Cara Menerbitkan Buku: Ide Menulis dari Media Massa

cara menerbitkan buku

Cara Menerbitkan Buku | Kebiasaan membaca media massa memiliki manfaat signifikan, khususnya bagi kita yang sedang mencari ide untuk cara menerbitkan buku.

Cara menerbitkan buku, cara menemukan ide atau gagasan pada dasarnya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Tidak sedikit orang yang membutuhkan waktu lama hanya untuk memikirkan dan memutuskan tema yang ingin diangkatnya ke dalam sebuah tulisan. Di sisi lain, tidak sedikit orang juga yang dengan mudah menentukan tema yang akan diangkatnya. Kondisi tersebut menjadi hal yang biasa bagi seorang penulis yang sudah handal. Selanjutnya, bagi pemula, ada cara lain yang bisa digunakan untuk menemukan ide dalam cara menerbitkan buku. Ide tersebut bisa datang dari media massa yang kita baca sehari-hari. Kondisi tersebut akan menguntungkan diri kita sendiri apabila kita sejak awal sudah terbiasa membaca media massa, baik elektronik maupun cetak. Dengan membaca media massa, maka pengetahuan kita terhadap berbagai hal tentu akan bertambah, baik dari peristiwa kontemporer ataupun yang tidak kontemporer. Hal tersebut merujuk pada berbagai bagian atau rubrik yang ada di dalam media massa.

Membaca media massa pada dasarnya membawa dampak yang signifikan bagi kita ketika sedang mencari tema yang ingin kita angkat. Asumsi tersebut berasal dari sebuah kondisi dimana orang yang suka menulis biasanya juga akan suka melakukan aktivitas membaca. Tanpa membaca, orang tersebut tentu akan buta arah ataupun pengetahuan sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk mengungkapkan sesuatu melalui tulisan. Membaca buku, majalah, novel, dan lain sebagainya tentu bermanfaat bagi imajinasi pikiran kita sendiri. Di sisi lain, media massa pada dasarnya juga memiliki peran yang penting untuk mengembangkan daya imajinasi kita. Sebagai contohnya, ada sebuah buku yang berjudul “Orang Bodoh Lebih Cepat Sukses” yang sebenarnya idenya berasal dari sebuah artikel di internet berjudul “10 Kesalahan Pebisnis Pemula”. Artinya dengan banyak membaca media massa, kita akan mendapatkan inspirasi baru terkait dengan tema yang akan kita angkat. Setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita cermati dari media massa.

1. Perkembangan Terakhir

Salah satu bagian terpenting dari media massa yang bisa dijadikan sumber inspirasi ketika cara menerbitkan buku adalah terkait dengan perkembangan terakhir. Artinya akan ada isu baru yang dibahas setiap hari dan menjadi headline dari sebuah kabar di media massa. Kabar tersebut bisa berasal dari bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, seni, olahraga, dan lain sebagainya. Menjadi menarik karena hampir semua massa memiliki rubrik sendiri seperti rubrik ekonomi, sosial, politik, dan lain sebagainya. Bahkan ada beberapa media massa yang membahas isu berdasarkan cakupannya seperti isu lokal, nasional, dan internasional. Berangkat dari hal tersebut, maka akan banyak informasi atau pengetahuan baru yang akan kita dapatkan setiap harinya. Kita juga bisa melakukan analisis pemberitaan tersebut dengan cara mengikutinya setiap hari sehingga cerita yang kita dapatkan bisa tuntas dari awal hingga akhir. Dari aspek tersebut, kita bisa memilih bidang yang kita geluti atau sukai, apakah di bidang politik, ekonomi, sosial atau budaya. Berangkat dari hal tersebut, kita juga bisa mengambil sudut pandang yang berbeda dari kasus yang juga sedang diangkat di media massa.

Apabila kita senang menggeluti dunia politik, maka ketika membaca media massa, fokus kita secara tidak langsung akan mengarah kepada beberapa isu-isu politik yang sedang berkembang. Lebih spesifik lagi ketika kita memiliki ketertarikan terhadap kajian pemilihan umum, maka akan dengan mudah kita mengidentifikasi berita yang ada di media massa. Dari kabar tersebut, kita secara tidak langsung sudah bisa melakukan pemetaan atau identifikasi sederhana terkait kecenderungan yang terjadi saat ini. Sebagai contoh maraknya calon independen dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada. Dari kasus tersebut, kita bisa melihat sikap partai politik sebagai salah satu penyangga pemilihan umum dan respon masyarakat sebagai pemilih dan yang dipilih. Bermula dari hal sederhana tersebut, kita bisa cara menerbitkan buku yang fokus pada semakin rendahnya kepercayaan publik terhadap partai politik dan menguatnya kepercayaan publik terhadap calon independen dalam pilkada.

2. Ucapan Tokoh Ternama atau Kontroversial

Bagian lain yang perlu kita amati ketika sedang membaca media massa adalah ucapan tokoh yang ternama atau kontroversial. Ucapan tersebut biasanya dimuat di bagian kabar-kabar yang sedang hangat diberitakan. Dengan kata lain, ada beberapa tokoh yang kemudian angkat bicara terkait dengan peristiwa yang sedang terjadi. Sebagai contohnya ketika ada anggota parlemen yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Maka akan dengan cepat para wartawan meminta keterangan dari anggota parlemen yang diduga korupsi tersebut. Akan lebih menarik ketika orang yang diduga melakukan korupsi tersebut mengeluarkan opini atau pendapat tentang kasus yang sedang dihadapinya. Tanggapan tersebut biasanya menyebutkan bahwa dirinya tidak bersalah. Tidak sedikit kemudian kasus-kasus korupsi lain terbongkar karena kesaksian yang dia jelaskan kepada pihak berwajib. Dari kasus tersebut, kita bisa cara menerbitkan buku tentang kebiasaan para politisi yang sudah pasti diketahui jawabannya ketika diduga menjadi pelaku tindak pidana korupsi.

3.Pendapat atau Opini Pakar

Bagian lain yang tidak kalah pentingnya di bagian media massa yaitu kolom opini atau analisis yang memuat pendapat para pakar yang ahli di bidangnya masing-masing. Isi dari kolom tersebut berbeda-beda, tergantung dengan isu yang sedang hangat di publik. Bisa jadi hari ini membahas tentang faktor-faktor yang menyebabkan pejabat di Indonesia bersifat korup. Besoknya bisa jadi membahas tentang kemungkinan inflasi yang akan dialami Indonesia 2 bulan mendatang. Dari analisis dan opini tersebut, sebenarnya kita bisa mendapatkan peluang untuk mencuplik bagian kecil dari pendapatnya tersebut. Hasil cuplikan tersebut kemudian bisa kita kembangkan menjadi sebuah tulisan yang bisa kita analisis dari sudut pandang kita sendiri sebagai seseorang yang awam atau seorang yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Dari hal sepele tersebut, kelak kita bisa cara menerbitkan buku yang berbobot, meskipun ide yang kita dapatkan berasal dari pendapat atau opini orang lain.

4. Surat Pembaca

Selanjutnya, kolom surat pembaca juga menjadi bagian menarik yang bisa kita amati lebih jauh. Sisi menarik tersebut bisa kita gali karena surat pembaca biasanya menampung berbagai opini atau pendapat dari masyarakat sekitar terkait berbagai isu yang sedang hangat dibicarakan. Melalui rubrik tersebut, kita juga bisa mendapatkan cara pandang yang lain dalam melihat permasalahan. Hal tersebut secara tidak langsung akan membuat kita berpikir ulang terhadap berbagai isu yang sedang mencuat ke permukaan. Bahkan melalui pemikirannya yang tidak biasa dari si penulis, kita justru bisa mendapatkan ide-ide baru yang terkadang tidak terpikirkan oleh diri kita sendiri. Berangkat dari hal tersebut, hampir seluruh bagian dari media massa memiliki andil yang penting bagi inspirasi yang akan kita dapatkan, khususnya dalam hal cara menerbitkan buku. Mulai dari hal yang berat (seperti ekonomi dan politik) hingga hal-hal yang sederhana seperti urusan olahraga, peristiwa unik, dan lain sebagainya. Langkah tersebut setidaknya bisa menjadi alternatif ketika kita buntu dalam menemukan inspirasi.

[Bastian Widyatama]

 

Referensi

  1. Mawardi, Dodi, 2009, Cara Mudah Menulis Buku dengan Metode 12 Pas, Jakarta: Raih Asa Sukses.

 

 

 

Anda punya RENCANA MENULIS BUKU

atau NASKAH SIAP CETAK?

Silakan daftarkan diri Anda sebagai penulis di penerbit buku kami.

Anda juga bisa KONSULTASI dengan Customer Care yang siap membantu Anda sampai buku Anda diterbitkan.

Anda TAK PERLU RAGU untuk segera MENDAFTAR.

Silakan ISI FORM di laman ini. 🙂

 



This post has been seen 649 times.
(Visited 53 times, 1 visits today)

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *