Teknik Menulis Buku Panduan yang Baik

teknik menuilis | teknik menulis buku | teknik menulis buku sendiri | teknik menulis

Buku panduan pada dasarnya berisi informasi tentang petunjuk penggunaan secara maksimal. Dalam teknik menulis, sistematis dan terstruktur saja tidak cukup, perlu adanya kesan pertama, kemudahan pencarian, dan instruksi yang mudah dipahami.

Teknik Menulis | Menulis buku panduan tidak semata-mata memaparkan petunjuk mengenai suatu hal secara berurutan. Penulis perlu memahami tata cara penulisannya dengan baik, agar buku yang dihasilkannya bisa diterima dan bermanfaat bagi banyak orang. Penulisan buku panduan perlu memerhatikan beberapa pedoman berikut.

Teknik Menulis | Sebelum menulis buku panduan dan menyelesaikannya, Anda perlu mempersiapkan dan memastikan beberapa. Untuk melengkapi persiapan Anda, terdapat beberapa cara mudah yang dapat dilakukan saat akan menulis buku panduan, antara lain: < teknik menulis >

  1. Merencanakan publikasi buku panduan dalam bentuk fisik bersama dengan produk. Alangkah baiknya jika Anda tidak membuat orang lain hanya membaca PDF.
  2. Anda harus menuliskan semua instruksi dengan lengkap, mencakup produk dalam tiap-tiap bagian.
  3. Anda juga perlu menyertakan sebuah halaman awal berisi panduan ringkas
  4. Hadirkan instruksi yang disertai dengan prosedur tiap-tiap langkah kerja
  5. Informasikan perihal fungsi yang ada secara menyeluruh dan detail, bukan hanya tentang cara menggunakan sesuatu
  6. Akan lebih baik jika Anda telah terlibat dalam proses pembuatan produk, percobaan, atau penelitian sehingga mengetahui detail-detail pekerjaan yang harus dilakukan
  7. Petunjuk dapat Anda tuliskan dengan selaras sesuai alur dan waktu pengembangan produk
  8. Anda juga perlu memastikan bahwa Anda memiliki, memahami, dan menggunakan suatu produk, atau melakukan riset sesuai dengan isi buku yang dituliskan
  9. Buku akan lebih baik jika dapat digunakan untuk cakupan yang luas, tak terkecuali pengguna difabel dan buta warna. Anda yang menulis buku panduan kemudian dapat menerbitkannya menjadi beberapa versi, misalnya cetak biasa, alternatif dengan huruf Braille, dan cetak besar. Selain itu, buku panduan juga dapat dilengkapi dengan audio sehingga memberikan gambaran lebih jelas. Untuk pengguna buta warna, Anda bisa menggunakan warna-warna yang bisa terlihat dengan baik.
  10. Buku panduan sebaiknya diuji pada para penggunanya, termasuk pengguna difabel. Hal ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan buku panduan yang Anda tulis.
  11. Pertimbangkan juga lingkungan pemakaian buku panduan. Apabila perlu, siapkan petunjuk penggunaan yang lebih detail untuk lingkungan penggunaan tertentu.
  12. Kemudian Anda juga perlu mempertimbangkan bahwa buku panduan tidak akan mengganggu proses bekerja dan dapat dipakai secara efisien.
  13. Dalam penulisannya, buku panduan menggunakan font yang jelas, misalnya jenis sanserif dengan ukuran yang memadai (biasanya 12). Lebih baik Anda menggunakan satu jenis huruf saja.
  14. Akan lebih baik apabila Anda menyediakan banyak ruang berwarna putih di antara tiap bagian, sekitar gambar, sekitar paragraf, atau bagian atas di tiap halaman sebagai ruang bagi pembaca untuk menulis catatan mereka sendiri.

Kemudian dalam teknik menulis buku panduan, penting bagi Anda untuk membuat kesan pertama yang hebat bagi para pembaca. Caranya, Anda perlu mengetahui dan menerapkan beberapa pedoman berikut pada buku yang Anda tulis. < teknik menulis >

  1. Menggunakan tampilan landscape yang lebih ramah bagi pengguna dan tidak kaku seperti kebanyakan buku teks.
  2. Menggunakan kertas yang sepadan dengan kualitas produk yang akan Anda tawarkan kepada pembaca.
  3. Memanfaatkan warna secara efektif dan bermakna. Penggunaan warna hitam putih saja akan cenderung membosankan pembaca.
  4. Pada pemaparan, Anda perlu menjelaskan simbol, ikon, atau kode-kode di samping memberikan daftar istilah atau penjelasan mengenai terminologi-terminologi yang dipakai.
  5. Petunjuk penggunaan sebaiknya tidak berukuran terlalu besar, berat, kecil, atau tipis. Hendaknya Anda sebagai penulis mempertimbangkan proporsionalitas buku.
  6. Menggunakan gambar dan diagram secara efektif dan tidak berlebihan
  7. Sebaiknya tidak mencantumkan tulisan yang terlalu padat.
  8. Kalimat yang dipakai sebaiknya berpola saat ini (present tense) dan berbentuk kalimat aktif. Anda hendaknya tidak menuliskan instruksi dalam bentuk paragraf-paragraf yang panjang dan menghindari penggunaan jargon.
  9. Dalam isi disertakan sejumlah angka bantuan
  10. Sebaiknya hanya menggunakan satu bahasa.

Di samping itu, agar pembaca atau pengguna buku lebih mudah menemukan informasi atau kata-kata tertentu, Anda dapat menggunakan beberapa panduan berikut untuk kemudahan mereka. < teknik menulis >

  1. Mengatur informasi secara hierarkis
  2. Menandai urutan dengan penebalan warna dan sebagainya
  3. Membagi beberapa bagian yang diatur berdasarkan kronologi dan frekuensi penggunaan, kategori fungsional, serta tingkat kemahiran (mulai dari pemula hingga pengguna ahli)
  4. Selanjutnya, Anda bisa menunjukkan hal-hal yang penting menggunakan kontras, warna, bayangan, dan/atau penebalan untuk penegasan
  5. Menyediakan indeks atau kata kunci dengan terminologi dari pengguna
  6. Bekerja dengan pengguna nyata untuk mengidentifikasi adanya persamaan kata kunci
  7. Memastikan bahwa indeks disertai sinonim yang sama
  8. Menyediakan daftar istilah teknis sehingga pengguna awam dapat memahami kata-kata tertentu
  9. Menyertakan suatu bagian untuk memecahkan masalah secara khusus
  10. Menandai dengan warna sebagai panduan navigasi
  11. Membuat panduan awal singkat yang mudah diakses
  12. Menghindari referensi silang yang tidak perlu ke bagian lain petunjuk penggunan
  13. Menghindari penomoran ganda pada halaman atau buku panduan yang terpaksa harus menggunakan lebih dari satu bahasa

Teknik Menulis | Tidak hanya memberikan tanda atau penegasan agar pengguna atau pembaca dapat dengan mudah menemukan informasi tertentu, Anda juga tidak boleh lupa memberikan informasi secara jelas. Informasi yang jelas sudah pasti wajib dalam suatu petunjuk penggunaan. Mudah dibaca dan dimengerti kemudian menjadi hal wajib lain yang juga penting untuk diperhatikan. Anda sebagai penulis pun perlu berasumsi bahwa pengguna tidak memiliki pengalaman sebelumnya dan baru saja mengenal serta belum mengetahui suatu produk atau langkah kerja dari tulisan Anda.

Teknik Menulis | Selain itu, instruksi yang lengkap dan benar juga harus dapat dikaitkan dengan praktik yang riil. Pastikan petunjuk yang diberikan juga sesuai dengan produk atau praktik yang sebenarnya. Kemudian, hindari penyelesaian yang buntu dan terkesan menggurui. Langkah-langkah penyelesaian hendaknya Anda tuliskan dengan kalimat yang sangat mudah dipahami dari awal hingga akhir. Perlu Anda pertimbangkan juga agar pengguna dapat memahami instruksi yang Anda berikan sehingga ia dapat menyelesaikan dan menerapkan kembali instruksi tersebut di lain waktu.

Teknik Menulis | Sebagai hal mendasar namun tak kalah pentingnya, Anda perlu bekerja dengan teliti untuk memastikan bahwa tata letak yang digunakan di setiap halaman konsisten. Dalam hal penggunaan warna, sebaiknya Anda tidak menggunakan warna biru muda untuk teks dan detail yang kecil. Jangan pula menggunakan warna biru pada latar belakang merah. Hal ini disarankan agar buku panduan yang Anda tulis bisa dilihat dengan nyaman oleh para pembaca atau pengguna.

 

Anda punya RENCANA MENULIS BUKU?

atau NASKAH SIAP CETAK?

Silakan daftarkan diri Anda sebagai penulis di penerbit buku kami.

Anda juga bisa KONSULTASI dengan Costumer Care yang siap membantu Anda sampai buku Anda diterbitkan.

Anda TAK PERLU RAGU untuk segera MENDAFTAR JADI PENULIS.
SEBELUM ANDA MENYESAL 🙁

🙂

*****BONUS*****

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI TEKNIK MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS disini!

Jika Anda menginginkan EBOOK GRATIS tentang CARA PRAKTIS MENULIS BUKU, silakan download

 

Referensi:

  1. http://pelitaku.sabda.org/panduan_umum_menulis_buku_panduan diakses pada 1 Juli 2016 pukul 13:03 WIB

[Wiwik Fitri Wulandari]



This post has been seen 529 times.
(Visited 103 times, 1 visits today)

2 Pings & Trackbacks

  1. Pingback:

  2. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *