Parafrase

Perbedaan Parafrase Penurunan Similarity dan Parafrase Konversi

Langkah parafrase ternyata tidak hanya sebatas membuat kutipan dari referensi yang digunakan memakai bahasa sendiri. Namun, parafrase juga memiliki arti mencoba mengubah struktur dari satu karya tulis ilmiah ke karya tulis ilmiah lainnya. 

Bicara mengenai parafrase, Penerbit Deepublish menyediakan layanan parafrase yang dikerjakan oleh tim profesional.

Lalu, apa perbedaan parafrase penurunan similarity dan parafrase konversi yanga da di Penerbit Deepublish? Berikut informasinya.  

Layanan Parafrase Konversi di Penerbit Deepublish

Sebelum membahas secara detail mengenai perbedaan parafrase penurunan similarity dengan parafrase konversi dari Penerbit Deepublish. Maka dibahas dulu mengenai layanan parafrase itu sendiri secara umum. 

Layanan parafrase konversi Penerbit Deepublish adalah layanan mengubah karya ilmiah menjadi buku yang dilakukan dengan cara mengubah struktur kata, kalimat, dan paragraf dari sumber tulisan tanpa mengubah makna aslinya.

Adapun yang dimaksud dengan karya ilmiah di dalam layanan parafrase ini mencakup seluruh artikel ilmiah berisi hasil penelitian dan kajian pustaka, seperti jurnal, prosiding, skripsi, tesis, disertasi, dan lainnya.

Layanan satu ini sudah disediakan cukup lama oleh Penerbit Deepublish dan sudah membantu banyak dosen di Indonesia dengan berbagai latar belakang bidang keilmuan. Sebab layanan ini membantu proses konversi KTI yang dikerjakan profesional. 

Para dosen yang memiliki karya tulis ilmiah kemudian bisa fokus ke hal lain, misalnya fokus ke rencana penelitian berikutnya atau mungkin mengurus publikasi ilmiah selanjutnya. Jadi, layanan ini bisa dimanfaatkan untuk memberi efisiensi waktu dan tenaga dalam memaksimalkan publikasi ilmiah. 

Parafrase untuk Menurukan Similarity, Apakah Sama dengan Parafrase Konversi?

Umumnya, parafrase dikenal untuk menurunkan similarity. Apa itu similarity? Secara sederhana, similarity adalah kemiripan atau kesamaan sebuah tulisan setelah dibandingkan dengan karya tulis lainnya. 

Pada saat selesai menyusun sebuah karya tulis ilmiah tentunya akan dilakukan pengecekan plagiarisme. Misalnya dengan menggunakan platform Turnitin. Hasil pengecekan tentu akan dijumpai beberapa kemiripan kata atau similarity. 

Similarity yang kelewat banyak atau tinggi tentu membuat toleransi plagiarisme di platform pengecekan susah untuk dipenuhi. Lalu, apa solusinya? Supaya bebas dari plagiarisme maka similarity ini perlu diturunkan dengan melakukan parafrase. Akan tetapi, layanan di Penerbit Deepublish tidak dimaksudnya demikian melainkan sebagaimana pada penjelasan sebelumnya.

Layanan parafrase di Penerbit Deepublish adalah layanan konversi karya ilmiah menjadi buku.

Mau melakukan parafrase untuk menurunkan similarity sendiri? Anda bisa membaca artikel ini:

Fasilitas dalam Layanan Parafrase Konversi

Sebagai layanan yang disediakan oleh Penerbit Deepublish yang sudah memiliki pengalaman selama lebih dari 13 tahun. Anda tidak hanya dibantu memahami dan memilih dari perbedaan parafrase penurunan similarity dan parafrase konversi. 

Melainkan juga akan dibantu untuk memaksimalkan hasil parafrase dan meningkatkan kepuasan. Pasalnya, apapun jenis layanan parafrase yang dipilih. Maka Anda bisa mendapatkan beberapa fasilitas berikut secara gratis: 

1. Restruktur Bab

Fasilitas layanan parafrase yang pertama adalah restruktur bab atau mengubah struktur setiap bab dari artikel ilmiah menjadi naskah buku yang baik dan benar. Sehingga struktur naskah sudah memenuhi ketentuan dalam struktur buku ilmiah. 

Seperti yang diketahui, struktur bab di dalam artikel ilmiah lebih terbatas dibanding struktur bab di dalam naskah buku ilmiah. Maka bab inti dari artikel ilmiah perlu dikembangkan. Fasilitas restruktur bab akan memastikan bisa mengubah setiap bab dengan baik. 

2. Penulisan Ulang Kalimat atau Paragraf

Fasilitas kedua yang ditawarkan adalah penulisan ulang kalimat maupun paragraf di dalam artikel ilmiah menjadi kalimat dan paragraf baru di naskah buku hasil konversi. Layanan ini memastikan ada perubahan gaya bahasa dengan baik. 

Seperti yang diketahui gaya bahasa di dalam artikel ilmiah dengan naskah buku berbeda. Perbedaan ini membuat proses konversi perlu dilakukan penulisan ulang kalimat dan paragraf agar sesuai ciri khas dari naskah buku yang baik. 

3. Penyuntingan

Fasilitas ketiga adalah penyuntingan. Penyuntingan disini dilakukan pada tatanan bahasa agar sesuai dengan kaidah kebahasaan Indonesia. Sehingga dipastikan sudah sesuai dengan kaidah dan membuat naskah buku hasil konversi enak dibaca dan mudah dipahami. 

4. Proofreading

Fasilitas berikutnya adalah proofreading. Yaitu proses pengecekan akhir naskah agar sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)/EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Proofreading sangat penting untuk memastikan seluruh kata dan kalimat dari naskah hasil konversi dijamin baku. Dimana dasar penulisannya adalah mengacu pada PUEBI dan juga EYD. Sehingga menjadi kalimat efektif dan mudah dipahami. 

5. Pendampingan Intensif

Setiap penulis yang menggunakan layan parafrase yang disediakan nantinya akan mendapatkan pendampingan secara intensif. Sehingga naskah artikel ilmiah yang sudah diparafrase kemudian bisa dibaca, diperiksa, dan direvisi jika dibutuhkan. 

Lewat pendampingan ini, Anda bisa meminta ada bagian-bagian tertentu di dalam naskah untuk direvisi. Sehingga sudah sesuai dengan harapan dan standar yang Anda miliki. 

6. Penerbitan Naskah

Naskah artikel ilmiah yang sudah selesai dilakukan parafrase dan disetujui penulis atau tanpa revisi. Maka akan langsung diurus penerbitannya oleh tim Penerbit Deepublish. Buku yang diterbitkan akan dipastikan memiliki ISBN dan sesuai dengan standar Dikti maupun perpusnas. 

Setelah mengetahui detail perbedaan parafrase penurunan similarity dan parafrase konversi dari penerbit deepublish. Anda merasa membutuhkan yang mana? Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan dan informasi lebih detail bisa menghubungi tim CS atau mengunjungi laman berikut Layanan Parafrase Konversi Penerbit Deepublish.

Pujiati

Pujiati telah menjadi SEO Content Writer hampir 10 tahun. Dia berpengalaman menulis konten seputar dosen, kepenulisan akademis dan kreatif, serta kesehatan. Melalui tulisan, Pujiati merasa senang ketika apa yang ia tulis bermanfaat untuk pembaca.

Recent Posts

Kasus Self Plagiarisme, Ini Alasan Kenapa Wajib Dihindari

Pernahkah membaca detail mengenai berita yang membahas kasus self plagiarisme? Bagi beberapa orang, plagiarisme jenis…

2 jam ago

Manfaatkan Second Brain untuk Kumpulkan Ide Tulisan

Anda seorang penulis dan sering kehilangan ide menulis karena lupa atau alasan lainnya? Sebagai solusinya,…

2 jam ago

Ketik Ulang agar Tidak Plagiat, Emang Bisa?

Dalam menyusun karya tulis ilmiah maka akan identik dengan penambahan kutipan. Kutipan ini biasanya dicantumkan…

3 minggu ago

8 Cara Mencari Sinonim Kata untuk Prafrase

Salah satu upaya yang umum dilakukan penulis untuk menghindari plagiarisme adalah dengan melakukan parafrase. Teknik…

3 minggu ago

Cara Mengubah Kata agar Tidak Plagiat dan Toolsnya

Ada banyak cara bisa dilakukan peneliti untuk menghindari plagiarisme saat menyusun karya ilmiah, salah satunya…

3 minggu ago

Cara Bebas Finansial bagi Akademisi, Bisa?

Berada di kondisi bebas finansial menjadi impian banyak orang di dunia, bisa jadi Anda termasuk…

3 minggu ago