Fokus Menulis Buku dengan Fasilitas Villa Eksklusif dari Deepublish, Ini Kata Dr. Triyono, S.T., M.Sc.

Fokus Menulis Buku dengan Fasilitas Villa Eksklusif dari Deepublish. Ini Kata Dr. Triyono, S.T., M.Sc.

Bagi banyak kalangan akademisi, terutama para dosen banyak yang menjadikan publikasi artikel di jurnal ilmiah sebagai agenda akademik rutin. Namun, tidak banyak dosen yang menyadari bahwa publikasi ilmiah bukan hanya sebatas pada jurnal saja. Melainkan juga melalui penerbitan buku ilmiah. 

Menerbitkan buku berisi hasil penelitian para dosen menjadi bentuk penyebarluasan temuan penelitian untuk diakses masyarakat luas. Hal ini dialami langsung oleh Dr. Triyono, ST, M.Sc. yang merupakan salah satu dosen di Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) saat membagikan pengalamannya menerbitkan buku bersama Penerbit Deepublish. 

Triyono menjelaskan bahwa selama ini para dosen di ITY lebih sering menulis artikel ilmiah untuk dipublikasikan di berbagai jurnal. Melalui inovasi di lingkungan ITY, para dosen didorong untuk mengembangkan bentuk publikasi ilmiah. Sebab disadari betul sangat penting untuk masyarakat luas mengakses karya para dosen dalam bentuk buku. 

“Saat ini, kami mencoba untuk mempublikasi karya kami dalam bentuk buku. Biasanya kami menulis dalam bentuk jurnal-jurnal, artikel ilmiah. Nah, ini kami ada sebuah inovasi yang belum lama memahami bahwa bagian dari publikasi buku itu sangat penting,” terang Triyono. 

Dalam proses peralihan dari publikasi rutin di jurnal ilmiah menuju penerbitan buku ilmiah. Dosen di ITY, termasuk Triyono sendiri mencari informasi terkait proses penerbitan. Sekaligus layanan perusahaan penerbitan buku yang kredibel. 

Melalui jejaring akademik yang dimiliki Triyono dan dosen ITY lainnya, kemudian mengenal Penerbit Deepublish yang merupakan salah satu penerbit di Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y). Triyono juga menyebut, Deepublish sebagai salah satu penerbit di Yogyakarta yang luar biasa. 

“Alhamdulillah, melalui dari jejaring teman-teman kami menemukan ternyata ada penerbit buku di DIY. Salah satunya Deepublish yang luar biasa,” ungkapnya. 

Triyono menjelaskan di tahun 2026 ini para dosen di ITY, khususnya di prodi Teknik Lingkungan tengah berusaha menerbitkan tidak hanya 1 buku. Melainkan 2 buku sekaligus yang berkaitan dengan penyediaan air bersih dan eco socio drainase. 

“Saat ini, kami mencoba untuk menulis dan menerbitkan buku. Ada 2 (buku) Insyaallah. Kaitannya dengan penyediaan air bersih untuk mitigasi banjir dan kekeringan. Juga kami integrasikan dengan buku yang kedua mengenai eco socio drainase,” jelas Triyono. 

Lebih lanjut, Triyono juga mengaku sangat berterima kasih atas fasilitas tambahan yang disediakan Penerbit Deepublish. Yakni satu villa di kawasan Pesona Merapi Yogyakarta. Melalui villa inilah, tim dosen dari ITY disediakan tempat khusus untuk menulis naskah buku yang nyaman dan kondusif. Sehingga diakui bisa lebih fokus mengerjakan naskah buku. 

“Pada saat kami menyusun ini (2 buku), Alhamdulillah ini diberikan fasilitas oleh Deepublish yang luar biasa. Ada villa di Pesona Merapi, kami baru masuk belum menjalani berapa hari sudah merasakan aura yang positif,” kata Triyono. 

“Ini yang menjadi semangat kami bertambah. Kami dari rumah memang niatnya, ingin mencari tempat untuk lebih fokus mengembangkan karya-karya kami. Dimulai dari penerbitan di Deepublish,” sambungnya. 

Merasakan langsung layanan maksimal dari Penerbit Deepublish. Yakni tidak hanya membantu penerbitan  naskah buku ilmiah karya para dosen ITY. Namun juga menyediakan fasilitas tempat menulis yang kondusif dan memadai. Tentunya bisa meningkatkan fokus dan produktivitas para dosen menulis buku. 

Triyono pun tidak sungkan mengajak rekan para dosen dari berbagai perguruan tinggi untuk menggunakan layanan penerbitan dan fasilitas tambahan dari Penerbit Deepublish. 

“Disiapkan fasilitas villa yang luar biasa, fasilitasnya lengkap. Teman-teman atau para penulis lain bisa bergabung. Karena begitu masuk pun, dari sisi auranya sudah positif. Sehingga mudah-mudahan energi positif semangat menulis dan inspirasi bertambah lagi,” jelas Triyono. 

Artikel Penulisan Buku Pendidikan