Contoh Bahan Ajar – Pelajari Disini!

jenis jenis bahan ajar

Hari gini masih kesulitan dan bingung bagaimana menulis buku? Khususnya buku ajar! Padahal Anda adalah akadimisi atau guru atau dosen. Dimana mereka wajib menulis buku bahan ajar. Barangkali anda sedang mencari contoh bahan ajar yang baik itu seperti apa?

Tidak ada salahnya Anda mencari contoh bahan ajar terpercaya. Karena Anda menulis bukan untuk diri sendiri, tetapi menulis untuk peserta didik. tentu saja isi bahan ajar harus berkualitas dan tidak boleh asal. Bagaimana jika asal? Tentu saja akan menjadi masalah besar. Karena tidak hanya Anda yang mengalami kerugian, tetapi pembaca pun menulis di tulisan yang tidak berfaedah.

Berbicara tentang contoh bahan ajar, sebenarnya ada beberapa poin yang perlu Anda ketahui. Pertama, harus sesuai dengan aturan pemerintah. Kedua, sesuai dengan silabus pembelajaran dan ketiga dapat dipertanggungjawabkan. Adapun unsur-unsur lain, apa saja? Berikut ulasannya

  1. Contoh Bahan Ajar – Menyantumkan mata pelajaran

unsur pertama saat menulis materi ajar adalah menyantumkan mata pelajaran. Misal mencantumkan mata pelajaran Bahasa Indonesiadan disertai pula kelas atau semester. Tujuannya jelas. Menekankan fokus pembahasan. Karena ada ilmu Bahasa Indonesiauntuk kelas 1, 2 dan 3. Nah, Anda perlu mengerucutkan pembahasan di jenjang kelas dan semesternya. Contoh bahan ajar pertama sebagai berikut

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester : V/2

  1. Contoh bahan ajar –  Standar kompetensi

Karena bahan ajar ini sangat erat dengan dunia pendidikan. Maka, perhatikan standar kompetensinya. Paling tidak Anda bisa mengekspresikan ide, gagasan, pendapat dan perasaan Anda dalam bentuk tulisan. Termasuk juga kemampuan untuk menuliskan dari teks wawancara menjadi naratif.

Bentuk tulisan yang dapat Anda coba bisa dengan menulis buku harian, surat resmi, pengumuman, menulis memo dan masih banyak lagi. Nah, karena bahan ajar ini sangat luas, tergantung dari cabang ilmu masing-masing, maka perlu diperhatikan dan perlu dilihat terlebih dahulu.

karakteristik bahan ajar

Misal, Anda seorang guru Biologi, maka bahan ajar yang Anda tulis pun juga erat kaitannya dengan ilmu biologi. Mengulas lebih detail tentang ilmu bioglogi itu apa, bagaimana, seperti apa, dan cabangnya apa saja. disertai dengan beberapa latihan soal atau semacamnya.

Contoh:

A. Standar Kompetensi

1. Menulis

Menjelaskan teori dan menyuruh siswa praktek menentukan tema, menulis dan membacakan.

 

  1. Contoh bahan ajar –  Kompetensi Dasar

Sesuai namannya, kompetensi dasar adalah kemampuan dasar yang ingin disampaikan dan ditegaskan.

Contoh:

Komptensi Dasar

1.a Menemukan pesan secara tepat sasaran dan bisa menghayati tema yang ditulis (Mempraktekan teori kepenulisan yang dapat diaplikasikan dalam sebuah tulisan)

 

  1. Contoh bahan ajar – Indikator

ketika masuk di bab Indikator, prinsip dasarnya adalah menemukan informasi. Bisa meliputi informasi data yang dapat mendukung untuk bahan isi tulisan. Selain itu, indikator yang kedua adalah, mampu menjawab pertanyaan tentang informasi jadwal perjalanan, nomor penting hingga mengambil pesan dari siaran televisi. Kemudian, peserta didik dapat menuliskan ke dalam sebuah tulisan.

  1. Contoh bahan Ajar – Tujuan Pembelajaran

Setiap kali membuat bahan ajar, selalu dibuat tujuan pembelajaran. Di sini Anda bisa menuliskan apa saja sih tujuan yang Ingin Anda dapatkan. Jika fokusnya adalah bahasa Indonesia dalam hal praktek menulis. Maka Anda bisa menyantumkan tujuan yang akan dicapai. Misalnya, ingin peserta didik mahir menulis, agar peserta didik menjadi penulis, atau agar peserta didik lebih ekspresif ketika menjawab soal essai ketika ujian kelak.

  1. Contoh bahan ajar – Materi

Kemudian, barulah masuk kemateri. Umumnya, penulisan materi ini dibagi menjadi beberapakali pertemuan dalam satu semester. Maka, untuk mempermudah, dibuatlah pertemuan ke-1, ke-2 sampai ke-sekian kalinya. Setiap kali pertemuan Anda bisa mendeskripsikan apa saja yang henda ingin Anda sampaikan. Misal, Anda menginginkan peserta didik bisa lebih mudah mengungkapkan jawaban dalam latihan soal, dengan cara melatih menulis. Maka, dipertemuan pertama, siswa dapat dijelaskan terlebih dahulu teori dan cara menulis. Berikan selama beberapa pertemuan, sekiranya sudah dianggap menguasai, barulah diberikan tugas untuk praktek menulis.

  1. Jenis Bahan Ajar

Itulah beberapa contoh bahan ajar yang bisa dicoba. Nah, berbicara tentang bahan ajar, ada 8 jenis bahan ajar cetak, yang sebenarnya penting pula Anda ketahui. Diantarannya sebagai berikut.

  1. Buku
    Bahan ajar dalam bentuk buku dikemas dalam bentuk buku. Buku ini dibuat dari kajian, hasil penelitian, aktualisasi pengalaman atau bisa juga kajian literatur. Seperti Anda tahu bahwa syarat buku dibuat secara berlembar-lembar. Karena konteksnya adalah buku pendidikan, maka bahan ajar dalam bentuk buku harus dalam konteks kajian literatur atau dari hasil penelitian dibuat buku.
  2. Handout
    Pembuatan handout dibuat dengan cara kajian literatur atau mengutip dari data yang memiliki relevansi dan korelasi dengan apa yang hendak diceramahkan. Mungkin saat ini di universitas banyak pelajaran yang sudah tidak menggunakan handout, karena banyak yang menggunakan secara digital.
  3. Modul
    Istilah modul juga akrab didengar oleh mahasiswa. Modul dapat diartikan sebagai buku yang ditujukan untuk peserta didik. Peserta didik dapat membawa pulang modul, karena tujuan modul adalah agar peserta didik belajar sendiri di rumah.
    Karena modul ini sebagai buku pendamping dan pendukung, maka rerata isi modul sebagai petunjuk belajar, kompetensi yang akan dicapai. Selain itu, moduljuga berisi materi yang lebih spesifik, serta ada latiha-latihan soal. Bahkan, banyak juga modul yang juga menunjukan petunjuk kerja dan evaluasi.
  4. Lembar kerja siswa
    Contoh bahan ajar yang keempat adalah lembar kerja siswa. Khusus lembar kerja siswa diperuntukan untuk lembar latihan atau lembar tugas siswa. Karena peranannya sebagai lembar kerja, maka isinya pun berisi petunjuk dan langkah agar tugas tersebut dikerjakan oleh siswa/mahasiswa.
    Lembar kerja siswa umumnya ada disemua lini cabang ilmu. Karena lembar kerja siswa menjadi bahan evaluasi dan penilaian. Untuk dosen/guru, lembar kerja juga sangat membantu dalam melaksanakan pembelajaran secara mandiri.

Masih ada enam bentuk lagi bahan ajar, yaitu brosur, leaflet, wallchart, dan foto/gambar. Hanya saja, dari ini di dunia pendidikan kurang banyak digunakan. Salah satunya adalah brosur. Brosur lebih sering digunakan untuk menyebarkan informasi dan sering digunakan untuk pengumuman konser atau lomba-lomba. Sedangkan untuk di dunia pendidikan sebenarnya juga ada.

Nah dari ulasan dan contoh bahan ajar di atas semoga menambahkan pengetahuan dan wawasan Anda. Apabila masih binggung bagaimana cara membuat contoh bahan ajar lebih jelas dan spesifik. Anda sebenarnya dapat melihat silabus atau contoh dari guru-guru senior. Karena hampir sebagian besar guru diwajibkan menulis bahan ajar tersebut. Semoga ulasan ini bermanfaat.


Apakah Anda sedang atau ingin menulis buku? Dengan menjadi penulis penerbit buku Deepublish, buku Anda kami terbitkan secara GRATIS. Anda cukup mengganti biaya cetak. Silakan daftar menjadi penulis atau Anda bisa langsung kirim naskah dengan mengikuti prosedur berikut pada situs kami.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang bahan ajar, Anda dapat melihat artikel-artikel kami berikut:

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS!

Kontributor: Novia Intan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *