Teknik Menulis Buku Ilmu Komputer ala Penerbit Buku Deepublish

teknik menulis | teknik menulis buku | penerbit buku

Teknik Menulis | Menulis buku sebaiknya dilakukan dengan memenuhi kaidah penulisan dan tata bahasa. Selain itu, dalam beberapa bidang tertentu, seorang penulis perlu menerapkan teknik tertentu untuk menyelesaikan bukunya. Dengan teknik yang diterapkannya, ia akan lebih mudah dalam proses penulisan.

Teknik Menulis | Tiap-tiap bidang keilmuan memiliki teknik penulisan tersendiri, tak terkecuali bidang teknologi informasi atau yang berhubungan dengan komputer. Teknik-teknik tersebut bisa diterapkan oleh penulis buku komputer untuk memudahkan dirinya menghasilkan karya yang berkualitas dan diminati pembacanya. Selain itu, dengan penerapan teknik penulisan, para penulis buku komputer juga akan memahami hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan.

Dalam teknik menulis buku komputer, penulis dapat memahami beberapa teknik di bawah ini.

| Teknik Menulis Buku ala Penerbit Buku Deepublish |

  1. Menggunakan software pendukung tulisan

Menulis buku komputer sudah tentu menggunakan beberapa aplikasi atau program perangkat lunak komputer. Tanpa aplikasi-aplikasi tersebut, si penulis tidak dapat mengerjakan karyanya secara efisien. Lagipula, mereka akan menulis berbagai hal yang juga berhubungan dengan komputer.

Dalam teknik menulis buku komputer, seorang penulis wajib memiliki aplikasi Microsoft Word sebagai program untuk mengetik naskahnya. Selain itu, ia perlu melengkapi perangkat lunaknya dengan beberapa program lain, seperti Snag It, Corel Draw, dan Photoshop. Program-program ini nantinya akan berguna untuk mendukung proses menulis buku, terutama ketika penulis menginginkan visualisasi.

Pastinya teknik menulis buku komputer mustahil dilakukan tanpa menyisipkan gambar. Penulis perlu memberi arahan kepada para pembaca dengan memberikan tampilan gambar untuk memperjelas proses-proses suatu langkah kerja. Untuk menampilkan gambar yang diperlukan, tentunya penulis tidak hanya menyediakan aplikasi Microsoft Word sebagai media menulis bukunya.

Penulis akan membutuhkan program Snag It yang berfungsi menangkap gambar di layar komputer. Sebenarnya penulis bisa menggunakan Alt+ Print Screen, tetapi langkah tersebut sedikit merepotkan dan kurang efisien. Gambar juga nantinya akan sulit untuk dikonversikan ke mode grayscale. Penulis juga bisa menggunakan Corel Capture, tetapi akan membutuhkan waktu yang lebih lama karena loading yang lambat. Tidak hanya itu, aplikasi tersebut juga memakan memori yang lebih besar.

Kemudian penulis juga memerlukan aplikasi Corel Draw dan Photoshop. Kedua aplikasi ini saling melengkapi dan biasa digunakan untuk menunjang desain grafis. Dengan Corel Draw penulis dapat membuat header atau ilustrasi gambar. Sementara itu, dengan Photoshop ia akan lebih mudah dalam mengedit foto. Penggunaan kedua aplikasi ini dalam teknik menulis buku akan mendukung kerja Snag It dalam hal pengelolaan gambar.

Simak pula: Keuntungan dan kerugian menerbitkan buku TANPA PENERBIT!

| Teknik Menulis Buku ala Penerbit Buku Deepublish |

  1. Menerapkan tips penulisan

Tips penulisan yang dimaksud dalam poin ini mencakup cara pengetikan yang cepat dan mudah. Adapun tipsnya adalah sebagai berikut.

  • Dahulukan visual

Biasanya buku komputer adalah jenis buku tutorial. Di dalamnya terdapat berbagai cara untuk menggunakan aplikasi tertentu atau serangkaian pekerjaan lain yang memerlukan proses. Dalam hal ini, perlu adanya gambar penjelas yang mengiringi penjelasan si penulis agar pembaca dapat mencontoh dari buku. Penulis kemudian dapat menangkap gambar dengan Snag It dan menempelkannya di Microsoft Word.

Gambar sebaiknya lebih diutamakan daripada teks, sebab kebanyakan orang lebih mudah mencontoh penerapan langsung daripada mempelajari sebuah penjelasan. Penulis juga tidak perlu banyak mengetik, sebab pemaparan telah terwakili oleh gambar. Oleh karena itu, penggunaan gambar justru lebih diutamakan daripada penulisan teks yang panjang dan sulit dipahami.

Penyematan gambar juga sebaiknya dilakukan sampai tuntas tanpa menunda waktu. Menunda penyematan gambar dikhawatirkan dapat membuat penulis lupa untuk melanjutkan pemaparan step dan idenya. Jadi, akan lebih baik jika penulis menyelesaikan penyisipan gambar terlebih dahulu, baru kemudian memberi penjelasan dan mengatur tata letak gambar.

  • Sematkan gambar di setiap langkah kerja

Pada buku yang berisi penggunaan komputer, gambar sebaiknya disematkan di setiap langkah kerja. Hal ini akan membuat pembaca lebih mudah memahami dan menerapkan langkah kerja. Penulis juga bisa tidak menyematkan gambar, tetapi hanya untuk step atau langkah yang menunjuk menu. Untuk memberikan penjelasan mengenai step yang menunjuk menu, penulis tidak perlu memberikan tampilan print screen atau contoh langkah kerja.

  • Caption atau Highlight?

Daripada menggunakan keterangan dan kalimat yang menunjuk nomor gambar, penulis lebih disarankan untuk memberi fokus berupa lingkaran dalam bagian gambar yang dianggap penting. Caption dan kalimat keterangan gambar akan lebih memakan space di buku. Dengan kata lain, banyak space dalam buku yang juga terbuang dengan adanya penggunaan keterangan gambar tersebut.

  • Penggunaan huruf yang lebih tepat

Huruf yang lebih direkomendasikan dalam teknik menulis buku komputer adalah jenis huruf Sanserif (contoh: Arial) daripada Serif (Times New Roman). Jenis huruf Sanserif akan lebih cepat dan mudah dibaca. Sementara itu, huruf dengan jenis Serif atau huruf dengan ujung berkait akan terlihat lebih kecil dan mengurangi kecepatan membaca, meskipun terlihat indah.

Tahukah Anda? Faktanya, menerbitkan buku itu sebenarnya GRATIS! 

  • Teks yang sederhana

Buku komputer yang banyak mengandung tutorial sebaiknya tidak memuat terlalu banyak kalimat. Penulis dapat menggunakan kalimat yang ringkas, jelas, dan tidak terlalu panjang saat teknik menulis buku komputer. Hal ini selain memudahkan pembaca memahami isi gambar yang disisipkan juga berguna agar pembaca tidak mudah bosan.

  • Jangan sampai ada ruang kosong terlalu banyak

Banyak ruang kosong berarti pemborosan. Tentunya hal ini memiliki kesan tidak efisien. Penulis hendaknya lebih mampu dalam mengatur isi buku agar tetap padat. Hindari juga mencantumkan gambar di bawah teks.

  • Simpan file sebanyak 3 rangkap

Untuk menjamin bahwa file tidak rusak, tidak hilang, dan tidak terkena virus, penyimpanan sebaiknya dimasukkan ke dalam 3 media berbeda. Pertama, file bisa dimasukkan ke harddisk komputer yang digunakan untuk mengetik. File kedua bisa dimasukkan ke dalam flashdisk. Kemudian file ketiga bisa dimasukkan dalam CD. Penyimpanan dalam tiga media berbeda tersebut merupakan wujud antisipasi akan adanya kecelakaan, virus, atau kerusakan harddisk.

| Teknik Menulis Buku ala Penerbit Buku Deepublish |

  1. Pemanfaatan fitur dan tips mengetik menggunakan Microsoft Word

Saat mengetik, penulis perlu melakukan langkah-langkah yang efisien dan cepat. Oleh karena itu, ia bisa memanfaatkan beberapa fitur handal berikut.

  • Edit Picture

Dengan memanfaatkan fitur ini, penulis dapat menyisipkan teks ke dalam gambar yang telah di-capture. Ia bisa mengubah ukuran gambar dengan lebih praktis.

  • Style

Dengan style, penulis dapat memilih gaya penulisan untuk headline, subhead, heading, bodytext, dan sebagainya.

  • Text Wrapping

Fitur ini digunakan untuk menyesuaikan posisi gambar agar bisa di tempatkan di dalam body text.

  • Text Spelling Off

Pastikan text spelling dalam keadaan off agar mengetik dengan Bahasa Indonesia lebih cepat dan mudah dilakukan. Adanya teks dengan tanda merah di bawahnya cenderung mengganggu proses pengetikan.

  • Macro

Dengan fitur ini, penulis dapat menggunakan bahasa pemrograman sederhana sebagai perintah untuk mengulang kata, tabel, dan sebagainya untuk mempercepat pengetikan.

  • Auto Correct

Auto Correct adalah fitur sederhana yang digunakan untuk membenarkan kata-kata yang salah ketik. Langkah ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengetikan dengan meminimalisasi kekhawatiran akan terjadinya salah ketik.

  • Auto Text

Auto text dapat berguna untuk mengatur dan menyimpan objek yang telah dipilih secara berulang.

  • Backup Copy

Penulis disarankan untuk memilih Always Create Backup Copy daripada sekedar menyimpan dengan fast save. Dengan memilih fitur tersebut, penulis akan mendapatkan tidak hanya 1 file yang tersimpan.

Ayo ke : Kalau punya tulisan, kenapa tidak diterbitkan?

| Teknik Menulis Buku ala Penerbit Buku Deepublish |

Dengan menggunakan teknik-teknik di atas, penulis dapat menulis buku dengan lebih cepat dan mudah. Adanya teknik-teknik dan tips yang memudahkan kerja sebaiknya juga tidak mengurangi ketelitian penulis, terlebih ia harus menuliskan buku komputer. Tentunya telah kita ketahui bahwa buku komputer sebaiknya disajikan dalam bentuk pemaparan yang detail, jelas, ringkas, dan tidak menampilkan kesalahan. Apabila ada kesalahan, penulis akan memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar dan belum tentu bisa diterapkan pembacanya. Oleh karena itu, untuk menghindari adanya kesalahan, penulis tetap perlu menggunakan teknik tertentu, bekerja dengan teliti, dan selalu memeriksa kembali tulisannya.

 

 

Referensi:

  1. Hendri Hendratman, “Tips Menulis Buku Komputer Best Seller” dalam www.hendrihen.com

 

[Wiwik Fitri Wulandari]



This post has been seen 815 times.
(Visited 229 times, 2 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *