Mahasiswa Jago Teknik Menulis? Ini Keuntungannya!

teknik menulis, penerbit buku

Teknik menulis buku pada dasarnya bisa muncul apabila kita sudah terbiasa menulis, khususnya saat kita menjadi mahasiswa.

Teknik menulis bukan menjadi alasan untuk tidak dikuasai siapapun, termasuk mahasiswa. Menjadi seorang penulis adalah salah satu karier yang bisa didapatkan seseorang, meskipun ketika kuliah mereka tidak mendapatkan seluk beluk tentang teknik menulis. Tidak sedikit orang yang berhasil melakukan teknik menulis buku dalam jumlah yang banyak. Hal tersebut tidak lain dikarenakan mereka memiliki kebiasaan lama yang sudah ada sejak mereka masih kuliah yaitu menulis. Pada periode kuliah, hampir setiap mahasiswa dibekali dengan kemampuan menulis, baik untuk menulis laporan ataupun hal lainnya di luar urusan akademik. Materi tersebut tentu akan cukup berharga bagi karier mahasiswa, khususnya bagi mereka yang sejak awal sudah menyukai dunia kepenulisan. Mengajarkan teknik menulis kepada mahasiswa pada dasarnya adalah hal yang penting terlepas dari karier yang akan mereka dapatkan kelak. Apabila mereka menyukai aktivitas kepenulisan, mereka justru bisa berkarya dengan melakukan teknik menulis buku ketika sudah menyelesaikan masa kuliah. Tidak sedikit juga pegawai biasa yang justru memiliki hobi menulis buku, bahkan menerbitkan tulisannya ke penerbit buku

tersebut.

Berangkat dari hal tersebut, maka setidaknya ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan apabila sejak kuliah sudah terbiasa melakukan teknik menulis. Tidak hanya bermanfaat bagi dunia perkuliahan, tetapi juga bermanfaat bagi karier kita ke depan, terlepas akan menjadi seorang penulis ataupun bukan.

  1. Urusan Skripsi Menjadi Lebih Mudah

Skripsi adalah tugas akhir mahasiswa yang bagi sebagian orang merupakan momok terbesar yang harus diselesaikan apabila ingin mendapatkan gelar sarjana. Tidak sedikit mahasiswa yang gagal meraih gelar kesarjanaannya karena menyerah untuk menyelesaikan skripsinya. Kondisi tersebut akan menjadi lebih parah apabila mahasiswa yang sejak awal tidak menyukai aktivitas menulis. Akan terasa berbeda apabila kita membaca skripsi mahasiswa yang suka melakukan teknik menulis dengan mereka yang tidak suka menulis. Kita bisa memahaminya lewat gaya bahasa dan cara kepenulisan yang digunakannya. Selain itu, mahasiswa yang terbiasa melakukan aktivitas menulis juga akan merasa lebih ringan ketika sedang mengerjakan skripsi. Di sisi lain, banyak mahasiswa yang mengeluh karena sejak awal cenderung menghindar dari aktivitas kepenulisan. Meskipun bukan sebuah paksaan, kemampuan menulis memang menjadi salah satu kemampuan yang masih banyak dibutuhkan oleh berbagai institusi.

Bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan aktivitas menulis sejak kuliah, keuntungan yang didapatkannya tidak hanya pada urusan skripsi, tetapi juga urusan lain. Apabila skripsi yang dikerjakan tersebut dapat dilakukan secara maksimal, maka secara tidak langsung mereka memiliki bakat menulis yang patut untuk dikembangkan. Sesungguhnya menulis skripsi hampir sama dengan menulis buku. Ketika kita menulis skripsi, kita dituntut untuk berpikir sistematis dengan bahasa yang baik. Syarat tersebut juga berlaku ketika kita berusaha mencoba untuk menulis buku. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila ada beberapa penerbit buku yang bersedia menerbitkan skripsi mahasiswa dalam bentuk buku. Hal tersebut membuktikan bahwa kemampuan menulis yang sudah dimiliki sejak kuliah bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

  1. Memiliki Keahlian Lain di Luar Bidang Kuliahnya

Apabila kita sudah memiliki kebiasaan menulis sejak kuliah, maka bisa dipastikan bahwa kita akan memiliki keahlian lain di luar bidang keilmuan yang kita ambil selama kuliah. Meskipun kita kuliah di jurusan kedokteran umum, kita bisa memiliki kemampuan menulis yang bisa jadi menunjang karier kita ke depan sebagai seorang dokter. Sebagai seorang dokter yang memiliki kemampuan menulis tentu akan menjadi nilai lebih bagi kita sendiri. Kita justru bisa memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat luas melalui tulisan, baik dalam bentuk buku ataupun yang lain. Apabila kita tetap konsisten untuk mengembangkan hobi kita sebagai seorang penulis, tentu kita akan dipandang sebagai seorang dokter yang produktif. Kita justru bisa menginspirasi orang lain melalui tulisan. Tidak mengherankan apabila nantinya kita menjadi tokoh percontohan bagi orang lain.

  1. Memperoleh Pendapatan Tambahan

Keuntungan yang bisa kita dapatkan apabila sudah terbiasa menulis sejak kuliah adalah memperoleh pendapatan tambahan. Pendapatan tambahan tersebut tidak hanya ketika kita kuliah, tetapi juga ketika kita sudah tidak lagi berada dalam periode tersebut. Tentu akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri apabila kita memiliki penghasilan sendiri dari aktivitas menulis ketika kita masih kuliah. Dengan kemampuan yang kita miliki tersebut, tentu saja hal tersebut bisa meringankan beban orang tua kita. Tidak hanya menulis dalam bentuk buku, kita juga bisa menulis dalam bentuk artikel ataupun hal lain yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan selama berada di dalam masa kuliah. Di luar itu, kita tentu akan mendapatkan keuntungan besar ketika berada di zona karier karena kita memiliki nilai lebih dibandingkan orang lain yaitu teknik menulis.

  1. Mendapatkan Perhatian Lebih dari Berbagai Pihak

Kemampuan menulis yang kita miliki pada dasarnya memiliki potensi yang besar untuk menarik perhatian pihak lain terhadap diri kita sendiri. Dengan kata lain, kemampuan kita menjadi nilai lebih yang ada di dalam diri kita sendiri. Selama proses kuliah, tentu kita akan mendapatkan perhatian lebih dari dosen atau pihak lain yang sudah mengetahui kemampuan kita. Hal tersebut tentu akan mempermudah kita ketika ingin meminta surat rekomendasi kepada dosen untuk melanjutkan studi di luar negeri sebagai salah satu contohnya. Di sisi lain, ketika kita berada di dalam dunia kerja, kemampuan yang kita miliki secara tidak langsung juga akan menjadi potensi tersendiri bagi lembaga atau tempat dimana kita bekerja. Pihak perusahaan tempat kita bekerja tentu akan bangga memiliki pegawai yang memiliki kemampuan dalam bidang menulis. Potensi tersebut tentu bisa bermanfaat bagi perusahaan dimana kita bekerja kelak.

  1. Menambah Portofolio

Salah satu keuntungan berharga yang bisa didapatkan oleh mahasiswa yang sering terlibat dalam aktivitas kepenulisan adalah adanya portofolio. Pengalaman apa pun terkait kegiatan praktis seorang mahasiswa akan menjadi nilai tambah yang luar biasa untuk dirinya sendiri. Ketika kita ingin menulis buku dan menerbitkannya, maka pengalaman menulis yang kita miliki sejak masa kuliah akan menjadi bekal berharga. Terlebih lagi tulisan-tulisan yang kita buat bisa didokumentasikan secara lebih rapi, baik dalam bentuk laporan penelitian ataupun yang dimuat di media massa. Di sisi lain, portofolio tersebut juga akan bermanfaat bagi dunia karier kita ke depan dimana perusahaan akan lebih memilih orang-orang luar biasa yang memiliki nilai lebih yaitu kemampuan menulis. Hal tersebut menjadi wajar mengingat kemampuan menulis adalah kemampuan yang masih jarang dimiliki orang, tetapi memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan berpengaruh besar dalam dunia bisnis.

Sekian artikel berjudul Mahasiswa Jago Teknik Menulis Buku? Ini Keuntungannya! Semoga bermanfaat.

 

[Bastian Widyatama]

Referensi

Mawardi, Dodi, 2009, Cara Mudah Menulis Buku dengan Metode 12 Pas, Jakarta: Raih Asa Sukses.

 

 

Anda TAK HARUS PUNYA NASKAH siap cetak untuk mendaftarkan diri Jadi Penulis di penerbit buku kami. Dengan mendaftarkan diri, Anda bisa konsultasi dengan Customer Care yang siap membantu Anda dalam menulis sampai menerbitkan buku. Maka, Anda tak perlu ragu untuk segera MENDAFTAR. Silakan isi form di laman ini. 🙂

 

Jika Anda menginginkan EBOOK GRATIS tentang CARA PRAKTIS MENULIS BUKU, silakan download



This post has been seen 696 times.
(Visited 91 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *