Sejumlah jenis karya tulis ilmiah (KTI) tidak hanya menjadi media untuk penyebarluasan hasil penelitian. Seperti laporan penelitian, artikel jurnal, dan sejenisnya. Semua KTI ini memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi buku ilmiah dan diterbitkan secara nasional.
Sehingga hasil penelitian yang dipaparkan di dalamnya bisa diakses masyarakat lebih luas. Dampak hasil penelitian menjadi lebih besar dan tentunya lebih nyata, karena diterapkan pembaca di lapangan langsung.
Memahami hal ini, tentunya mendorong setiap dosen dan peneliti untuk mengkonversi KTI menjadi buku ilmiah. Salah satu akademisi yang menyadari potensi hasil penelitian disebarluaskan menjadi buku adalah Dr. Insyira Yusdiawan Azhar, M.Sos. Naskahnya dipercayakan kepada Deepublish untuk dikonversi ke buku ilmiah dan diterbitkan.
Seorang dosen maupun penulis profesional dalam memilih jasa penerbit buku, tentunya memiliki banyak sekali pertimbangan. Dosen yang aktif menulis, tentunya tidak hanya mempertimbangkan jasa konversi KTI dan penerbitan yang disediakan. Akan tetapi juga reputasi atau rekam jejak penerbit tersebut.
Umumnya, dosen dan penulis akan menilai dari kualitas dan kuantitas buku-buku yang diterbitkan sebelumnya. Semakin banyak buku berkualitas yang sudah diterbitkan, maka menunjukan semakin banyak penulis yang mempercayakan naskahnya ke penerbit tersebut.
Selain itu, juga akan mempertimbangkan seperti apa kualitas pelayanannya. Kemudian kredibilitas penerbit tersebut dan tentunya seberapa besar peluang buku yang diterbitkan menjangkau masyarakat luas.
Pertimbangan serupa juga dimiliki oleh Dr. Insyira Yusdiawan Azhar, M.Sos. Termasuk ketika terhubung dengan Penerbit Deepublish yang selain melayani penerbitan buku karya para dosen. Sekaligus menyediakan layanan konversi KTI menjadi buku siap terbit.
Perkenalan Insyira dengan Deepublish membuatnya melakukan penilaian dan riset. Sehingga terbentuk kepercayaan bahwa Deepublish adalah penyedia jasa konversi dan penerbit yang kredibel, layanan profesional, dan dipercaya banyak penulis. Hal ini terlihat dari 20 ribu lebih judul buku yang berhasil diterbitkan Deepublish.
“Riwayat penerbit ini (Deepublish) yang telah menerbitkan banyak buku dari banyak penulis. Branding yang dibangun (tersebut) mampu membuat banyak penulis percaya untuk menerbitkan buku melalui penerbit ini,” kata Insyira membagikan pengalaman kerjasamanya dengan Deepublish.
Dalam dunia industri penerbitan buku, sebuah perusahaan penerbit sangat penting untuk tidak mengabaikan branding. Branding yang tepat, efektif, dan strategis akan mempengaruhi citra penerbit tersebut di mata masyarakat. Khususnya penulis, dosen, dan profesi lain yang dekat dengan kegiatan menulis buku.
Branding yang dibangun dan dijalankan dengan baik oleh penerbit. Sekaligus menginformasikan seperti apa kredibilitas, profesionalisme, serta kualitas layanan kepada para penulis. Sehingga mampu membangun kepercayaan penulis untuk mengakses layanannya.
Pengalaman serupa juga dialami oleh Insyira. Ketika mencari informasi tentang Penerbit Deepublish, menurutnya sudah berhasil dalam proses branding tersebut. Hal ini terbukti dari munculnya rasa nyaman dan percaya dari Insyira untuk submit naskahnya.
Sehingga proses konversi KTI tersebut menjadi buku sepenuhnya diserahkan ke tim Deepublish. Menurutnya juga, efek branding yang sukses dari Deepublish ini juga akan berdampak positif bagi dosen dan penulis lain. Dimana akan sangat percaya untuk mengurus konversi naskah ilmiahnya.
Bagi dosen dan penulis, faktor trust (kepercayaan) adalah faktor yang sangat penting atau bahkan krusial. Kepercayaan yang dimaksud adalah keyakinan penulis bahwa penerbit yang dituju memang mampu membantu proses penerbitan.
Selain itu, juga mencakup bantuan dalam mengurus ISBN, proses cetak, dan tentunya proses distribusi sampai pemasaran buku. Insyira kemudian mengaku mempertimbangkan aspek-aspek ini dalam risetnya terdapat Deepublish sebelum deal bekerjasama.
Insyira juga mengaku sempat meriset penerbit lain, bahkan sampai dihubungi untuk menguji kualitas pelayanannya bagaimana. Setelah proses riset dan penuh pertimbangan tersebut, Insyira merasa mantap dan yakin kepada Deepublish.
“Faktor trust. Pertimbangan yang paling utama mengenai kepercayaan bahwa penerbit ini (Deepublish) mampu membantu dari proses penerbitan, mengurus ISBN, hingga cetak buku. Sehingga kami memutuskan memilih penerbit ini. Sebetulnya terdapat beberapa penerbit yg sudah kami hubungi. Namun kami (lebih) mempercayai penerbit Ini,” ungkap Insyira.
Indonesia sendiri memiliki banyak sekali penerbit buku. Akan tetapi, dengan banyaknya pilihan penerbit bukan berarti semakin mudah dalam menentukan pilihan. Dosen maupun penulis tentu akan membandingkan sejumlah penerbit tersebut. Kemudian mencari informasi rekam jejak dan kualitas layanannya.
Insyira dalam proses panjang tersebut, mengaku sempat terhubung ke beberapa perusahaan penerbit buku. Beberapa diantaranya dihubungi langsung untuk konsultasi layanan konversi KTI dan penerbitan buku. Termasuk dengan Deepublish.
Setelah membandingkan dengan sejumlah penerbit potensial untuk diajak bekerjasama. Insyira kemudian merasa lebih yakin dan percaya dengan kinerja Deepublish. Rekam jejaknya menerbitkan buku berkualitas karya para ahli di bidangnya.
Disusul dengan ragam layanan yang dibuat relevan dengan kebutuhan dosen dan penulis. Seperti layanan Konsultasi Menulis, Konversi KTI, Pengajuan HKI, dan lain sebagainya. Tahap akhir, Insyira memutuskan untuk menggunakan layanan konversi KTI dan penerbitan dari Deepublish.
Pengalaman positif Insyira dan dosen lain yang menggunakan layanan konversi KTI dari Deepublish. Tentunya menunjukan layanan tersebut disediakan Deepublish secara profesional dan kredibel.
Konversi KTI sendiri dipahami sebagai proses mengubah struktur dan aspek lain dari satu jenis karya tulis ilmiah ke jenis karya tulis ilmiah lain. Masing-masing KTI memiliki media publikasi tersendiri dan standar khas.
Misalnya, artikel ilmiah yang disusun dosen bisa dipublikasikan ke prosiding maupun jurnal. Jika dosen menulis buku, maka tidak bisa diterbitkan oleh jurnal. Melainkan penerbit buku. Setiap jenis KTI memiliki struktur penulisan, gaya selingkung, dan teknik pemaparan data (informasi) yang juga khas atau berbeda satu sama lain.
Bagi dosen, publikasi KTI bertujuan untuk menyebarluaskan hasil kegiatan tri dharma. Baik itu kegiatan pendidikan dalam pengembahan bahan ajar, kegiatan penelitian, sampai kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM).
Namun, tentunya dipahami bahwa publikasi KTI hasil tri dharma layak untuk diakses siapa saja. Sehingga dosen perlu melakukan konversi sejumlah KTI menjadi buku. Supaya hasil tri dharma tidak hanya terbit di jurnal dan prosiding. Namun juga terbit menjadi buku yang membuatnya bisa diakses masyarakat umum.
Penerbit Deepublish menjadi salah satu penerbit yang tidak hanya fokus melayani penerbitan buku karya para dosen. Namun juga memperluas layanananya melalui penyediaan jasa konversi KTI. Sebab para dosen memang membutuhkan layanan ini untuk mengoptimalkan penyebarluasan hasil kinerja tri dharma.
Melalui layanan konversi KTI tersebut, tim Deepublish tidak hanya membantu mengubah struktur satu KTI ke struktur buku. Akan tetapi juga membantu proses cetak, penerbitan, distribusi, sekaligus pemasaran ke seluruh jaringan Deepublish.
Bagi Anda para dosen dan peneliti yang punya naskah KTI dan ingin diterbitkan menjadi buku. Maka bisa menggunakan jasa konversi dari Penerbit Deepublish dengan mengunjungi halaman Layanan Konversi KTI.
Dalam proses penerbitan buku, kadang kala penerbit menilai naskah tidak siap menjadi buku. Dalam kondisi…
Karya tulis ilmiah yang disusun para dosen berdasarkan hasil pelaksanaan tri dharma, tentunya tidak hanya…
Karya tulis ilmiah yang mengangkat topik mengenai isu lingkungan dan pascatambang. Tentunya menjadi karya tulis…
Produktif dan konsisten menerbitkan buku ajar sampai buku referensi memberikan peran penting bagi perguruan tinggi.…
Penerbitan buku ilmiah karya para dosen maupun mahasiswa, tidak hanya membutuhkan proses yang rapi secara…
Selain menjalankan tri dharma secara konsisten dan mengembangkan karir akademik. Hal penting lain yang harus…