Promo Terbatas! ⚠️

Cetak buku diskon 35%, bonus tambahan eksemplar dan gratis ongkir se-Indonesia, MAU? Ambil diskon di sini!

⚠️ Cetak buku diskon 35% dan gratis ongkir se-Indonesia, MAU? Ambil diskon di sini!

8 Cara Mencari Sinonim Kata untuk Prafrase

cara mencari sinonim kata

Salah satu upaya yang umum dilakukan penulis untuk menghindari plagiarisme adalah dengan melakukan parafrase. Teknik parafrase cukup beragam dan salah satunya dengan cara mencari sinonim kata atau persamaan kata. 

Ketika teknik ini dipilih maka penulis wajib memahami bagaimana cara mencari sinonim kata sehingga bisa menemukan kata lain yang memiliki makna sama untuk mengubah struktur kalimat referensi tetapi makna tetap utuh dan konteks tidak berubah. 

Memakai teknik sinonim terdengar mudah tetapi ketika dipraktikkan bisa berbeda. Sebab, pemilihan sinonim tidak bisa asal mengingat pemilihan yang keliru bisa mengubah kontek dan kalimat tersebut. Jadi, bagaimana cara menerapkan teknik ini? 

Mengenal Teknik Parafrase dengan Sinonim 

Sebelum membahas tata cara mencari sinonim kata, dibahas dulu mengenai parafrase. Parafrase secara sederhana adalah proses mengungkapkan kembali suatu topik dengan bahasa sendiri sehingga akan membentuk susunan kalimat yang khas dan berbeda dengan kalimat pada karya tulis lain. 

Umumnya, parafrase dilakukan penulis untuk semua jenis karya tulis, terutama karya tulis ilmiah. Pada penulisan karya ilmiah, penggunaan parafrase bertujuan mengubah suatu kutipan menjadi kutipan tidak langsung sehingga tidak terkesan copy paste, similarity index turun, dan menghindari dugaan melakukan plagiarisme. 

Sesuai penjelasan di awal, parafrase bisa dilakukan dengan banyak teknik. Mulai dari mengganti suatu kata dengan sinonimnya, mengubah struktur kalimat, sampai mengubah kalimat aktif menjadi pasif. 

Parafrase dengan teknik memakai sinonim harus diakui yang paling banyak digunakan. Alasan seseorang menggunakan sinonim kata dalam parafrase: 

1. Tidak Mengubah Struktur Kalimat 

Teknik parafrase yang beragam memiliki ciri khas dan tingkat kesulitan tersendiri. Namun jika masih bisa memilih, biasanya akan banyak yang memprioritaskan penggunaan sinonim kata. 

Kenapa? Salah satu alasan utamanya adalah karena sangat mungkin penulis tidak perlu mengubah struktur kalimat. Selama menemukan sinonim yang benar-benar tepat maka cukup menggantikan suatu kata. 

Sementara kata lain dalam kalimat tersebut tetap dalam posisi yang sama. Teknik ini tentu lebih sederhana dan tidak membutuhkan banyak keterampilan sehingga bisa dilakukan siapa saja dan bisa dijadikan sebagai “jalan ninja” untuk melakukan parafrase. 

2. Mudah dan Cepat 

Alasan kedua kenapa cara mencari sinonim kata dalam melakukan parafrase banyak dipilih adalah karena mudah dan cepat. Disebut mudah karena sesuai dengan penjelasan di poin sebelumnya. 

Disebut cepat, karena memang proses mengganti suatu kata dengan suatu sinonim yang diketahui pas adalah jauh lebih cepat dibanding mengubah struktur kalimat secara keseluruhan. 

Jadi, pada saat Anda didesain oleh deadline untuk menyelesaikan suatu karya tulis ilmiah. Maka dalam proses parafrase bisa menggunakan teknik ini untuk memberi efisiensi waktu. Sebab, memang waktu pengerjaan lebih cepat dibanding teknik parafrase lainnya. 

3. Ada Banyak Pilihan Sinonim 

Alasan yang ketiga kenapa cara mencari sinonim kata cukup jamak digunakan para penulis dalam proses parafrase adalah karena ada banyak pilihan sinonim. Kebanyakan bahasa di dunia, pada setiap kata memiliki beberapa sinonim. 

Hal ini juga berlaku di dalam bahasa Indonesia yang jika diperhatikan satu kata memiliki beberapa sinonim. Sinonim ini bisa memiliki makna sama dengan konteks juga sama, akan tetapi bisa juga konteks berbeda. 

Misalnya ada beberapa kata yang memiliki makna formal dan halus, sehingga cocok untuk konteks kalimat formal. Sebaliknya, saat menjumpai sinonim yang cenderung punya makna “kasar” maka kurang cocok untuk kalimat dengan konteks formal. 

Meskipun ada ketentuan ini, tetap akan ada lebih banyak pilihan sinonim dengan konteks sesuai. Oleh sebab itu, teknik ini banyak digunakan karena memang menemukan sinonim tidak seperti mencari jarum di tumpukan jerami, alias cukup mudah. 

4. Ada Banyak Tools atau Alat Bantu 

Mencari sinonim memang dikenal lebih susah jika tidak memiliki perbendaharaan kata yang banyak, tidak terbiasa membaca, dan sejenisnya. Namun dengan kondisi ini, ternyata tidak selalu menjadi sandungan besar. 

Berkembangnya teknologi informasi khususnya dari keberadaan internet, memberikan angin segar dalam mempermudah pencarian sinonim. Masyarakat era sekarang bisa menemukan berbagai tools atau alat bantu untuk menemukan sinonim kata. 

Jadi, teknik ini memang jamak digunakan penulis karena memang semakin mudah berkat keberadaan tools tersebut. Misalnya di Tesaurus, sehingga bisa mencari sinonim kata secara online dan tidak harus membaca kamus tebal. 

5. Terbukti Efektif 

Alasan yang terakhir kenapa parafrasa dilakukan dengan teknik mencari sinonim adalah karena terbukti efektif. Aturan dalam parafrase adalah mengubah struktur atau bentuk kalimat tetapi makna tidak berubah. 

Anda bisa mengubah bentuk kalimat dengan teknik apa saja, selama makna tidak berubah maka parafrase berhasil dilakukan. Mencari sinonim menjadi salah satu teknik dalam parafrase tersebut. 

Mencari sinonim terhadap salah satu kata dalam kalimat sudah berhasil mengubah struktur kalimat itu sendiri. Selama sinonim ini memiliki konteks yang sesuai, maka dijamin makna kalimat tidak berubah sama sekali sehingga lebih efektif dengan sedikit usaha dibanding teknik parafrase lainnya. 

Dengan berbagai alasan tersebut, teknik parafrase dengan sinonim jamak dilakukan para penulis. Selama paham bagaimana cara mencari sinonim kata, maka penerapan teknik ini tidak akan menghadapi banyak kendala. 

Artikel terkait parafrase yang berguna untuk Anda:

Cara-Cara Mencari Sinonim Kata 

Cara mencari sinonim kata sebenarnya bisa mengacu pada daya ingat, selama rajin membaca maka perbendaharaan kata akan sangat kompleks. Hal ini sangat menolong dalam menemukan sinonim kata. 

Namun, bagaimana jika tidak memiliki cukup waktu untuk rajin membaca? Anda tidak perlu khawatir, inilah cara mencari sinonim kata untuk parafarse: 

1. Mendefinisikan Suatu Kata 

Cara yang pertama untuk mencari sinonim kata adalah mendefinisikan suatu kata yang akan dicari sinonimnya. Dalam melakukan parafrase dengan teknik sinonim, dijamin hanya satu atau beberapa kata saja yang akan dicari sinonimnya. 

Untuk memudahkan proses ini, silakan memahami definisi dari kata tersebut. Langkah ini membantu menemukan kata yang punya makna serupa. Sekaligus memiliki konteks yang sama sehingga cocok digunakan untuk menggantikan suatu kata tanpa perlu mengubah kalimat asalnya. 

Bagaimana cara mendefinisikan suatu kata? Anda bisa mencari di kamus cetak secara manual. Jika ingin cepat, bisa menggunakan kamus online. Misalnya di laman resmi KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Online. 

2. Menggunakan Tools Pencari Sinonim Kata 

Pilihan cara mencari sinonim kata yang kedua adalah menggunakan tools pencari sinonim kata. Ada banyak platform, website, dan aplikasi yang berbayar maupun gratisan menyediakan layanan pencari sinonim. 

Misalnya Tesaurus yang cukup sering digunakan oleh akademisi dan para penulis profesional. Tools ini membantu menemukan definisi atau arti kata sekaligus menemukan sinonimnya secara online, sehingga cepat dan tepat. 

Selain Tesaurus, ada lebih banyak platform online yang bisa diandalkan. Sehingga bisa memakai salah satunya sebagai alternatif ketika Tesaurus susah diakses karena website down atau karena sebab lainnya. 

Baca Juga: Tesaurus, Solusi Temukan Alternatif Kata Bagi Penulis

3. Mencari Kata Ganti 

Pilihan ketiga dalam cara mencari sinonim kata adalah dengan mencari kata ganti. Beberapa jenis kata memiliki kata ganti, dan teknik ini membantu mendapatkan sinonim yang tepat. 

Paling mudah adalah menggunakan kata ganti orang. Jika referensi memakai kata “peneliti”, Anda bisa memakai kata ganti “penulis”. Selain kata ganti orang, ada beberapa jenis kata lain yang terdapat kata gantinya. 

Misalnya kata ganti tempat, jika sudah menyebutkan nama tempat secara jelas dan spesifik, Anda bisa menggunakan kata ganti di kalimat dan paragraf berikutnya yang masih terhubung. Misalnya “di sini”, “di sana”, “tempat riset ini”, dan sebagainya. 

Kata ganti atau pronomina memiliki salah satu fungsi yang mirip dengan sinonim, yakni mencegah pengulangan suatu kata agar tidak berlebihan dan konteks mudah dipahami. Namun, tidak semua kata bisa didapatkan kata gantinya. 

4. Browsing di Mesin Pencari 

Cara keempat yang bisa disebut sebagai andalan dalam cara mencari sinonim kata adalah lewat browser atau mesin pencari. Jika merasa masuk ke website KBBI dan Tesaurus memakan waktu, apalagi saat jaringan bermasalah. 

Anda bisa browsing. Misalnya mengetik “sinonim pergi”. Maka mesin pencari akan merekomendasikan beberapa kata. Beberapa hasil rekomendasi bersumber dari KBBI, Tesaurus. 

Cara ini membantu menghemat waktu, tenaga, dan kuota internet karena tidak perlu masuk ke website pencari sinonim kata, melainkan cukup mengandalkan browser dan informasi sekilas yang ditampilkan dari hasil pencarian. 

5. Memakai Kamus Cetak 

Kembali ke gaya hidup tradisional tidak selalu menjadi ketinggalan zaman. Aktualnya, banyak masyarakat era sekarang yang kembali pada kebiasaan masa lalu. Misalnya kembali mengkonsumsi real food dibanding makanan instan dalam kemasan. 

Rupanya hal ini juga sering dilakukan di dunia kepenulisan. Salah satunya menggunakan kamus cetak untuk mencari sinonim kata dalam proses parafrase. Jika, Anda tidak memungkinkan masuk ke internet karena jaringan down, PLN padam, cara manual ini tetap bisa diandalkan meski lebih lama sedikit. 

Tips Melakukan Parafrase dengan Sinonim Kata 

Parafrase dengan teknik mencari sinonim kata memang menjadi teknik yang banyak digunakan. Ketika memakai teknik ini secara rutin maka akan membantu mengembangkan perbendaharaan kata dan mengembangkan keterampilan parafrase. 

Namun, bagaimana jika masih menjumpai kendala saat menerapkannya? Misalnya saat kesulitan menentukan cara mencari sinonim kata yang paling tepat? Anda bisa mencoba beberapa tips melakukan parafrase dengan sinonim kata: 

1. Memahami Teks yang Akan Diparafrase 

Tips yang pertama adalah membaca teks yang akan diparafrase dengan teknik mencari sinonim kata. Kenapa? Sebab parafrase akan berhasil jika penulis paham teks asli yang akan diubah strukturnya. Tujuannya agar makna tidak berubah. 

Jadi, pastikan membaca teks yang akan dikutip dari karya yang dijadikan referensi. Jika sudah baru kemudian menentukan tepat tidaknya melakukan parafrase dengan teknik mencari sinonim suatu kata dalam teks tersebut. Misalnya mempertimbangkan ada tidaknya kemungkinan suatu sinonim tidak sesuai konteks, makna menjadi rancu. 

2. Menentukan dengan Cermat Kata yang Dicari Sinonimnya 

Tips yang kedua adalah menentukan kata mana di dalam teks yang akan dicari sinonimnya. Sebab secara umum, parafrase dengan teknik sinonim hanya akan mengubah beberapa kata saja, bahkan sering juga hanya mencari sinonim dari satu kata saja. 

Silakan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga bisa menentukan dengan tepat kata mana saja yang akan diganti dengan sinonimnya. Jika cukup hanya satu kata saja, maka tidak perlu mencari sinonim dari kata lainya, begitu pula jika sebaliknya. 

3. Mencari Sinonim yang Paling Sesuai 

Tips ketiga dalam proses mencari sinonim kata untuk tujuan parafrase adalah mencari sinonim yang paling sesuai. Seperti yang sudah dijelaskan, satu kata bisa memiliki beberapa sinonim. 

Meski memiliki makna sama tetapi konteksnya bisa berbeda. Salah satu sinonim bisa bermakna lebih halus atau lebih sopan tetapi berbeda dengan sinonim lainnya. Maka perlu mencari sinonim yang paling sesuai atau tidak asal mencari sinonim. 

4. Memperhatikan Konteks Kalimat 

Tips yang keempat ketika mempraktikkan tata cara mencari sinonim kata adalah memperhatikan konteks kalimat. Hal ini masih berkaitan dengan penjelasan di poin sebelumnya, dimana perlu mencari sinonim yang paling sesuai. Sesuai disini pada dasarnya mengacu pada konteks kalimat. 

Jika ada sinonim yang konteksnya berbeda cukup jauh maka tidak perlu digunakan, atau bisa dikatakan tidak boleh digunakan. Intinya memiliki makna dan konteks yang sama sehingga penambahan sinonim masih tetap memiliki fungsi atau peran yang sama dengan kata yang digantikan. Konteks kalimat kemudian tidak berubah. 

5. Baca Ulang dan Pastikan Makna Tidak Berubah  

Tips yang kelima saat melakukan parafrase dengan teknik mencari sinonim kata adalah membaca ulang hasil parafrase tersebut. Jika sudah menggantikan suatu kata dengan sinonimnya, jangan langsung ditinggalkan untuk mengerjakan bagian lain dari naskah. 

Anda perlu membaca ulang dari bagian yang diparafrase tersebut. Tujuannya untuk memastikan makna sama persis dengan sumber yang diparafrase untuk menghindari plagiarisme. Selain itu, juga memastikan sinonim kata tersebut sudah tepat konteks sehingga tetap enak dibaca dan mudah dipahami para pembaca. 

6. Memperhatikan Struktur Kalimat 

Salah satu hal yang membuat parafrase dengan teknik mengganti kata dengan sinonimnya adalah karena mudah. Disebut mudah karena secara umum teknik ini tidak menuntut penulis untuk mengubah struktur kalimat. 

Sangat disarankan untuk mempertahankan struktur kalimat aslinya, kemudian hanya menggantikan suatu kata dengan sinonim yang dirasa paling sesuai. Hal ini dilakukan untuk memastikan makna tidak berubah. 

7. Cantumkan Sumber 

Tips yang ketujuh saat melakukan parafrase dengan mencari sinonim kata adalah selalu mencantumkan sumber. Meskipun parafrase prinsipnya adalah menulis ulang suatu kutipan dengan bahasa sendiri. Namun, kutipan tersebut pada dasarnya bukan buah pikiran sendiri. 

Melainkan buah pikiran dari penulis lain yang karyanya dijadikan referensi dan bagian tertentu di dalamnya dikutip, maka tetap wajib mencantumkan sumber. Baik di awal, di tengah, maupun di akhir kutipan. Pencantuman sumber diulang di daftar pustaka, sehingga memenuhi syarat tidak melakukan tindak plagiat.  

8. Cek Plagiarisme dengan Tools 

Tips yang terakhir adalah selalu mengecek plagiarisme atas karya tulis yang baru saja diselesaikan atau disusun. Ketika melakukan parafrase dengan teknik sinonim, maka tetap ada kemungkinan akan sama susunan kalimatnya dengan karya lain. 

Sebab tidak tertutup kemungkinan ada penulis lain yang mengutip bagian yang sama dari referensi yang Anda gunakan. Secara kebetulan juga memilih kata yang sama untuk diganti dengan sinonimnya. Memastikan similarity indeks tetap rendah maka perlu mengecek plagiarisme dengan tools yang selama ini digunakan. 

Saat parafrase, Anda perlu memastikan kalimat yang Anda gunakan sudah memenuhi kalimat efektif agar tulisan mudah dibaca dan dipahami. Simak bacaan kalimat efektif berikut untuk diterapkan pada tulisan Anda:

Dari penjelasan tersebut, maka Anda akan mendapat rekomendasi lebih banyak cara mencari sinonim kata. Salah satu tips tambahan, Anda sebaiknya mulai rajin membaca. Sebab dengan rajin membaca secara alami perbendaharaan kata bisa berkembang. 

Tanpa tools, sangat mungkin untuk menemukan sinonim kata yang paling tepat sehingga bisa menghemat waktu dan juga memastikan hasilnya sesuai. Namun, jika masih ada kendala, ada baiknya mempertimbangkan jasa parafrase profesional yang kredibel. 

Jika memiliki pertanyaan atau ingin sharing pengalaman mengenai topik cara mencari sinonim kata dalam artikel ini. Jangan ragu menuliskannya di kolom komentar. Klik juga tombol Share untuk membagikan artikel ini ke orang terdekat Anda. Semoga bermanfaat.

Mau menulis tapi waktu Anda terbatas?

Gunakan saja Layanan Parafrase Konversi!

Cukup siapkan naskah penelitian (skripsi, tesis, disertasi, artikel ilmiah atau naskah lainnya), kami akan mengonversikan jadi buku yang berpeluang memperoleh nomor ISBN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

logo deepublish

Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, pernah meraih penghargaan sebagai Penerbit Terbaik pada Tahun 2017 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Kritik/Saran Pelayanan  : 0811-  2846 – 130

Alamat Kantor

Jl.Rajawali G. Elang 6 No 3 RT/RW 005/033, Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I Yogyakarta 55581

Telp/Fax kantor : (0274) 283-6082

E1 Marketing : [email protected]
E2 Marketing : [email protected]

© 2024 All rights reserved | Penerbit Buku Deepublish - CV. Budi Utama