Penerbit Deepublish bersama POLITEKNIK STIA LAN Bandung telah sukses menggelar acara bedah buku bertajuk “Collaborative Governance: Tips dan Strategi Inovasi Menulis Buku” pada 4 Juni 2025. Acara ini diselenggarakan secara daring dan mendapat sambutan antusias dari ratusan peserta yang berasal dari kalangan akademisi, mahasiswa, peneliti, hingga praktisi pemerintahan dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Penerbit Deepublish dengan Politeknik STIA LAN Bandung yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung peningkatan budaya menulis dan penerbitan buku akademik. Bedah buku ini secara khusus mengangkat pentingnya kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan serta bagaimana topik tersebut dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah yang memiliki nilai akademis dan aplikatif.
Buku “Collaborative Governance” yang dibedah dalam acara ini merupakan hasil pemikiran dan penelitian dari empat penulis, yaitu Dr. Muhammad Nur Afandi, S.Pd., M.T., Dr. Sri Sudartini, MPS, Endah Tri Anomsari, S.Sos., M.Sc dan Alikha Novira, S.Hum., M.I.Pol.
Dalam pemaparannya, para penulis menjelaskan bahwa buku ini lahir dari semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap praktik pemerintahan daerah, terutama dalam konteks pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dan reformasi birokrasi. Buku tersebut tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga dilengkapi dengan studi kasus yang memperlihatkan implementasi konsep collaborative governance di lapangan.
Acara ini juga menghadirkan pembicara dan narasumber berpengalaman yang memberikan tanggapan dan pandangan kritis terhadap isi buku serta membagikan strategi praktis dalam penulisan buku ilmiah. Prof. Dr. Hj. Sedarmayanti, M.Pd., APU dari Universitas Dr. Soetomo Surabaya memberikan ulasan akademik yang memperkuat posisi buku ini dalam pengembangan literatur administrasi publik.
Sementara itu, M. Safah Thalib, S.Kel. selaku Manager Wilayah Jabodetabek Penerbit Deepublish membagikan materi terkait proses penerbitan buku mulai dari penyusunan naskah hingga distribusinya. Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, S.H., M.A., Deputi Pengembangan Kapasitas ASN dari Lembaga Administrasi Negara RI, menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas aparatur negara melalui literatur yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan kebijakan publik.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara berlangsung. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para narasumber, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap tema dan materi yang disampaikan. Melalui penyelenggaraan acara ini, Deepublish dan POLITEKNIK STIA LAN Bandung menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pengembangan literasi akademik dan mendorong terciptanya karya-karya ilmiah yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap praktik pemerintahan.
Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus diperluas agar semakin banyak akademisi dan praktisi yang terdorong untuk menulis dan menerbitkan buku-buku yang berdampak luas bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Tahukah Anda bahwa salah satu cara untuk meningkatkan poin KUM adalah menerbitkan buku. Aturan ini tertuang dalam PO PAK 2019.
Sayangnya, kesibukan dalam mengajar, membuat dosen lupa dengan kewajiban lainnya yaitu mengembangkan karir. Maka dari itu, Penerbit Deepublish hadir untuk membantu para dosen meningkatkan poin KUM dengan menerbitkan buku.
Kunjungi halaman Daftar Menerbitkan Buku, agar konsultan kami dapat segera menghubungi Anda!
Kegiatan pembelajaran OBE atau kurikulum OBE, tentunya memiliki karakteristik lebih khas. Sebab, pendekatan dalam OBE…
Dalam menjalankan tri dharma, para dosen di Indonesia tentunya rutin mengurus publikasi ilmiah. Baik publikasi…
Penerbit Deepublish kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung publikasi ilmiah para dosen di Indonesia. Yakni melalui…
Menggunakan jasa percetakan modul pembelajaran, tentunya bisa dipertimbangkan oleh para dosen. Sebab sekalipun tidak wajib,…
Kolaborasi perguruan tinggi dengan berbagai pihak eksternal (dunia industri, pemerintah, dan masyarakat) merupakan hal penting.…
Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) menjadi kurikulum yang diterapkan di pendidikan tinggi Indonesia. Kurikulum ini tentunya…