Pengalaman Penerima Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026, Ringankan Biaya APC dan Tingkatkan Motivasi Riset

Pengalaman Penerima Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026, Ringankan Biaya APC dan Tingkatkan Motivasi Riset

Tantangan dalam publikasi jurnal ilmiah bukan sekadar kualitas manuskrip dan proses peer review yang panjang. Akan tetapi mencakup juga tantangan biaya APC (Article Processing Charge) atau biaya publikasi yang tidak bisa dikatakan mudah dijangkau dosen Indonesia. 

Meskipun ada beberapa jurnal yang oleh pengelolanya membebaskan APC bagi para penulis. Namun, ada lebih banyak jurnal yang biaya APC tinggi dan harus ditanggung oleh para penulis. Termasuk para dosen. 

Memahami tantangan pendanaan bukan hal yang mudah diatasi para dosen secara mandiri. Deepublish menggelar program Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026. Lalu, seperti apa kata penerima program ini? 

Pengalaman Meraih Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026 dari Deepublish 

Tahun 2026, Penerbit Deepublish resmi menggelar program hibah publikasi ilmiah. Program ini diberi tajuk “Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026”. Pada tahun ini, terdapat beberapa dosen yang menjadi penerima pendanaan tersebut setelah melewati proses seleksi yang ketat. 

Setiap penerima program nantinya akan mendapatkan dukungan pendanaan publikasi ke jurnal terindeks SINTA sebesar Rp2,5 juta. Salah satu penerima program pendanaan ini, yakni Ns. Maryati, S.Sos., S.Kep., MARS STIKes Pertamedika membagikan pengalaman positifnya. 

Dalam membagikan pengalaman pribadinya, Maryati membuka dengan ucapan terima kasih kepada Penerbit Deepublish. Sebab telah menyelenggarakan program pendanaan yang memberi kesempatan bagi para dosen di Indonesia untuk ikut serta dalam proses seleksinya. 

“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Penerbit Deepublish atas kesempatan yang diberikan melalui Program Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026,” kata Maryati membuka ulasannya sebagai penerima Bantuan Publikasi Jurnal SINTA 2026. 

Maryati juga menuturkan, program pendanaan publikasi di jurnal SINTA ini sangat bermanfaat bagi dosen. Menurutnya, program ini mampu mendukung dosen di Indonesia dalam meningkatkan tidak hanya kualitas publikasi ilmiah. Akan tetapi juga kuantitasnya. 

Tak hanya itu, menurutnya program pendanaan ini juga menjadi sumber motivasi baru bagi kalangan dosen maupun peneliti di Indonesia. Yakni untuk meningkatkan kualitas kegiatan penelitian. Sekaligus meningkatkan mutu dari manuskrip yang akan dipublikasikan ke jurnal SINTA. 

“Program ini merupakan bentuk dukungan yang sangat bermanfaat bagi dosen dan peneliti dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas publikasi ilmiah di Indonesia. Bantuan yang diberikan tidak hanya membantu meringankan biaya publikasi kami (para dosen),” terang Maryati. 

“Tetapi juga menjadi motivasi, terutama bagi saya untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Khususnya di bidang keperawatan dan kesehatan,” sambungnya. 

Mendapatkan Kemudahan Administrasi dalam Mengakses Pendanaan 

Dalam ulasannya, Maryati juga mengaku merasa sangat terbantu dengan dukungan tim Deepublish dalam program pendanaan ini. Menurutnya, sebagai pengusul sekaligus penerima pendanaan benar-benar mendapatkan akses informasi yang lengkap dan jelas. 

Selain itu, layanan administrasi dalam pemenuhan syarat sebagai pengusul dan pengajuan proposal usulan juga dibantu dengan optimal. Komunikasi berjalan baik dan para pengusul serta penerima program bisa mengakses dengan mudah serta sesuai ketentuan. 

“Selama mengikuti program ini, proses (penyampaian) informasi dan administrasi berjalan dengan baik. Komunikatif serta dapat memberikan kemudahan bagi peserta dalam memenuhi persyaratan yang diperlukan,” ungkap Maryati. 

Merasakan langsung manfaat dari program pendanaan ini, Maryati berharap program terus berjalan. Sehingga ada lebih banyak dosen dan peneliti yang ikut merasakan manfaatnya dalam mendukung publikasi ilmiah berkualitas. 

“Saya berharap, program seperti ini dapat terus berlanjut. Sehingga semakin banyak dosen dan peneliti yang memperoleh kesempatan untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal bereputasi,” ucap Maryati. 

“Semoga Penerbit Deepublish senantiasa menjadi mitra strategis dalam meningkatkan budaya riset dan publikasi ilmiah di Indonesia. Sekali lagi, terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan,” imbuhnya. 

Ingin Jadi Penerima Beasiswa Cendekia Nusantara Berikutnya?

Kisah Ns. Maryati membuktikan bahwa kendala biaya publikasi bukan lagi penghalang bagi dosen untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi dunia akademik. Melalui Program Bantuan Publikasi Jurnal SINTA yang tergabung dalam Beasiswa Cendekia Nusantara, Deepublish membuka kesempatan bagi lebih banyak dosen dan peneliti di seluruh Indonesia untuk mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal terindeks SINTA tanpa harus terbebani biaya APC.

Program ini terbuka bagi dosen penulis Deepublish maupun dosen umum yang artikelnya telah diterima di jurnal nasional terakreditasi SINTA. Setiap penerima berkesempatan mendapatkan dukungan pendanaan publikasi hingga Rp2,5 juta, sekaligus kemudahan proses administrasi yang komunikatif dari tim Deepublish — seperti yang dirasakan langsung oleh Maryati dan tiga dosen penerima lainnya di tahun 2026.

Lalu, apakah giliran Anda selanjutnya untuk menjadi penerima Beasiswa Cendekia Nusantara?

Jangan biarkan hasil riset dan gagasan berkualitas Anda tertunda hanya karena kendala biaya publikasi. Pantau terus informasi jadwal pendaftaran dan syarat lengkapnya, lalu jadilah bagian dari dosen dan peneliti Indonesia yang berhasil mempublikasikan karyanya di jurnal bereputasi bersama Deepublish.

Rekomendasi Artikel Lainnya