Tipe mengajar dosen masa kini. Kuliah akan terasa nyaman jika menemukan tipe mengajar dosen masa kini yang menyenangkan. Sebab perlu diakui bahwa semangat dan mood untuk kuliah juga dipengaruhi oleh karakter dosen saat mengajar. Dosen dengan karakter yang mudah disukai mahasiswa akan menjadi booster, sehingga mahasiswa tidak ingin bolos. 

Bahkan tidak ada keinginan untuk melihat kelas berakhir. Khusus untuk kamu para mahasiswa baru, mungkin penasaran tipe dosen seperti apa saja yang bisa ditemui di kampus. Semakin kenal tipe-tipe dosen maka semakin mudah mempersiapkan diri untuk menikmati masa-masa kuliah. 

Tipe dosen sendiri cukup banyak, dan tipenya tidak jauh berbeda dengan tipe guru saat mengajar. Sebab keduanya sama-sama tenaga pendidik. Jika masih bingung, maka ulasan mengenai berbagai tipe mengajar dosen masa kini berikut bisa disimak. 

Tipe Mengajar Dosen Masa Kini di Kampus 

Dosen adalah juga manusia yang kemudian menekuni profesi sebagai tenaga pendidik di satuan pendidikan tinggi. Sebagai manusia biasa, dosen tentu saja sama seperti mahasiswa yang memiliki karakter khas masing-masing. Bagi mahasiswa mengenal karakter dosen tentu penting untuk menyiapkan diri mengikuti kelasnya dengan baik. 

Sebab disiplin mengikuti kelas tidak hanya berpengaruh signifikan pada penilaian akhir termasuk juga IPK. Namun juga mempengaruhi tingkat pemahaman kamu terhadap materi perkuliahan. Jadi, kalau kamu tidak ingin dicap sebagai mahasiswa yang hanya berstatus mahasiswa melainkan juga mampu menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. 

Wajib mengenai setiap tipe mengajar dosen masa kini supaya bisa mengikuti kelasnya dengan baik dan benar. Adapun tipe-tipe dosen masa kini tersebut adalah: 

1. Dosen Humoris 

Tipe yang pertama adalah dosen humoris, yakni tipikal dosen yang selama mengajar selalu memasukan humor-humor favoritnya. Dose satu ini tentu saja bisa dengan mudah merebut hati dan perhatian kamu, termasuk mahasiswa lainnya. Sebab bisa selalu sukses membuat suasana kelas lebih menyenangkan. 

Dosen humor biasanya dose pujaan, karena karakternya yang sudah bercanda sembari menjelaskan materi bisa menghilangkan suntuk. Mahasiswa juga bisa sekaligus mendapatkan hiburan tanpa harus pergi kemana-mana. Menariknya, dosen yang cenderung humoris justru dosen yang sangat brilian. 

Umumnya bisa menjelaskan materi dengan sangat sederhana, misalnya memakai bahasa paling sederhana. Sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa. Dosen seperti ini bisa dengan mudah menyadari bahwa materi yang disampaikan sudah dipahami. Sehingga siswa waktu mengajar kemudian dipakai bercanda. 

Jika sebelumnya bertemu tipe mengajar dosen masa kini yang tidak humoris. Maka dijamin akan semangat 45 masuk ke kelas dosen humoris. Ibarat melakukan perjalanan di gurun pasir yang gerbang, kemudian bisa langsung masuk ke kelas yang menawarkan pemandangan dan suasana pegunungan. 

Baca Juga: 5 Tipikal Dosen saat Menguji Sidang Skripsi, Relate Banget?

2. Dosen Kaku 

Tipe mengajar dosen berikutnya adalah dosen kaku, disebut demikian karena cenderung lempeng saja dalam menyampaikan materi. Biasanya hanya fokus pada buku, papan tulis, maupun perangkat digital yang dipakai mengajar. Apa yang keluar dari mulut sang dosen isinya hanya materi kuliah. 

Jadi, jangan harap kamu bisa bercanda saat bertemu dengan tipikal dosen satu ini. JUstru kamu akan diajak sangat serius dan fokus ke materi perkuliahan. Kadang kala model mengajar seperti ini efektif, terutama saat mood belajar sedang bagus dan kondisi badan juga prima. 

Namun jika sebaliknya, misal habis begadang semalam suntuk mengejar tugas kuliah yang mepet deadline. Maka dijamin akan sulit menangkap apa yang disampaikan dosen. Jadi, kalau kamu punya tipe mengajar dosen masa kini seperti ini pastikan sudah istirahat cukup di malam sebelumnya. 

3. Dosen Killer 

Tipe dosen yang dijamin ada sepanjang masa adalah dosen killer, dosen ini cenderung galak atau tegas. Saking tegasnya, kadang apa yang disampaikan terdengar seperti orang marah-marah. Selain itu ketegasan sang dosen tidak hanya dalam menyampaikan materi namun juga dalam segala hal. 

Misalnya dari segi ketepatan waktu, dosen seperti ini dijamin suka tepat waktu dan memberi teguran tegas kepada mahasiswa yang suka terlambat. Selain itu juga dari tugas yang diberikan, biasanya harus dikumpulkan tepat waktu dan kondisinya sempurna. Jika tidak maka perlu menyiapkan mental menjadi bahan pembahasan. 

Dosen killer juga cukup tegas dalam hal memberi nilai. Kalau kamu tidak bisa terlihat rajin dan tidak bisa terkesan menjadi mahasiswa cerdas. Maka perlu menyiapkan fisik dan mental untuk mengulang, karena dijamin nilai yang didapatkan mengecewakan. 

4. Sumber Motivasi 

Tipe mengajar dosen masa kini berikutnya adalah dosen yang menjadi sumber motivasi. BIasanya dosen satu ini di sela menyampaikan materi bukan bercanda melainkan menceritakan banyak pengalaman hidup. Baik pengalaman hidupnya sendiri maupun orang-orang terdekatnya. 

Dosen ini selain memberi motivasi untuk giat belajar dan berjuang dalam hidup juga sukses memberi inspirasi. Dalam hal menyampaikan materi pun dijamin super jelas dan mudah untuk dipahami. Sebab dosen yang bersangkutan memang terbiasa dalam menceritakan segala hal secara detail. 

Atau sebaliknya, yakni menyampaikan hal-hal yang sifatnya poin penting saja sehingga mudah dipahami oleh orang sekitarnya. Mahasiswa pun biasanya menyukai karakter dosen seperti ini karena kelas cenderung santai dan kemudian nilainya juga menyenangkan, karena dosen motivator biasanya murah nilai. 

5. Tipe Penyayang Seperti Orangtua Sendiri 

Pernah bertemu dengan dosen yang sifatnya penyayang? DIjamin pernah, dan bisa jadi di semester tahun ini kamu akan bertemu dosen seperti ini di kelas. Dosen penyayang akan memperlakukan mahasiswa seperti anaknya sendiri sehingga seperti belajar bersama bapak atau ibu di rumah. 

Tipe mengajar dosen masa kini yang penuh kasih sayang seperti ini sudah tentu memudahkan kamu untuk memahami materi yang disampaikan. Sekaligus meningkatkan rasa percaya diri kamu untuk aktif bertanya di kelas. Sebab merasa berhadapan dengan orangtua sendiri, sehingga merasa sangat nyaman. 

Lalu, bagaimana dari segi nilai? Pemberian nilai pun biasanya tidak pelit, namun kamu pasti semangat mengejar nilai. Sebab muncul perasaan ingin membuat dosen tersebut bangga. Sehingga bertemu dosen dengan karakter seperti ini membuat kamu lebih semangat belajar. 

Baca Juga: 10 Tipe Dosen saat Mengajar Daring, Anda yang Mana?

6. Dosen Gaul  

Jika beruntung kamu juga bisa bertemu dengan tipe dosen gaul, yakni bisa menjadi dosen modern. Tidak hanya dari segi penampilan saja namun juga teknik dalam mengajar mahasiswa. Dosen gaul umumnya sangat melek dengan teknologi dan tidak ragu mengaplikasikannya saat mengajar di kelas. 

Mahasiswa masa kini dijamin akan langsung merasa berjodoh dengan tipe mengajar dosen masa kini satu ini. Sebab mahasiswa pun dijamin dekat dengan teknologi. Ketika kuliah didekatkan lagi dengan teknologi maka akan merasakan suasana yang lebih seru dan menyenangkan. 

Penjelasan materi perkuliahan pun semakin mudah dipahami. Apalagi dengan pemanfaatan teknologi maka dijamin materi disampaikan dengan metode lebih praktis dan sederhana. Mahasiswa pun bisa dengan mudah mengakses materi perkuliahan, dan dosen seperti ini sangat tepat mendampingi kegiatan belajar dari rumah. 

7. Dosen yang Selalu Memberi Tugas 

Sebagai mahasiswa dijamin sangat akrab dengan yang namanya tugas. Semasa SMA maupun SMP mungkin juga akrab dengan tugas, namun tidak seintens ketika masuk ke perguruan tinggi. Sensasinya akan meningkat ketika bertemu tipe dosen yang suka memberi tugas. 

Ada kalanya dosen dengan tipe mengajar dosen masa kini satu ini memberi tugas tidak hanya satu melainkan dua atau lebih. Selain itu, tak akan merasa puas hanya memberi tugas sederhana dan simpel namun selalu memberi tugas yang kompleks. Tak cukup menuntut mahasiswa untuk berpikir berdasarkan buku. 

Namun juga dituntut untuk berpikir kreatif dan out of the box. Pada dasarnya dosen yang gemar memberi tugas adalah kabar baik, supaya punya alasan untuk belajar rutin diluar jam kelas. Namun jika terlalu banyak dan bertemu dengan tugas dari dosen lain dijamin akan emosi. 

Jika bertemu dosen seperti ini kamu wajib memperbaiki manajemen waktu. Pastikan tugas langsung dikerjakan ketika kelas usai. Atau ketika malam setelah pagi harinya mendapat tugas. Supaya punya waktu berlimpah untuk mengerjakannya, dan tidak berbenturan dengan tugas dari dosen lainnya. 

Baca Juga: 10 Alasan Perlunya Dosen Menjalin Hubungan Baik dengan Mahasiswa

8. Dosen Overtime 

Tipe mengajar dosen masa kini selanjutnya adalah dosen overtime. Apa itu dosen overtime? Yakni tipikal dosen yang suka menabrak jam kuliah lain, sehingga mengajar melebihi batas waktu yang ditentukan oleh pihak kampus. Jika dosen satu ini cukup humoris dan bukan dosen killer maka menjadi kabar baik. 

Sebab menghabiskan waktu lebih lama bersama dosen dengan karakter yang menyenangkan tentu memberi sensasi sedang di atas awang-awang. Hanya saja kalau dosen ini terbilang galak dan tidak ramah, maka bisa menjadi mimpi buruk. SOlusinya adalah selalu menyiapkan mental baja sebelum masuk kelas. 

Pastikan sudah membawa minuman supaya bisa minum sepanjang kelas, karena akan lebih lama dari seharusnya. Selain itu kenakan baju yang nyaman, termasuk juga sepatu. Sebab bisa jadi pasca kelas dosen ini berakhir kamu harus segera masuk ke kelas berikutnya. 

Memakai sepatu yang nyaman membantu kamu berlari sekencang mungkin. SUpaya bisa masuk ke kelas berikutnya tanpa terlambat. Jadi, silahkan menyiapkan diri sebaik mungkin karena minimal kamu bersama dosen tipe ini selama 6 bulan atau selama satu semester. 

9. Dosen Undertime 

Beberapa tipe dosen masa kini memang memberi keuntungan bagi mahasiswa, selain dosen humoris dan dosen penyayang. Ada satu lagi dosen favorit para mahasiswa. Yakni tipe mengajar dosen masa kini yang sifatnya undertime. Apa itu? Jadi, dosen tipikal ini adalah kebalikan dari dosen overtime

Dosen akan selalu menyudahi atau menutup kelas beberapa belas menit sebelum jam kelas berakhir. Sehingga kelas selesai lebih cepat, dan umumnya dosen seperti ini adalah dosen yang super sibuk. Sehingga dikejar banyak kegiatan yang membuat dirinya harus efisien dalam mengatur waktu, termasuk waktu mengajar. 

Dosen yang menutup kelas lebih awal memberi waktu lebih bagi mahasiswa untuk bersantai. Akan menjadi kabar baik juga ketika ada tugas yang harus dikumpulkan di kelas berikutnya. Jika belum selesai maka kamu punya waktu yang lebih dari cukup untuk menyelesaikannya. 

Baca Juga: 10 Kerja Sampingan Dosen yang Paling Menguntungkan

10. Dosen yang Sedikit Bicara 

Tipikal dosen mengajar berikutnya adalah dosen yang cenderung sedikit bicara namun menuntut mahasiswa melakukan aksi lebih. Yakni tipikal dosen yang menjelaskan secara sekilas dan hanya poin utama atau poin-poin penting saja dan kemudian memutuskan melakukan pembelajaran dengan metode diskusi. 

Sehingga mahasiswa diminta membentuk kelompok yang kemudian mendiskusikan suatu materi. Setiap kelompok kemudian mempresentasikannya di hadapan dosen dan kelompok mahasiswa lain. Sehingga setiap jamnya dosen terkesan sedikit bicara dan mahasiswa yang kemudian banyak bicara. 

Jika setiap mahasiswa memang mudah memahami materi perkuliahan, bertemu dosen dengan tipe mengajar dosen masa kini seperti ini tidak menjadi masalah. Namun akan sebaliknya jika materi perkuliahan susah untuk dipahami. Bisa jadi mahasiswa hanya mempresentasikan apa yang tertulis di buku. 

Hal ini tentu menyulitkan kamu untuk memahami materi dengan baik. Maka solusinya adalah belajar lebih dulu sebelum masuk kelas, sehingga sebelum kelas dimulai sudah memiliki sedikit pemahaman terhadap materi. Selain itu harus punya keterampilan presentasi yang baik, karena dijamin nilai dipengaruhi presentasi tersebut. 

11. Dosen Baru 

Mahasiswa juga bisa bertemu dengan dosen baru, disebut juga dengan istilah dosen newbie. Merupakan dosen baru atau dosen pendatang baru yang biasanya masih muda atau mungkin memiliki pengalaman mengajar baru beberapa hari. Artinya dosen tersebut memiliki pengalaman pertamanya mengajar di kampus tempatmu kuliah. 

Dosen baru biasanya lebih menyenangkan dan enak diajak berdiskusi, termasuk diajak bernegosiasi. Banyak mahasiswa yang mencoba menegosiasikan masalah tugas bahkan juga nilai. Dosen baru cenderung lebih ramah karena minimnya pengalaman. 

Namun, kamu perlu menjadi mahasiswa yang baik agar dosen tersebut punya pengalaman mengajar yang menyenangkan juga. Supaya kedepannya bisa menjadi dosen dengan karakter yang menyenangkan dan disukai mahasiswa. Jangan sampai memperlakukan dosen baru sembarangan. 

Sebab bisa jadi kedepannya justru menjadi dosen killer yang akan menyusahkan kamu dan adik-adik tingkat. Jadi, usahakan tetap menjadi mahasiswa yang baik. Ketika ada yang perlu dinegosiasikan maka negosiasikan dengan cara yang baik dan tetap logis, jangan fokus pada keuntungan diri sendiri. 

12. Dosen Underasdos 

Tipe mengajar dosen masa kini selanjutnya adalah dosen underasdos atau dosen yang berada di bawah Asisten Dosen. Maksudnya adalah dosen yang bersangkutan cenderung minim dalam melakukan tugasnya. Melainkan sangat mengandalkan kinerja dari Asisten Dosen yang dimiliki. 

Bersama tipikal dosen satu ini kamu akan sedikit sekali bertatap muka langsung, karena nyaris satu semester penuh materi dijelaskan oleh Asisten Dosen. Termasuk juga dalam hal pemberian tugas dan pemberian nilai. Oleh sebab itu interaksi mahasiswa dengan dosen yang bersangkutan terbilang minim. 

Kamu bahkan tidak merasa pernah diajar oleh dosen tersebut, karena setiap kelas selalu diisi oleh Asisten Dosen. Dalam beberapa kondisi, bertemu dosen seperti ini memang menyenangkan. Sebab Asisten Dosen cenderung usianya lebih muda dan minim pengalaman dalam mengajar, sehingga mirip dengan dosen newbie

Hanya saja ketika kamu membutuhkan penjelasan lebih, biasanya akan kesulitan untuk menemukan jawaban terbaik dari Asisten Dosen. Hal ini tentu mengurangi rasa nyaman untuk bisa kuliah dengan pemahaman materi yang baik. Kecuali Asisten Dosen tersebut ternyata punya otak brilian dan sudah kaya pengalaman. 

Jadi, pengalaman kamu kuliah apakah akan menyenangkan atau tidak tergantung dari karakter Asisten Dosen tersebut. Solusi menghadapi dosen seperti ini tentu saja mengenal karakter Asisten Dosennya, dan kemudian berusaha untuk menjadi mahasiswa yang baik sebagaimana mestinya. 

Memasuki lingkungan kampus atau perguruan tinggi, membuat kamu bertemu banyak mahasiswa dengan banyak karakter. Sekaligus bertemu dengan banyak dosen yang memiliki karakter khas. Kamu wajib tahu semua karakter tersebut melalui penjelasan tipe mengajar dosen masa kini di atas, sehingga lebih siap dalam mengikuti kelasnya.