Menulis Buku Ajar & Akademik

Kriteria Menulis Buku Referensi yang Baik, Sudah Tahu?

Buku referensi yang baik berupa suatu media yang memuat kumpulan fakta-fakta terkait yang dijadikan satu bidang ilmu pengetahuan. Dengan kata lain, buku referensi adalah buku yang memuat informasi ringkas dan padat semacam ensiklopedia, kamus, atlas, dan jenis-jenis buku pedoman lainnya.

Dalam dunia pendidikan, buku referensi dijadikan salah satu sumber ajar bagi guru atau dosen dan merupakan salah satu jenis buku ajar yang dikeluarkan oleh Dikti.

Buku jenis ini memuat informasi yang bersifat mudah untuk ditemukan agar pencarian data menjadi lebih efisien. Buku referensi yang baik tidak ditentukan bagaimana penulisan buku tersebut dilakukan, tetapi lebih kepada jumlah data dan referensi data secara komprehen.

Ciri-Ciri Buku Referensi yang Baik

Saat menulis buku referensi, Anda perlu meyesuaikan format hingga memenuhi ciri-cirinya. Berikut ciri-ciri buku referensi:

  • Buku ini berasal dari hasil penelitian.
  • Buku ini digunakan oleh dosen untuk mengajar dan meneliti.
  • Ciri khas konten dan isi sesaui alur logika atau urutan keilmuan, contoh studio case, serta ilustrasinya.
  • Bentuk gaya penyajiannya dengan bahasa formal sesuai kaidah format penulisan ilmiah
  • Dipublikasikan dengan ISBN (International Standart Books Number) dan diedarkan ke masyarakat luas.
  • Isi subtansi dalam buku hanya membahas satu bidang ilmu saja.
  • Tebal buku paling sedikit 60 lembar dan berukuran standar UNESCO.
  • Dapat digunakan sebagai referensi, citasi, dan dapat ditulis dalam daftar referensi ilmiah.

Kriterai Buku Refernsi

Dalam menulis buku referensi yang baik, ada beberapa kriteria yang harus ada. Berikut kriteria buku referensi:

1. Kelayakan Materi

Sebagai buku yang menekankan edukasi, maka menulis buku referensi harus memenuhi syarat kelayakan materi atau kelayakan isi. Isi buku yang baik sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Kompetensi Inti disusun oleh penulis agar tidak keluar dari pakemnya. Disamping itu, penulis juga perlu memperhatikan kompetensi dasar mata pelajar, demi menciptakan keselarasan dengan cabang ilmu yang akan ditulis.

Setiap disiplin ilmu satu dengan yang lain memiliki kompetensi dasar yang berbeda-beda. Misalnya terkait dengan substansi keilmuan, demografi, life skill, hingga wawasan.

Mau menyusun buku referensi tapi bingung darimana dan tidak tahu aturannya? Dapatkan jawabannya di Ebook ini dan buat proses menulis Anda jadi lebih mudah!
GRATIS : Ebook Sukses Menulis Buku Referensi

2. Kelayakan Pengemasan

Prinsipnya, penulis memberikan tampilan isi buku yang sederhana agar isi mudah dipahami. Apa saja kelayakan pengemasan yang sesuai system? Setidaknya Anda dapat memperhatikan tentang teknik, pembelajaran dan materi yang hendak akan Anda tulis.

Penulis juga tidak ada salahnya untuk melakukan pengecekan penjilidan. Apakah penjilidan sudah maksimal atau sebaliknya. Karena sekarang banyak penerbit yang tidak memperhatikan kualitas cetak, asal cetak saja. dampaknya, hasil bukunya mudah rusak. Hal-hal remeh semacam ternyata juga mempengaruhi ketertarikan pembaca buku juga ternyata.

3. Kelayakan Penyampaian Bahasa

Penggunaan bahasa menentukan buku itu membosankan atau menyenangkan. Seringkali penggunaan bahasa yang tidak pas karena terjadi ketidaksesuaian demografi dengan usia pembaca. Tidak dapat dipungkiri bahwa usia pembaca dapat menimbulkan hilangnya semangat untuk membaca.

Jika buku referensi diperuntukan untuk pelajar SMA, maka penggunaan bahasa disesuaikan dengan gaya anak SMA. Intinya, dari segi keterbacaan, agar pembaca merasa cocok. Sedangkan dari segi kaidah bahasa Indonesia yang baik, dapat dengan memperhatikan apakah yang ditulis logis atau tidak.

4. Kelayakan Kegrafikan

Selain memperhatikan substansi isi dan penggunaan bahasa, hal yang tidak boleh diabaikan adalah memperhatikan kelayakan grafik. Terutama bagi Anda yang isi bukunya dilengkapi dengan grafik, gambar dan semacamnya.

Setidaknya ada beberapa hal kelayakan kegrafikan, yang meliputi format teknis penulisan buku, desain isi, kualitas cetakan, desain bagian kulit, kualitas kertas dan kualitas jilidan. Sebenarnya tidak hanya grafik, gambar atau daftar tabel pun juga berlaku sama. Terkait teknis penulisan grafik harus memenuhi syarat.

Syaratnya adalah, gambar grafik selaras dan singkron dengan isi uraian yang sedang di bahas. Kemudian di bawah grafik, diberi keterangan satu kalimat. Di samping keterangan, di cantumkan sumber, khusus grafik/tabel yang diambil dari sumber lain. Jika grafik/tabel buatan sendiri, maka tidak perlu mencantumkan sumbernya dari mana.

Setelah naskah Anda memenuhi kriteria buku referensi yang baik, Anda perlu memilih penerbit untuk menerbitkan buku referensi dengan nomor ISBN di penerbit anggota IKAPI agar buku diakui Dikti.

Yuk, terbitkan buku di Penerbit Deepublish saja! Sudah 5000+ lebih akademisi menerbitkan di sini. Tak perlu ragu dan daftar melalui laman Menerbitkan Buku di Deepublish sekarang juga!

Kontributor: Novia Intan

deepublish

Recent Posts

Cara Memilih Penerbit Buku Monograf yang Tepat: Kriteria dan Checklist untuk Dosen

Buku monograf menjadi jenis buku ilmiah yang tidak hanya wajib ditulis oleh dosen di Indonesia.…

9 jam ago

Peran dan Cara Menyiapkan Ebook Ajar untuk Blended Learning di Perguruan Tinggi

Ebook ajar untuk blended learning menjadi salah satu bahan ajar yang ideal digunakan. Sebab, bisa…

3 hari ago

Cara Menyusun Program Penulisan Buku Dosen Secara Kolektif: dari Pemetaan sampai Pemantauan

Keterampilan dosen dalam menulis buku ilmiah, tentunya tidak hanya perlu dikembangkan secara mandiri. Namun juga…

3 hari ago

Panduan Kirim Naskah Buku ke Penerbit, dari Naskah hingga Kelengkapan Administrasi

Jika diperhatikan, nyaris semua penerbit menyediakan panduan kirim naskah buku ke penerbit yang bersangkutan. Hal…

5 hari ago

Kapan Waktu Menyusun Buku Ajar yang Ideal bagi Dosen? Berikut Penjelasannya

Dosen di Indonesia, tentunya sangat familiar dengan buku ajar. Buku ajar menjadi salah satu jenis…

5 hari ago

Penulisan Naskah Buku Ajar Berhenti di Tengah Jalan, Berikut Penyebab dan Solusinya

Penulisan naskah buku ajar berhenti di tengah jalan, mungkin menjadi hal yang familiar bagi dosen.…

6 hari ago