Promo Terbatas! ⚠️

Cetak buku diskon 35%, bonus tambahan eksemplar dan gratis ongkir se-Indonesia, MAU? Ambil diskon di sini!

Lima Jurus Cara Membuat Buku Berkualitas

cara membuat buku

Buku menjadi sumber ilmu pengetahuan. Berikut lima jurus cara membuat buku berkualitas. Cara membuat buku dilakukan lima tahap. Kelima tahap tersebut meliputi prewriting, drafting, penulisan, revisi dan penerbitan. Berikut ulasannya.

Prewriting

Prewriting merupakan tahap mempersiapkan ide yang hendak di tulis. Mempersiapkan ide dan gagasan sebagai rambu-rambu dan menentukan jalur arah pembahasan buku akan ditulis. Kesulitan yang umum dialami hampir semua orang adalah, bagaimana cara menemukan ide? Setiap penulis memiliki karakter dan cara sendiri-sendiri. Berikut tips cepat prewriting.

  • Cara menemukan ide

Menganalisa dan membaca isu yang akan di angkat lewat berbagai sumber. Bisa lewat internet, surat kabar, jurnal dan buku.

  • Faktor Penentu Ide

Faktor munculnya ide dipengaruhi oleh beberapa hal, diantarannya faktor pengetahuan dan sensitivitas terhadap isu-isu sederhana di sekeliling. Faktor lain dipengaruhi oleh kemampuan observasi dan laporan pandangan mata. Bentuk laporan pandangan mata tidak selalu dalam bentuk observasi dan penelitian, melainkan kegiatan treveling juga dapat mengasah dan mempertajam ide.

  • Membuat outline

Setelah menemukan ide, selanjutnya membuat outline tulisan. Outline berfungsi sebagai kerangka tulisan sekaligus berfungsi sebagai navigasi arah buku yang akan ditulis.

Drafting

Drafting merupakan tahap gaya bebas kita menulis. Di tahap ini, kita bebas menulis sebebas-bebasnya. Menulis tanpa beban, menulis yang mengesampingkan beberapa aspek seperti aspek EYD, typo ataupun ketidaksesuaian kalimat. Prinsip dari proses drafting adalah mengutamakan kreativitas penulis.

  • Draft Pertama

Kreativitas itu akan muncul dan mengalir ketika diberi ruang dan kebebasan. Lain cerita ketika menulis terlalu dikekang dan diatur, justru akan membatasi kreativitas seorang penulis. Meskipun di tahap ini penulis bebas menuangkan gagasan dan ide, kemampuan menyusun kalimat dan penggunaan diksi sama penting. Ketika tahap drafting selesai, inilah yang disebut dengan draft pertama.

  • Elemen Penting Membuat Buku

Elemen penting cara membuat buku meliputi cover, judul, kata pengantar, bab ke bab, daftar pustaka dan indeks, daftar tabel jika ada.

Revisi

Ketika tahap prewriting dan drafting selesai masuk ketahap revisi. Tahap ini penulis melakukan editing draft pertama. Jika tahap drafting penulis dibebaskan mengabaikan aturan seperti EYD, typo dan struktur kalimat, di tahap revisi memperhatikan EYD, typo dan struktur kalimat. Termasuk memperhatikan diksi yang dipilih.

Selama proses rivisi, penulis dibolehkan untuk menambahkan dan menghilangkan tulisan. Penulis juga dapat memasukan data penelitian sendiri, jika memang ada dan perlu. Prinsip revisi adalah, penulis melakukan polesan naskah yang akan diterbitkan.

Editing

Tahap editing dapat dilakukan oleh editor. Kenapa tidak penulis yang melakukannya? Ketika penulis melakukan proses editing kembali, ada titik jenuh dan hasil editannya bersifat subjektif. Sebaliknya, ketika draf 1 dan hasil revisi dari pihak penulis dikoreksi oleh orang lain (editor) subjektifitasnya lebih kecil. Adapun beberapa hal yang diperhatikan saat menyunting naskah. Sebagai berikut.

  • Menguasai ejaan dan tatabahasa, editor menguasai betul ejaan yang baik dan benar. Termasuk menguasai tanda baca. Wajar jika seorang editor dekat dengan kamus.
  • Memiliki Pengetahuan Luas, sebagai seorang editor buku harus memiliki pengetahuan lebih luas. Ini penting dan kunci untuk menjaga ritme tulisan dari penulis tetap hidup.
  • Teliti dan sabar, seorang editor dituntut memiliki ketelitian dan kesabaran. Hal ini terkait dengan menjaga mood dan menghadapi penulis buku yang memiliki banyak kesalahan, baik kesalahan dalam menuliskan, kesalahan typo dan sejenisnya.
  • Luwes, luwes dalam hal ini luwes saat berinteraksi dengan penulis. Bentuk keluwesan mendengarkan saran, keluhan dan pertanyaan dari penulis atau klien.
  • Memiliki kemampuan menulis, profesi seorang editor sebagai penyunting, editor juga dituntut dapat k penymenulis dengan baik.
  • Menguasai kode etik penyuntingan naskah, yang terkait dengan kode etik meliputi menghormati gaya penulis naskah, editor bukanlah penulis naskah, merahasiakan informasi naskah yang sedang dikerjakannya dan tidak menghilangkan naskah tanpa ijin penulis.

Apabila penulis tidak ingin melakukan jasa editor, penulis tetap bisa mengedit naskah sendiri. Kelemahannya adalah, tingkat ketelitian saat melakukan editing berkurang, efek karena terlalu sering melakukan interaksi dengan isi naskah.

Adapun cara agar efektif dan objektif melakukan proses editing, diantaranya dengan istirahat dan keluar sejenak. Lupakan perihal naskah, dan tulisan yang pernah dan sempat ditulis. Keluar selama 1 jam atau lebih. Kemudian, balik di depan kerja dalam kondisi mempsosisikan diri sebagai editor bukan sebagai penulis.

Publishing

Setelah tahap editing selesai, tahap selanjutnya adalah tahap publishing. Cara menerbitkan buku ada beberapa cara, bisa diterbitkan secara mayor, minor ataupun indie. U Penerbitan secara indie dapat dilakukan secara PoD. Berikut cara membuat buku secara PoD.

Kelebihan menerbitkan dan membuat buku sendiri secara PoD biaya cetak lebih murah. Penulis juga memperoleh royalty lebih besar dibandingkan ketika penulis menjadi penulis mayor. Sehingga dari segi pendapatan royalty pun jumlah rupiah juga lebih besar.

Itulah cara membuat buku yang semoga memudahkan dalam mempraktekannya. Banyak manfaat yang diperoleh menjadi seorang penulis. Selain memperoleh royalty, dari segi branding nama, nama penulis juga terangkat. Bentuk kemanfaatan lain, penulis memiliki pengetahuan lebih mendalam. Sebagian besar penulis memiliki kecerdasan emosional lebih baik.

Apakah Anda sedang atau ingin menulis buku? Dengan menjadi penulis penerbit bukuDeepublish, buku Anda kami terbitkan secara gratis. Anda cukup mengganti biaya cetak. Silakan isi data diri Anda di sini.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang teknik menulis anda dapat melihat Artikel-artikel berikut:

  1. Inilah 3 Sumber Belajar Selain Buku Teks
  2. Inilah Ciri-Ciri Buku Ajar yang Perlu Anda Tahu
  3. Penerbit Buku dan Teknik Menulis Buku Secara Indie
  4. 9 Persiapan Cara Menerbitkan Buku Sendiri

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS di sini!

Jika Anda menginginkan EBOOK GRATIS tentang CARA PRAKTIS MENULIS BUKU, silakan download.

 

Mau menulis tapi waktu Anda terbatas?

Gunakan saja Layanan Parafrase Konversi!

Cukup siapkan naskah penelitian (skripsi, tesis, disertasi, artikel ilmiah atau naskah lainnya), kami akan mengonversikan jadi buku yang berpeluang memperoleh nomor ISBN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe

Mau dapat update promo dan artikel eksklusif? Tulis e-mail di bawah!
logo deepublish

Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, pernah meraih penghargaan sebagai Penerbit Terbaik pada Tahun 2017 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Kritik/Saran Pelayanan  : 0811-  2846 – 130

Alamat Kantor

Jl.Rajawali G. Elang 6 No 3 RT/RW 005/033, Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I Yogyakarta 55581

Telp/Fax kantor : (0274) 283-6082

E1 Marketing : [email protected]
E2 Marketing : [email protected]

© 2024 All rights reserved | Penerbit Buku Deepublish - CV. Budi Utama