Net Promoter

7 Pilihan Cara Menghasilkan Uang Selama Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, tentu mendapati pengeluaran semakin membengkak. Bisa karena kebutuhan menyiapkan makanan dan minuman lebih banyak serta beragam. Sampai membeli perlengkapan ibadah dan keperluan lain untuk Idul Fitri. 

Pengeluaran yang meningkat sepanjang bulan Ramadan, tentu tidak bisa didiamkan begitu saja. Pertimbangkan untuk mencari peluang menghasilkan uang selama Ramadan tersebut. Menariknya, ada banyak sekali pilihan cara bisa ditemukan. Berikut informasinya. 

Cara Menghasilkan Uang Selama Ramadan

Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah. Selain menjadi bulan panen pahala lewat kegiatan ibadah wajib sampai sunnah. Juga menjadi bulan meningkatkan penghasilan. Sebab ada cukup banyak cara menghasilkan uang selama Ramadan. Berikut beberapa diantaranya: 

1. Menjadi Mitra NetPromoter Penerbit Deepublish

    Jika Anda mencari peluang menghasilkan lebih banyak uang di bulan Ramadan dengan resiko kecil. Sekaligus mudah dijalankan karena fleksibel dari segi waktu dan aspek lain. Maka bergabung di program Mitra NetPromoter Penerbit Deepublish layak dipertimbangkan. 

    Mitra NetPromoter bertugas menjadi penghubung antara penulis buku dengan Penerbit Deepublish. Sehingga para mitra cukup mencari penulis dan siap menerbitkan bukunya. Kemudian menghimpun naskah dan dibantu proses penerbitannya melalui Penerbit Deepublish. 

    Selain dihubungkan ke layanan penerbitan, bisa juga dihubungkan ke layanan lain yang disediakan Penerbit Deepublish. Misalnya layanan konversi KTI, jasa pengajuan HKI, konsultasi menulis, kerjasama workshop, cetak naskah buku, dan lain sebagainya. 

    Pendaftaran di program Mitra NetPromoter gratis tanpa biaya apapun. Selain itu, para mitra akan dibekali dengan marketing kit yang memadai. Sert disediakan akses layanan bimbingan dan konsultasi dari tim profesional di Penerbit Deepublish. 

    Tak hanya itu, komisi yang diraih tanpa batas dan bisa dari beberapa sumber komisi sesuai ketentuan program. Mendapat konsumen di program ini juga tidak sulit. Sebab bisa menjaring dari kalangan dosen, guru, penulis fiksi profesional, dan siapa saja yang tertarik menerbitkan bukunya. 

    Baca juga: Cara Menawarkan Produk ke Customer

    2. Bisnis Kuliner Ramadan untuk Sahur dan Berbuka

      Membahas mengenai berbagai peluang menghasilkan uang selama Ramadan, maka jualan makanan dan minuman tidak akan terlewat. Selama bulan Ramadan, banyak umat muslim dan bahkan penganut keyakinan lain berburu kuliner khas Ramadan. 

      Khususnya berburu takjil di sore hari menjelang maghrib. Kemudian mencari jasa katering untuk sahur yang sehat atau sahur siap antar sampai depan rumah. Sekaligus jualan menu buka sampai kudapan manis untuk takjil. 

      Jika pintar memasak, atau ada saudara dan tetangga bisa memasak. Bisa diajak bekerjasama untuk berjualan selama Ramadan. Bisa disesuaikan dengan kemampuan memasak menu apa. Jika pintar membuat kue dan minuman tradisional sampai modern, bisa memilih jualan takjil. 

      Jika pintar memasak masakan sehat dan enak. Maka bisa membuka jasa katering sahur dan buka, maupun membuka warung makan selama Ramadan di depan rumah. Selain dijual offline, juga bisa dijual online seperti di GrabFood, Shopee Food, dll. 

      3. Berjualan Hampers Lebaran

        Cara menghasilkan uang selama Ramadan juga bisa mengandalkan kreativitas. Salah satunya membuka jasa pembuatan hampers atau berjualan hampers lebaran. Momen Ramadan biasanya menjadi momen bagi umat muslim mempersiapkan hampers untuk sanak saudara dan kolega. 

        Jasa pemesanan hampers laris manis sejak dulu sampai sekarang. Hampers yang disediakan bisa custom, baik dari segi isian sampai desain hiasannya bagaimana. Sehingga lebih mudah menggaet minat konsumen. 

        Isian tidak harus banyak dan mahal, bisa disesuaikan permintaan. Anda bisa menyediakan hampers ekonomis, misalnya satu hampers berisi 1-2 toples kue kering. Jika ingin menengah, bisa diisi aneka kue dan roti kaleng. 

        Jika menyasar konsumen kelas atas maka bisa diisi dengan pecah belah seperti dinner set, kue kering premium, perlengkapan ibadah premium seperti sarung dan mukena dari brand terkenal, dll. 

        4. Menjadi Reseller Busana Muslim dan Perlengkapan Ibadah

          Salah satu upaya atau cara menghasilkan uang selama Ramadan yang juga minim resiko adalah menjadi reseller. Khususnya reseller busana muslim dan juga perlengkapan ibadah. Sehingga tidak harus menjual produk sendiri. 

          Ada banyak brand dan perusahaan busana muslim sampai perlengkapan ibadah membuka kemitraan dalam bentuk reseller. Sehingga bisa belanja dengan memenuhi batas minimal sebagai reseller. Kemudian memasarkannya. 

          Era sekarang, menjual busana muslim dan perlengkapan ibadah semakin mudah. Sebab bisa berjualan di media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan sebagainya. Sekaligus bisa jualan online di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lain sebagainya. 

          Supaya dagangan laris selama Ramadan, maka utamakan baju muslim model terkini. Kemudian memiliki harga yang merakyat. Jika ingin menyasar segmen menengah ke atas, bisa menjadi reseller brand terkemuka. Sehingga meski dijual mahal, tetap ada yang berminat, alias laku terjual.  

          5. Berjualan Kurma

            Siapa yang tidak mencari kurma di bulan Ramadan? Nyaris semua umat muslim menyediakan kurma di rumah. Baik untuk kebutuhan sahur maupun untuk takjil buka puasa. 

            Kurman menjadi salah satu jenis buah yang umum disediakan di bulan Ramadan. Salah satunya karena menjadi buah yang disukai Nabi Muhammad SAW dan dijadikan menu sahur maupun berbuka. 

            Berjualan kurma secara offline, online, maupun kombinasi keduanya akan sangat menguntungkan di bulan Ramadan. Bahkan jauh sebelum puasa, di berbagai media sosial dan marketplace sudah banyak yang berjualan kurma. 

            Jualan kurma juga minim resiko karena kurma tahap lama, tidak mudah busuk atau rusak. Selain itu, jualan kurma bisa menjangkau konsumen dari  berbagai kalangan. Kurma juga bisa dijual per kilogram, bisa juga dijual eceran. Seperti kemasan per 100  gram, 50 gram, dan seterusnya. 

            6. Membuka Kelas Mengaji Online

              Jika Anda pintar mengaji dan bisa mengajar orang lain belajar mengaji dengan baik dan benar. Maka pertimbangkan untuk menghasilkan uang selama Ramadan dengan membuka kelas mengaji online. 

              Mengaji menjadi salah satu bentuk ibadah sunnah yang banyak dianjurkan dijalankan selama Ramadan. Momen bulan penuh berkah ini, juga menjadi ajang umat muslim memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an. 

              Jadi, kondisi ini memunculkan peluang bisnis membuka kelas mengaji online. Bisa mengajar kegiatan mengaji secara live di Zoom Meeting. Bisa juga lewat video call di WhatsApp, membuat grup di WhatsApp atau Telegram, dan lain sebagainya. 

              Baca juga: 28 Ide Kegiatan Ramadan untuk Penulis

              7. Membuka Jasa Desain Kartu Ucapan

                Bagi Anda yang bisa membuat kartu ucapan karena terampil menggunakan aplikasi desain grafis. Pertimbangkan untuk menghasilkan uang selama Ramadan dengan membuka jasa desain kartu ucapan. 

                Kartu ucapan menjadi salah satu produk yang banyak dicari di bulan Ramadan. Sebab bisa melengkapi hampers lebaran, mengirimkan ucapan di hari raya Idul Fitri, menyampaikan permohonan maaf menjelang lebaran, dan sebagainya. 

                Jadi, silahkan mempertimbangkan potensi untung besar dari jasa desain kartu ucapan. Apalagi jika keterampilan membuat desain sudah bagus, menarik, dan bisa terlihat elegan. Maka dijamin akan ada banyak peminatnya. 

                Tips Sukses Menghasilkan Uang Lebih di Bulan Ramadan

                Banyaknya pilihan cara menghasilkan uang selama Ramadan dari penjelasan di atas. Tentunya perlu memilih salah satu peluang untuk dijalankan. Menentukan pilihan ini  harus jeli, agar tidak salah pilih. Sebab jika asal-asalan, tetap ada potensi rugi bukannya untung di bulan Ramadan. Meminimalkan resiko tersebut, bisa menerapkan tips di bawah ini: 

                1. Memilih Peluang Sesuai Minat, Bakat, dan Passion

                  Banyaknya pilihan untuk menghasilkan uang lebih di bulan Ramadan, bisa menyebabkan kebingungan. Jadi, untuk memilih peluang yang tepat dan potensi rugi rendah. Bisa menyesuaikan dengan minat, bakat, dan juga passion. 

                  Jika berbakat dan berminat menjadi marketing handal. Maka bergabung di program Mitra NetPromoter adalah pilihan tepat. Jika memiliki bakat dan passion di kuliner. Maka jualan makanan sahur, menu buka puasa, sampai takjil adalah pilihan terbaik. 

                  2. Prioritaskan Berjualan Kebutuhan Umat Muslim

                    Jika menjalankan usaha atau bisnis hanya untuk semetara, yakni menyesuaikan dngan momentum Ramadan. Maka bisa memilih peluang yang menyediakan segala kebutuhan umat muslim. Sebab lebih mudah menjaring pelanggan. 

                    Kebutuhan umat muslim selama Ramadan sampai lebaran sangat beragam. Mulai dari menu sahur, menu buka puasa, kudapan dan makanan manis sebagai takjil, dan jenis kuliner lain yang bisa dijalankan dengan sistem katering atau bukan warung. 

                    Kemudian, ada peluang sukses besar dengan berjualan baju muslim, baju koko, mukena, sarung , sajadah, tasbih, dan perlengkapan ibadah lainnya. Sebab menjadi kebutuhan yang banyak dicari selama Ramadan. 

                    3. Menyusun Rencana Usaha Sebaik Mungkin

                      Tips sukses menghasilkan uang selama Ramadan berikutnya adalah menyusun rencana sebaik mungkin. Misalnya menyusun rencana menjual produk apa, memakai nama toko apa, jualan dimana, menetapkan harga yang tepat, dan sebagainya. 

                      Sekalipun usaha ini hanya dijalankan selama Ramadan, bukan berarti bisa dijalankan asal. Sebab pesaing sangat banyak dan masing-masing punya kelebihan tersendiri. Jadi, Anda pun harus punya nilai tambah agar mudah dilirik oleh konsumen dan panen orderan. 

                      4. Menyiapkan Promo Khusus yang Menarik

                        Sebagai bagian dari promosi dan menjaring pelanggan sebanyak mungkin, maka bisa menyiapkan program promo khusus. Misalnya memesan jasa katering full 1 bulan, diberi gratis 1 toples kue kering. 

                        Contoh lain, belanja baju lebaran minimal 5 potong, diberi diskon 5%. Ada banyak bentuk promo bisa ditawarkan dan membantu menarik minat pelanggan. Jadi, peluang panen uang lebih di bulan Ramadan bisa lebih tinggi. 

                        5. Pemanfaatan Platform Online

                          Memaksimalkan orderan di bulan Ramadan, maka usaha dan program yang diikuti untuk mendapat penghasilan lebih bisa dipromosikan secara online. Misalnya jika bergabung di program Mitra NetPromoter, maka jangan hanya datang ke kampus dan menawarkan jasa penerbitan sampai cetak buku ke dosen. 

                          Namun juga menawarkan jasa tersebut di Instagram, TikTok, status di WhatsApp, dan lain sebagainya. Sehingga semakin banyak orang mengetahui layanan Anda. Saat mereka butuh atau tertarik akan menghubungi Anda. 

                          Melalui beberapa cara menghasilkan uang selama Ramadan tersebut. Mana yang menarik minat Anda? Atau mungkin, peluang usaha mana yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat sekitar Anda? 

                          Setiap cara yang disampaikan di atas memiliki potensi untung besar dan kemudahan menjaring pelanggan atau konsumen. Sebab menjadi peluang usaha yang potensial selama Ramadan. 

                          Namun, jika mencari peluang berpenghasilan jangka panjang dan bukan musiman di Ramadan saja. Maka bisa mendaftar di program Mitra NetPromoter Penerbit Deepublish. Sebab semua penulis, tentunya akan rutin menerbitkan bukunya tanpa memandang bulan apa. 

                          Karimatun Nisa

                          Recent Posts

                          4 Perbedaan Sumber Belajar dan Bahan Ajar

                          Pernahkah Anda mendengar istilah sumber belajar dan bahan ajar? Sekilas, kedua istilah ini terdengar sama…

                          14 jam ago

                          Strategi Manajemen Waktu untuk Dosen Selama Ramadan

                          Cermat dalam manajemen waktu selama Ramadan bisa membantu dosen tetap produktif dalam tri dharma. Sekaligus…

                          2 hari ago

                          Siapa saja yang Wajib Melakukan Pengisian BKD di SISTER?

                          Kewajiban dosen di Indonesia, bukan hanya menjalankan tri dharma dan tugas tambahan. Akan tetapi juga…

                          6 hari ago

                          Jenis Publikasi Ilmiah untuk Beasiswa LPDP

                          Pendanaan dalam program Beasiswa LPDP mencakup dana pendidikan dan dana penunjang. Salah satu komponen dalam…

                          7 hari ago

                          20 Daftar Istilah dalam Publikasi Ilmiah di Jurnal yang Harus Diketahui

                          Pada saat mencari jurnal untuk tujuan publikasi ilmiah, maka akan membaca informasi di website pengelola…

                          1 minggu ago

                          P-ISSN dan E-ISSN: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Ceknya

                          Pernahkah Anda mendengar atau melihat langsung teks P-ISSN dan E-ISSN? P-ISSN maupun E-ISSN tentu familiar…

                          1 minggu ago