Berita

Science and Technology Index (SINTA) – Cara Mendaftar

Science and Technology Index (SINTA) merupakan sistem yang diperkenalkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. SINTA salah satu wahana untuk mengkomunikasikan karya iptek anak-anak negeri. Wahana ini menjadi pusat indeks institusi dan kepakaran di Indonesia yang sifatnya memudahkan peneliti, dosen institusi.

SINTA juga menyediakan benchmark, analisis, identifikasi hasil dari penelitian. Baik untuk penulis maupun institusi. Science and Technology Index (SINTA) menawarkan akses cepat dan komprehensif bagi para peneliti, institusi maupun jurnal di Indonesia. Sehingga, hasilnya dapat digunakan untuk memperkuat dan dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam mengidentifikasi hasil penelitian dari masing-masing institusi.

Akses SINTA

Laman SINTA berisikan banyak penulis, peneliti dan dosen dari berbagai daerah dari berbagai institusi. SINTA telah diakses lebih dari 50.000 titik. Di Asia sudah di akses lebih 4.016.196. Di Eropa, ada 830.151 orang yang sudah mengakses SINTA. Jumlah akses yang besar ini diperoleh dalam waktu hitungan bulan. Oleh sebab itu, SINTA secara tidak langsung dapat digunakan untuk mengembangkan kemitraan kolaboratif sekaligus sebagai tempat untuk analisis kecenderungan penelitian dan direktori pakar.

Sinta merupakan salah satu penghubung antara dosen, peneliti dan media dalam proses publikasi. SINTA juga menjadi salah satu media rujukan dari banyak kalangan, termasuk di kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi.

Jadi, SINTA salah satu media untuk mempublikasikan jurnal secara elektonik. Dimana di tempat ini dilengkapi oleh profil penulis.

Adapun syarat bergabung di Science and Technology Index, pendaftar harus tergabung terlebih dahulu di  google scholar dan scopus. Adapun isi di dalamnya, meliputi kutipan, indek, buku dan hasil paten lain. Jadi pendaftar/penulis akan mengupload tulisan di google scholar, hasil karya yang menarik dan bagus akan memperoleh Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor dan regulasi terkait di masa yang akan datang.

Pendaftaran SINTA

Pendaftarn SINTA secara default dapat menggunakan data NIDN, khusus bagi dosen. Pendaftar juga disuruh memasukan nama dan affiliation dari forlap dikti. Sebelum mendaftarkan ke SINTA, pendaftar harus sudah masuk ke akun akun scopus, Anda dapat mendaftarkan diri dan klik link ini www.sinta.ristekdikti.go.id/

Secara teknis, pendaftaran SINTA dapat dilakukan melalui 3 tahap. Yaitu tahap registrasi, verifikasi dan singkronisasi.

  • Tahap registrasi

Tahap paling awal adalah tahap registrasi. Di tahap inilah pendaftar saat masuk ke laman akan mengisi form meliputi nama, NIDN (yang berprofesi dosen), memasukan ID Google scholar, mengisi perguruan tinggi dan memasukan email. Di tahap registrasi pastikan mengisi semua form yang harus di isi. Jika tidak, akan mempengaruhi proses verifikasi.

  • Verivikasi

Setelah proses registrasi sudah diterima, dapat menunggu verifikasi dari tim verifikator Ristek Dikti. Pemeriksaan verifikasi ini melalui beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan nama, NIDN, memverifikasi artikel di Google Scholar. Selanjutnya, juga akan dilakukan validasi lewat email. Jika beberapa tahan tersebut lolos, maka akan berubah berstatus “verified”. Ketika sudah di verifikasi oleh Tim verifikator RistekDikti, maka ID Google Scholar tidak dapat diedit lagi, hanya tim SINTA yang dapat melakukan perubahan.

  • Sinkronisasi

Tahap singkronisasi merupakan tahap pemindahan publikasi yang sudah di validitasi dari Google Scholar, yang nantinya akan disalin ke Scopus Sebagai database SINTA. Di tahap inilah peserta akan memperoleh poin dan profil (nama) akan muncul di daftar Afiliasi instansi masing-masing.

 

Cara mengindeks Jurnal di Sinta

Proses indeks jurnal di SINTA melalui beberapa tahap yang meliputi tahap pendaftaran ke portal Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA), Anda dapat mendaftarkan diri ke http://arjuna.ristekdikti.go.id/. Selanjutnya Anda akan masuk edan mengisi evaluasi diri. Di sinilah, Anda dapat mempelajari aturan akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah berdasarkan instrumen Akreditasi Peraturan Dirjen Dikti No. 1 Tahun 2014. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar Jurnal di SINTA cepat terindeks.

  • Laporan memperoleh evaluasi diri lebih 70. Apabila memperoleh nilai 70-85 memperoleh akreditasi B. Dan akan dimasukan ke jurnal dengan kategori Sinta 2. Nilai A akan memperoleh nilai > 85 dan akan masuk ke kategori sinta 1.
  • Mematangkan dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh aturan yang tertulis. Karena Subdit akan menurunkan 4 Asesor akreditasi dari Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristekdikti. Adapun hal yang akan dinilai, yaitu menilai manajemen jurnal yang masuk di Arjuna Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual.
  • Adapun jika belum yakin dengan jurnal, maka dapat mengajukan evaluasi. Tahap evaluasi dilakukan oleh 2 orang Evaluator Jurnal dari Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah. Tugas evaluator adalah menilai sekaligus memverifikasi kebenaran hasil evaluasi diri. Berikut kategorisasi yang diambil dari http://sinta2.ristekdikti.go.id
Kategori Jurnal Keterangan
Sinta 1 Terakreditasi A nilai > 85, atau terindeks Scopus
Sinta 2 Terakreditasi B nilai 70-85
Sinta 3 Hasil Evaluasi diri 60-70
Sinta 4 Hasil Evaluasi diri 50-60
Sinta 5 Hasil Evaluasi diri 40-50
Sinta 6 Hasil Evaluasi diri 30-40

 

  • Jadi, proses evaluasi Sinta 3, 4, 5, 6 dapat menjadi Sinta 1 dan 2 dengan syarat mendaftarkan di Arjuna. Jadi selama pendaftaran di Arjuna juga sudah dilakukan penilaian oleh Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah.

Inilah program Science and Technology Index, semoga bermanfaat. Sebagai catatan, proses Evaluasi dan Akreditasi ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Penilaian berdasarkan waktu pendaftaran dan ketetapan oleh Direktur Pengelolaan Kekayaan Intektual. Jika Anda ingin mengupdate sitasi, Anda dapat mengirimkan email ke hdsinta@ristekdikti.go.id (Elisa)

 

Referensi:

http://sinta2.ristekdikti.go.id/about. Di akses, 23 Februari 2018

https://rahmadya.com/2017/03/16/registrasi-ke-sinta-science-technology-index/. Di akses, 23 Februari 2018


Apakah Anda sedang atau ingin menulis buku? Dengan menjadi penulis penerbit buku Deepublish, buku Anda kami terbitkan secara GRATIS. Anda cukup mengganti biaya cetak. Silakan isi data diri Anda di sini. atau Anda bisa langsung Kirim Naskah dengan mengikuti prosedur berikut ini: KIRIM NASKAH

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Science and Technology Index, Anda dapat melihat artikel-artikel kami berikut:

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS disini!

Kontributor: Novia Intan

deepublish

Recent Posts

Mengenal Karakteristik dan Metode Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum OBE

Kegiatan pembelajaran OBE atau kurikulum OBE, tentunya memiliki karakteristik lebih khas. Sebab, pendekatan dalam OBE…

8 jam ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah V Membangun Ekosistem Publikasi Terarah dan Berdaya Saing

Dalam menjalankan tri dharma, para dosen di Indonesia tentunya rutin mengurus publikasi ilmiah. Baik publikasi…

1 hari ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah III, Mendorong Publikasi untuk Kenaikan Jabatan Akademik Dosen

Penerbit Deepublish kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung publikasi ilmiah para dosen di Indonesia. Yakni melalui…

1 hari ago

Jasa Percetakan Modul Pembelajaran untuk Dosen dan Institusi Pendidikan

Menggunakan jasa percetakan modul pembelajaran, tentunya bisa dipertimbangkan oleh para dosen. Sebab sekalipun tidak wajib,…

4 hari ago

Bukan Sekadar Penerbit: Mengapa Deepublish Dipilih sebagai Mitra Strategis Lembaga Pendidikan Tinggi

Kolaborasi perguruan tinggi dengan berbagai pihak eksternal (dunia industri, pemerintah, dan masyarakat) merupakan hal penting.…

4 hari ago

Memahami Perbedaan Kurikulum Konvensional dan Kurikulum OBE

Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) menjadi kurikulum yang diterapkan di pendidikan tinggi Indonesia. Kurikulum ini tentunya…

5 hari ago