maka belum siap menerbitkan bunga rampai.
Ketiga, dosen yang tidak memungkinkan membentuk tim penulis mandiri. Maka solusinya adalah menunggu call for chapter dari penerbit buku ilmiah. Program ini tidak setiap hari ada, ada momen khusus yang membuat penerbit menggelar call for chapter.
Jadi, jika belum ada yadosen perlu menunggu. Sekaligus memastikan topik penelitian masih dalam cakupan tema besar atau subtema bunga rampai yang ditetapkan oleh pihak penerbit. Selain beberapa alasan ini, dosen mungkin memiliki alasan tersendiri sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Membantu para dosen mempersiapkan diri dalam menerbitkan bunga rampai. Maka perlu memastikan sudah siap menyusun naskahnya dan mengurus penerbitan bunga rampai tersebut. Berikut beberapa pertanyaan untuk cek kesiapan menyusun bunga rampai:
Dalam mengurus publikasi ilmiah berbentuk buku, termasuk bunga rampai, dosen perlu memastikan memang perlu mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk buku. Sebab, dalam regulasi kenaikan jabatan akademik ada ketentuan proporsi penelitian.
Sebagai contoh, dosen dengan jabatan Asisten Ahli berencana naik ke jenjang Lektor. Maka ada ketentuan proporsi angka kredit penelitian sebesar 35% dari total kebutuhan AK Kumulatif jenjang Lektor tersebut.
Dosen perlu menghitung, berapa jumlah angka kredit dari kegiatan penelitian yang sudah dilaksanakan? Apakah sudah mencapai 35%? Jika belum, maka mencapai luaran tambahan dalam penelitian melalui penerbitan bunga rampai bisa dipertimbangkan.
Lalu, apakah menerbitkan bunga rampai hanya perlu dikaitkan dengan kebutuhan pengembangan karir akademik dosen? Tentunya tidak. Dosen bisa memiliki tujuan lain yang masih berkaitan dengan ruang lingkup tri dharma atau kinerja akademik.
Misalnya, dosen perlu memperbanyak kuantitas publikasi ilmiah dengan tetap mengedepankan kualitas untuk membangun rekam jejak kepakaran. Maka publikasi bunga rampai dan buku ilmiah lain sangat penting untuk dilakukan. Bahkan secara berkelanjutan, bukan sekali waktu dan berhenti setelah terbit 1 buku.
Contoh lain, dosen mempertimbangkan penerbitan bunga rampai untuk memenuhi target BKD. Maka dosen tersebut perlu mengecek dalam target 12 SKS diperlukan minimal 9 SKS dari kegiatan pendidikan dan penelitian. Apakah 9 SKS tersebut sudah terpenuhi? Jika belum, menerbitkan bunga rampai bisa ditargetkan.
Pada aktual di lapangan, masing-masing dosen bisa memiliki tujuan lain dalam merencanakan penerbitan bunga rampai. Termasuk kebutuhan dan keinginan untuk memperluas jangkauan pembaca, optimasi dampak dari kegiatan penelitian, kontribusi menyediakan bacaan dan referensi berkualitas, dan sebagainya.
Memahami bahwa bunga rampai adalah terbitan berbentuk buku ilmiah yang berisi minimal 5 artikel ilmiah. Maka tentunya dibutuhkan 5 kegiatan penelitian. Baru kemudian seorang dosen bisa menerbitkan bunga rampai.
Karakteristik ini kemudian membuat bunga rampai ideal disusun dosen senior. Dimana sudah meneliti 1 topik sesuai kepakarannya di suatu bidang keilmuan dalam beberapa kali penelitian sesuai roadmap riset yang disusun.
Namun, tidak semua dosen senior sudah meneliti minimal 5 kali pada topik kepakarannya. Oleh sebab itu, untuk memiliki riwayat publikasi berbentuk bunga rampai dilakukan kolaborasi dengan dosen maupun peneliti lain.
Dalam hal ini, maka salah satu daftar cek kesiapan menyusun bunga rampai adalah sudah membentuk tim penulis atau belum? Dosen perlu mencari rekan kolaborasi untuk menerbitkan 1 judul bunga rampai.
Tim penulis bisa kolaborasi juga dari berbagai pihak. Mencakup rekan sesama dosen, kolaborasi dengan mahasiswa sebab penelitian mahasiswa untuk skripsi bisa disusun menjadi artikel untuk bunga rampai, dengan peneliti dari berbagai lembaga penelitian, dengan praktisi yang aktif melakukan penelitian, dll.
Dalam membentuk tim penulis bunga rampai, perlu memastikan topik-topik yang diteliti masih pada satu tema. Sekaligus pada satu bidang keilmuan yang sama. Tujuannya untuk memenuhi karakteristik bunga rampai. Sekaligus memastikan seluruh kontributor (tim penulis) bisa mengklaim di BKD dan penilaian angka kredit.
Dosen yang menjadi kontributor, bisa saja menyusun artikel berbeda bidang keilmuan. Namun bunga rampai tersebut tidak memenuhi ketentuan untuk diklaim dalam BKD maupun dalam penilaian angka kredit.
Bagi dosen pemula maupun dosen senior yang terkendala dalam membentuk tim penulis bunga rampai sendiri. Maka bukan berarti peluang menerbitkan bunga rampai tertutup. Bisa memanfaatkan program call for chapter dari penerbit buku ilmiah. Program ini juga sering disebut sebagai call for book chapter.
Maka dalam kondisi ini, salah satu pertanyaan di dalam daftar cek kesiapan menyusun bunga rampai adalah sudah menemukan call for chapter yang sesuai atau belum? Jadi, menemukan call for chapter bisa dijadikan prioritas saat ingin menyebarluaskan hasil penelitian menjadi bunga rampai.
Dalam call for chapter yang dikelola sebuah penerbit buku ilmiah, dosen fokus menjadi kontributor. Sehingga tugas dan tanggung jawabnya adalah menyusun dan mengirimkan artikel ilmiah berisi hasil penelitian yang sesuai ketentuan penerbit.
Sedangkan dalam membentuk tim penulis (kontributor), menentukan urutan artikel ilmiah di naskah bunga rampai, editing dan penyuntingan gaya bahasa, kemudian mengurus proses cetak sampai proses jilid, ISBN, hingga Hak Cipta. Semua ditangani tim penerbit yang membuka call for chapter.
Namun, dalam ikut serta di program tersebut para dosen tidak bisa asal mengirim manuskrip artikel ilmiah. Perlu memastikan topik penelitian masih tercakup dalam tema besar bunga rampai yang ditentukan penerbit. Mayoritas penerbit juga menentukan batasan subtema. Pastikan topik masuk dalam subtema tersebut.
Bagi dosen pemula, ikut serta dalam call for chapter sangat dianjurkan. Sebab umumnya, belum memiliki 5 penelitian di topik yang sama. Sehingga di program call for chapter, dosen pemula yang penelitiannya masih belum banyak bisa tetap menerbitkan buku dalam jenis bunga rampai.
Daftar cek kesiapan menyusun bunga rampai berikutnya adalah, sudah mengetahui struktur penulisan artikel ilmiah untuk bunga rampai? Sekilas, struktur penulisan mirip dengan struktur artikel ilmiah untuk jurnal. Dimana rata-rata memakai format IMRaD.
Namun, struktur penulisan artikel untuk bunga rampai pada call for chapter sebuah penerbit bisa lebih khas. Pasalnya, struktur penulisan ditentukan pihak penerbit tersebut. Inilah alasan kenapa bagian-bagian pada artikel di bunga rampai yang sudah terbit bisa berbeda-beda.
Intinya adalah, para dosen perlu memahami struktur penulisan artikel ilmiahnya bagaimana. Baru kemudian menyusun hasil penelitian sesuai aturan tersebut. Sebab semua artikel pada naskah wajib menggunakan struktur yang sama (selaras). Setelahnya, baru bisa mengurus proses penerbitan bunga rampai.
Baca juga: Book Chapter: Format, Ketentuan, Contohnya
Pertanyaan terakhir dalam daftar cek kesiapan menyusun bunga rampai adalah sudah selesai menyusun artikel ilmiah atau belum? Sebab artikel ilmiah inilah yang akan menjadi penyusun naskah bunga rampai. Sebelum diterbitkan, perlu dipastikan artikel ilmiah sudah selesai disusun.
Kemudian sesuai juga struktur penulisannya dengan ketentuan yang ditetapkan penerbit. Perlu memastikan juga artikel ilmiah yang disusun dosen atau kontributor lain juga sudah selesai. Sebab tidak mungkin bunga rampai bisa terbit, padahal baru ada 1 artikel ilmiah yang selesai disusun.
Secara sekilas menyusun naskah dan menerbitkan bunga rampai ramah untuk dosen pemula. Sebab dipandang lebih sederhana dalam menyusun 1 artikel ilmiah dengan jumlah halaman di rata-rata 10 lembar.
Jika dibandingkan menulis 1 judul buku ilmiah secara utuh, misalnya di buku referensi. Memang bunga rampai terkesan lebih ringan, karena jumlah halaman minimal untuk buku referensi saja di 125 lembar.
Namun, menyusun bunga rampai tetap tidak semudah membalikan telapak tangan. Bunga rampai harus memuat artikel ilmiah berisi hasil penelitian. Jadi, penelitian harus sudah selesai. Sekaligus 1 judul bunga rampai berisi minimal 5 artikel ilmiah. Jadi, dosen tidak bisa menerbitkan bunga rampai dari 1 hasil penelitian saja. Maka perlu berkolaborasi.
Itu pun harus berkolaborasi dengan dosen dan peneliti lain yang meneliti topik di satu tema yang sama pada suatu bidang keilmuan. Oleh sebab itu, menerbitkan bunga rampai tetap harus penuh persiapan. Maka penting untuk menyusun daftar cek kesiapan menyusun bunga rampai yang dijelaskan di atas.
Baca juga: Menerbitkan Book Chapter atau Bunga Rampai
Bunga rampai adalah buku ilmiah yang berisi kumpulan karya tulis ilmiah atau artikel hasil penelitian dengan topik yang masih berada dalam satu tema dan bidang keilmuan.
Dosen perlu memastikan tujuan publikasi, ketersediaan tim penulis atau call for chapter, kesesuaian struktur artikel, serta kesiapan artikel ilmiah yang akan menjadi bagian dari bunga rampai.
Bisa. Dosen pemula yang belum memiliki banyak penelitian pada satu topik dapat mengikuti program call for chapter yang diselenggarakan penerbit buku ilmiah.
Kesamaan tema diperlukan agar kumpulan artikel tetap memenuhi karakteristik bunga rampai. Selain itu, kesesuaian bidang keilmuan juga penting agar kontributor dapat mengklaim publikasi tersebut dalam BKD dan penilaian angka kredit sesuai ketentuan yang berlaku.
Bunga rampai dapat dipertimbangkan sebagai salah satu bentuk luaran publikasi untuk mendukung kebutuhan kinerja akademik, termasuk ketika dosen mengevaluasi kebutuhan BKD maupun pengembangan jabatan akademik.
Dosen dapat mencari rekan kolaborasi yang memiliki penelitian dengan tema yang sesuai. Alternatif lainnya adalah mengikuti call for chapter dari penerbit buku ilmiah.
Referensi:
Era digital dan Revolusi Industri 5.0 memberi peluang bagi para penulis untuk terus berkarya. Termasuk…
Dalam mengurus penerbitan naskah buku, para penulis bisa lebih leluasa memilih kode identitas buku tersebut.…
Penerbit Deepublish sukses menyelenggarakan Webinar “Langkah Praktis Meningkatkan Sinta Score Melalui Publikasi” pada Jumat, 9…
Ada banyak sekali jenis karya tulis ilmiah (KTI) yang perlu disusun dan dipublikasikan oleh dosen.…
Dalam tugas pendidikan dan pengajaran, dosen juga bisa menjalankan tugas mengembangkan bahan ajar. Modul pembelajaran…
Penerbit Deepublish kembali menerima kunjungan dari mitra LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Soepraoen…