Merasa Buntu atau kehabisan Ide dalam Menulis? Ini Trik nya

Ketika sedang menulis Kamu pasti sering merasa terhenti di tengah jalan karena kehabisan Ide, kehabisan kata-kata, itu hal yang biasa. Ide kadang buntu dan tidak mengalir selancar biasanya. Namun hal tersebut dapat diatasi. Berikut Trick yang bisa Kamu lakukan untuk membuka kembali keran Ide itu menjadi mengalir dan lancar. Mari simak langkah-langkahnya.

1. Kehabisan Ide? Berhenti Sejenak dan Hirup Udara Segar

Jika pikiran buntu, jangan dipaksakan. Ada baiknya Kamu berhenti sejenak, lemaskan badan, dan regangkan otot. beranjaklah dari kursi duduk lalu hirup udara segar diluar. Lihat lingkungan sekitar dan tarik nafas dalam-dalam. Karena kekurangan oksigen dalam otak bisa membuat otak buntu. Ada kalanya kita perlu merefresh pikiran dengan menghirup udara segar diluar dan melihat pemandangan. Lebih baik lagi jika melihat dedaunan yang hijau.

2. Seduh Kopi atau Teh

Kopi dan teh mengandung kafein yang berfungsi untuk meningkatkan memori Anda. Studi di Jepang telah menunjukkan bahwa asupan 200 gram kafein secara signifikan mampu meningkatkan daya ingat atau memori. Kafein dapat merangsang sekresi zat kimia yang disebut dopamin dalam tubuh. Dopamin merupakan neurotransmitter yang mengaktifkan pusat kesenangan dalam otak. Hal ini juga membantu Anda dalam mencegah depresi atau penyakit psikologis secara efektif. Selain itu Kafein juga bermanfaat untuk meningkatkan kosentrasi.

3. Baca-baca Kembali Refrensi dan Apa yang Telah Ditulis

Saat buntu, adalah saat yang tepat untuk membaca kembali referensi bukumu. Juga saat yang tepat membaca ulang apa yang telah kamu tulis. Karena dengan membaca ulang, anda akan mengetahui apa yang terlewat, dan apakah anda melenceng atau tidak dari tema buku yang Kamu tulis. Dari sanalah Kamu akan menemukan inspirasi apa yang akan ditulis, dan bagaimana melanjutkan bukumu.

4. Cari Ilustrasi yang Bisa Melengkapi Tulisanmu

Gambar itu mencerminkan lebih dari 1000 kata. Saat kamu buntu atau kehabisan ide, ada baiknya berhenti menulis dan menggunakan waktu untuk mencari ilustrasi yang tepat untuk tulisanmu. Dengan menambah ilustrasi bisa meningkatkan nilai tulisanmu. karena orang cenderung lebih tertarik pada tulisan yang memiliki ilustrasi. Ilustrasi memunculkan imajinasi bagi pembacanya dan membuat buku lebih mudah dipahami.

Nah, Itulah 4 Tips yang bisa kamu praktekkan untuk menghindari kebuntuan dan kehabisan Ide dalam menulis buku. Apakah Kamu sedang atau ingin menulis buku? Dengan menjadi penulis penerbit buku Deepublish, bukumu kami terbitkan secara GRATIS. Kamu cukup mengganti biaya cetak. Silakan isi data dirimu di sini. atau Anda bisa langsung Kirim Naskah dengan mengikuti prosedur berikut ini: KIRIM NASKAH

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS disini!

deepublish

Recent Posts

Mengenal Karakteristik dan Metode Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum OBE

Kegiatan pembelajaran OBE atau kurikulum OBE, tentunya memiliki karakteristik lebih khas. Sebab, pendekatan dalam OBE…

11 jam ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah V Membangun Ekosistem Publikasi Terarah dan Berdaya Saing

Dalam menjalankan tri dharma, para dosen di Indonesia tentunya rutin mengurus publikasi ilmiah. Baik publikasi…

1 hari ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah III, Mendorong Publikasi untuk Kenaikan Jabatan Akademik Dosen

Penerbit Deepublish kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung publikasi ilmiah para dosen di Indonesia. Yakni melalui…

1 hari ago

Jasa Percetakan Modul Pembelajaran untuk Dosen dan Institusi Pendidikan

Menggunakan jasa percetakan modul pembelajaran, tentunya bisa dipertimbangkan oleh para dosen. Sebab sekalipun tidak wajib,…

5 hari ago

Bukan Sekadar Penerbit: Mengapa Deepublish Dipilih sebagai Mitra Strategis Lembaga Pendidikan Tinggi

Kolaborasi perguruan tinggi dengan berbagai pihak eksternal (dunia industri, pemerintah, dan masyarakat) merupakan hal penting.…

5 hari ago

Memahami Perbedaan Kurikulum Konvensional dan Kurikulum OBE

Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) menjadi kurikulum yang diterapkan di pendidikan tinggi Indonesia. Kurikulum ini tentunya…

5 hari ago