Cara Menerbitkan Buku

Penerbit Buku Deepublish Isi Pelatihan Menulis Di SMP Negeri 2 Salatiga

Kepedulian pemerintah meningkatkan minat baca mampu memotivasi banyak lini pendidikan. Tidak hanya di Perguruan Tinggi saja, jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Atas pun juga bersemangat bisa menulis dan mengirimkan naskahnya ke Penerbit Buku Deepublish. Salah satunya Pendidik/Guru SMP Negeri 2 Salatiga. Dorongan pemerintah terhadap dunia literasi disambut positif dan antusias oleh SMP Negeri 2 Salatiga. Tepat pada 21 Juli 2018 pihaknya menyelenggarakan pelatihan menulis buku untuk guru SMP Negeri 2 Salatiga.

Ratna Agustina S.Pd (34), selaku ketua panitia menceritakan bahwa pelatihan menulis bersama penerbit buku Deepublish ini salah satu program kerja sekolah. Fungsi pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kualitas kopetensi guru dan tenaga pendidik. Rutinitas bagi sekolah SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal) ini belajar juga menjadi hal yang wajib para Pendidik/Guru. Pelatihan dan belajar ilmu baru semacam ini termasuk salah satu refreshing cerdas dari rutinitas mengajar dan berkutat dengan administrasi.

“Pelatihan ini sekaligus program untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan Guru, sekaligus sebagai media penyegaran,” paparnya. Ratna juga menambahkan bahwa program ini adalah program tahunan. Setiap tahun program yang dihadirkan selalu berbeda tema. Tahun ini pihaknya menghadirkan Penerbit Buku Deepublish untuk mengarahkan Guru-Guru di sini. Mengingat menulis buku menjadi hal wajib bagi pendidik. Selain karena hal wajib, menulis buku sekaligus sebagai alternative untuk mengisi dan mengembangkan karya inovatif Guru.

Bagi pendidik di SMP Negeri 2 Salatiga memiliki kemampuan menulis buku menjadi tantangan tersendiri. Kesadaran akan dunia literasi ternyata ternyata direspons antusias. Ratna Agustina menyambut positif, Guru harus bisa menulis buku. Karena tujuan sekolah adalah membuat Indonesia mencintai buku.

“Menarik, karena guru tidak hanya membaca saja, tetapi bisa menerbitkan buku,” tegasnya. Tujuan dari pelatihan menulis bersama Penerbit Buku Deepublish mampu memotivasi dan mengerakan Guru untuk berkembang lagi. Tidak sekedar mengirimkan tulisan di surat kabar dan dimuat, tetapi maju selangkah, bisa menulis buku dan bergabung menjadi bagian keluarga Penerbit Buku Deepublish. Hasil bukunya memberi manfaat untuk banyak orang.

Ratna Agustina saat ditemui di kantornya yang berlokasi di Jl. RA. Kartini No. 26, Salatigo, Sidorejo, Jawa Tengah berharap, dari pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas Guru dan meningkatkan kepercayaan diri Guru. Diharapkan Guru mampu menularkan dan menjadi inspirasi bagi anak didik. Ia juga berharap besar, semoga tahun depan para Guru sudah bisa menulis buku dan mengirimkan ke Penerbit Buku Deepublish. (Elisa)

Anda juga tertarik ingin mengadakan pelatihan menulis buku bersama kami? Anda dapat kirimkan proposal Anda ke email kami di cs@deepublish.co.id

deepublish

Recent Posts

Mengenal Karakteristik dan Metode Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum OBE

Kegiatan pembelajaran OBE atau kurikulum OBE, tentunya memiliki karakteristik lebih khas. Sebab, pendekatan dalam OBE…

9 jam ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah V Membangun Ekosistem Publikasi Terarah dan Berdaya Saing

Dalam menjalankan tri dharma, para dosen di Indonesia tentunya rutin mengurus publikasi ilmiah. Baik publikasi…

1 hari ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah III, Mendorong Publikasi untuk Kenaikan Jabatan Akademik Dosen

Penerbit Deepublish kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung publikasi ilmiah para dosen di Indonesia. Yakni melalui…

1 hari ago

Jasa Percetakan Modul Pembelajaran untuk Dosen dan Institusi Pendidikan

Menggunakan jasa percetakan modul pembelajaran, tentunya bisa dipertimbangkan oleh para dosen. Sebab sekalipun tidak wajib,…

4 hari ago

Bukan Sekadar Penerbit: Mengapa Deepublish Dipilih sebagai Mitra Strategis Lembaga Pendidikan Tinggi

Kolaborasi perguruan tinggi dengan berbagai pihak eksternal (dunia industri, pemerintah, dan masyarakat) merupakan hal penting.…

4 hari ago

Memahami Perbedaan Kurikulum Konvensional dan Kurikulum OBE

Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) menjadi kurikulum yang diterapkan di pendidikan tinggi Indonesia. Kurikulum ini tentunya…

5 hari ago