4 Hal yang Menjadi Perbedaan Jurnal dan Artikel Ilmiah

Hal yang Menjadi Perbedaan Jurnal dan Artikel Ilmiah

Masihkah Anda bingung dengan perbedaan jurnal dan artikel ilmiah? Bagi beberapa orang, keduanya dianggap hal yang sama. Sebab ketika seseorang menyebut menggunakan referensi dari jurnal. Maka di daftar pustaka mencantumkan sumber dari suatu artikel ilmiah. 

Namun, harus dipahami bahwa antara jurnal dengan artikel ilmiah adalah dua hal yang berbeda. Akan tetapi keduanya terkait satu sama lain. Tanpa ada artikel ilmiah, maka tidak ada jurnal. Tanpa jurnal, maka artikel ilmiah tidak bisa diakses oleh publik. Jadi, apa perbedaannya? Berikut informasinya. 

Apa Itu Artikel Ilmiah? 

Membahas perbedaan jurnal dan artikel ilmiah, tentu dimulai dari definisi masing-masing. Dalam KBBI, artikel adalah karya tulis lengkap, misalnya laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar. 

Artikel memiliki jenis yang sangat beragam, dan salah satunya adalah artikel ilmiah. Artikel ilmiah adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah yang berisi penjelasan mengenai hasil penelitian atau kajian ilmiah yang ditulis dengan metode dan kaidah akademik. Secara umum, artikel ilmiah memiliki struktur berikut: 

  • Judul
  • Abstrak
  • Pendahuluan
  • Metode
  • Hasil dan pembahasan
  • Kesimpulan
  • Daftar pustaka

Artikel ilmiah bisa saja memiliki struktur berbeda dari yang dijelaskan di atas, sebab dipengaruhi kebijakan media publikasi ilmiah. Artikel ilmiah biasanya terdiri dari beberapa halaman, antara 10-20 halaman. Namun, rata-rata di belasan halaman saja. 

Penyusunannya bertujuan untuk melaporkan, menjelaskan, dan mempublikasikan hasil penelitian. Jika isi artikel dari hasil kajian ilmiah atau kajian pustaka. Maka penyusunan bertujuan untuk menjelaskan dan mempublikasikan hasil kajian pustaka tersebut. 

Apa Itu Jurnal Ilmiah? 

Memahami perbedaan jurnal dan artikel ilmiah, tentu tidak cukup hanya memahami definisi artikel ilmiah. Akan tetapi juga harus memahami definisi jurnal ilmiah. Dalam KBBI, jurnal ilmiah adalah jurnal yang diterbitkan secara berkala oleh institusi akademik atau organisasi profesi, berisi hasil penelitian dalam bidang tertentu. 

Dalam ruang lingkup penelitian dan akademi, jurnal ilmiah mempublikasikan artikel ilmiah berisi hasil penelitian atau hasil kajian pustaka. Jadi, jurnal ilmiah adalah media atau wadah publikasi yang berisi kumpulan artikel ilmiah yang diterbitkan secara berkala.

Inilah alasan kenapa di awal disebutkan jika jurnal dengan artikel ilmiah berkaitan satu sama lain. Jurnal berfungsi sebagai media publikasi artikel ilmiah yang disusun dosen, mahasiswa, maupun peneliti. 

Sehingga tanpa artikel ilmiah, suatu jurnal tidak bisa menerbitkan karya ilmiah apapun. Sebaliknya, tanpa keberadaan jurnal, maka artikel berisi hasil penelitian tidak dapat dipublikasikan. 

Jurnal ilmiah biasanya dikelola suatu perusahaan atau organisasi. Baik yang dibawahi suatu perusahaan penerbitan, perguruan tinggi, maupun organisasi tertentu. Jurnal ada yang bertaraf nasional dan internasional. Maka ada istilah jurnal nasional dan jurnal internasional. 

Perbedaan dari Jurnal dan Artikel Ilmiah? 

Melalui penjelasan di atas, tentunya sudah mulai memahami apa saja perbedaan jurnal dan artikel ilmiah. Supaya lebih memahami lagi detail keseluruhan perbedaan keduanya. Berikut penjelasan seluruh perbedaan dari beberapa aspek: 

1. Bentuk 

    Aspek pertama yang membedakan antara jurnal ilmiah dengan artikel ilmiah adalah bentuknya. Artikel ilmiah, sesuai dengan namanya berbentuk artikel atau karya tulis. Lebih tepatnya masuk dalam kategori karya tulis ilmiah. 

    Artikel ilmiah menjadi karya tulis ilmiah yang berisi hasil penelitian atau hasil kajian pustaka. Biasanya penelitian dan kajian pustaka tersebut dilakukan oleh dosen, mahasiswa, maupun peneliti profesional. 

    Berbeda halnya dengan jurnal ilmiah, dimana berbentuk media publikasi. Jadi, jurnal berbeda jenis dengan artikel ilmiah. Artikel ilmiah dari jenis karya tulis ilmiah. Sedangkan jurnal salah satu jenis dari media publikasi ilmiah. 

    Dulunya, jurnal dikelola perusahaan penerbitan dan secara berkala menerbitkan volume baru yang per volume berisi beberapa artikel ilmiah. Artikel-artikel ini dicetak mirip koran atau majalah dan didistribusikan ke perpustakaan, perguruan tinggi, dll. 

    Sementara saat ini kebanyakan jurnal dikelola secara online. Sehingga seluruh artikel di setia volume yang diterbitkan sudah berbentuk digital. Biasanya dalam format PDF maupun format digital lainya. 

    Baca juga: Artikel Ilmiah: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Sistematika

    2. Isi 

      Poin kedua yang menjadi perbedaan jurnal dan artikel ilmiah adalah dari aspek isi. Artikel ilmiah berbentuk karya tulis yang berisi teks yang menjelaskan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka. 

      Sementara di dalam jurnal, isinya adalah kumpulan artikel ilmiah. Sesuai penjelasan sebelumnya, jurnal adalah media publikasi ilmiah berkala. Sekali terbit, jurnal menerbitkan 1 volume baru yang berisi 5 atau lebih artikel ilmiah di bidang dan scope keilmuan yang sama. 

      3. Penulis dan Pengelola

        Selanjutnya yang menjadi perbedaan jurnal dan artikel ilmiah adalah penulis dan pengelola. Artikel ilmiah yang berbentuk tulisan (karya tulis ilmiah), maka memiliki penulis. Artikel ilmiah disusun oleh seorang penulis atau beberapa penulis. Sehingga tidak memiliki pengelola. 

        Sebaliknya, jurnal ilmiah tidak memiliki penulis melainkan memiliki pengelola. Secara garis besar, sebuah jurnal ilmiah dikelola suatu perusahaan penerbitan maupun perguruan tinggi. 

        Pengelola jurnal tersebut kemudian membagi tugas. Biasanya terdiri dari editor, mitra bestari (reviewer), dan perusahaan penerbit itu sendiri. Editor bertugas menyaring artikel yang akan diulas oleh reviewer. Sedangkan reviewer melakukan penilaian substansi dan menentukan kelayakan terbitnya. 

        4. Fungsi 

          Aspek selanjutnya yang menunjukan perbedaan jurnal dan artikel ilmiah adalah fungsi. Artikel ilmiah berfungsi sebagai media untuk peneliti melaporkan kegiatan penelitian dan hasil penelitian yang telah dilakukan (diselesaikan). 

          Artikel ilmiah tersebut, kemudian tidak hanya dibaca sendiri oleh peneliti dan dijadikan koleksi pribadi. Melainkan wajib dipublikasikan. Dalam kegiatan penelitian, publikasi artikel ilmiah menjadi luaran wajib. 

          Sedangkan fungsi dari jurnal ilmiah adalah sebagai media publikasi artikel ilmiah. Jurnal dikelola perusahaan penerbit maupun perguruan tinggi dan akan menerbitkan kumpulan artikel ilmiah secara berkala. Setiap jurnal biasanya memiliki jadwal tetap publikasi volume baru. Misalnya per 6 bulan sekali, 3 bulan sekali, dll. 

          Baca juga: Pengertian Jurnal Ilmiah dan 8 Susunannya

          Cara Membedakan Jurnal dan Artikel Ilmiah

          Melalui penjelasan mengenai perbedaan jurnal dan artikel ilmiah di atas. Maka tentu bisa dipahami bahwa artikel ilmiah adalah isi, sedangkan jurnal ilmiah adalah media publikasi yang berisi kumpulan artikel ilmiah. 

          Lalu, bagaimana cara membedakannya? Membedakannya tentu mudah, yakni melalui definisi masing-masing yang dijelaskan sebelumnya. Artikel ilmiah adalah isi dari suatu jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah akan mempublikasikan kumpulan artikel ilmiah tersebut. 

          Jika artikel ilmiah berbentuk artikel tercetak maupun artikel digital dalam format PDF dan format lainnya. Maka jurnal biasanya berbentuk website, sebab pengelola jurnal umumnya membangun website resmi. Melalui website inilah para peneliti bisa submit atau mengirimkan artikel ilmiah yang mereka susun. 

          Jadi, dengan memahami perbedaan keduanya. Maka tentu bisa menggunakan istilah artikel ilmiah dan jurnal ilmiah dengan tepat serta sesuai konteks. Jika ingin menjelaskan memakai referensi artikel dari jurnal ilmiah. 

          Maka tidak lagi menyebut “referensi jurnal”, akan tetapi menyebut dengan istilah “referensi artikel pada jurnal” atau “referensi artikel jurnal”. Sebab, saat menyebut jurnal dijadikan referensi biasanya hanya satu artikel ilmiah yang dijadikan referensi. Bukan seluruh artikel yang diterbitkan sebuah jurnal. 

          Referensi:

          1. Nurwahid, A. (2024). Perbedaan Artikel dan Jurnal Ilmiah. Diakses pada 26 Februari 2026 dari https://ridwaninstitute.co.id/id/perbedaan-artikel-dan-jurnal-ilmiah/
          2. Indonesian Scientific Publication. (2025). Perbedaan Artikel dan Jurnal Ilmiah yang Wajib Diketahui. Diakses pada 26 Februari 2026 dari https://idscipub.com/id/perbedaan-artikel-dan-jurnal-ilmiah/

          Artikel Penulisan Buku Pendidikan