Membuat Buku, Side Job Terpopuler Masa Kini

Membuat Buku | Membuat Buku Sendiri | Cara Membuat Buku Sendiri | Metode Membuat Buku Sendiri | Langkah Membuat Buku Sendiri | Membuat Buku Pertama.

Kini membuat buku telah menjadi pekerjaan sampingan yang populer karena sifatnya yang bebas dan tidak terikat, tetapi bisa menghasilkan banyak keuntungan.

Membuat Buku | Pada era modern dan digital seperti saat ini, menulis bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan oleh semua orang. Kita perlu mengakui bahwa masih ada beberapa orang yang menganggap bahwa menulis adalah kegiatan yang sulit nan membosankan. Meskipun demikian, aktivitas tersebut sebenarnya menyimpan berbagai manfaat yang bisa kita dapatkan sebagai seorang penulis, baik profesional ataupun amatiran. Bahkan aktivitas menulis sempat menjadi pekerjaan freelance yang paling populer menurut beberapa media massa ternama. Kondisi tersebut menjadi wajar mengingat untuk menjadi seorang penulis, kita tidak perlu mengenyam pendidikan khusus jurusan penulisan. Artinya semua orang pada dasarnya memiliki potensi dan kesempatan untuk bisa menulis dalam rangka menuangkan berbagai ide dan gagasannya. Membuat buku adalah salah satu contoh nyata dari kegiatan di dunia kepenulisan yang saat ini telah menyebar melalui berbagai sarana, baik cetak maupun online. Tidak mengherankan apabila di era seperti saat ini, kita bisa dengan mudah mendapatkan banyak buku, baik cetak maupun elektronik.

Profesi sebagai seorang penulis sebenarnya menjadi populer karena beberapa hal. Hal tersebut mengandung maksud bahwa profesi tersebut hanya menjadi pekerjaan sampingan dan bukanlah pekerjaan utama dari seseorang. Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari pekerjaan tersebut, baik secara finansial ataupun non-finansial. Salah satu kelebihan yang bisa kita dapatkan dengan menjadi seorang penulis yaitu tulisan atau karya kita bisa dinikmati oleh banyak orang. Tidak hanya ratusan orang, tetapi hingga jutaan orang bisa menikmati tulisan yang kita buat sendiri. Rasa bangga tentu tidak bisa kita gambarkan ketika tulisan kita berhasil membius para pembaca. Kegiatan tersebut pada dasarnya bisa kita lakukan dengan beberapa cara seperti menulis buku, artikel, jurnal, opini di media massa, dan lain sebagainya. Poin pentingnya yaitu masyarakat dapat memahami dan mengerti gagasan yang kita sampaikan melalui tulisan. Berikut beberapa hal yang membuat aktivitas menulis jadi kegiatan sampingan yang populer.

 

1. Membuat Buku Tidak Menuntut Target

Membuat Buku | Salah satu keuntungan menjadi seorang penulis adalah tidak adanya target yang harus kita penuhi dari pihak luar. Kondisi tersebut tentu berbeda apabila kita bekerja di sebuah lembaga atau institusi lain. Sebagai seorang pegawai, tentu terkadang kita harus diminta memenuhi target tertentu. Terlebih lagi apabila kita bekerja di lembaga perbankan, tentu ada target-target yang harus kita penuhi. Hal tersebut berbeda apabila kita memiliki pekerjaan sampingan sebagai seorang penulis. Tidak menjadi masalah apakah kita menjadi penulis profesional ataupun amatiran. Kita bisa melakukan kegiatan menulis buku tersebut sesuai dengan keinginan kita. Ketika ada waktu luang, kita tentu bisa menyisihkan 20-30 menit untuk menulis buku. Apabila hal tersebut dapat kita lakukan secara konsisten, tentu nantinya tulisan kita bisa menjadi sebuah buku yang ke depan bisa diterbitkan. Tidak ada batasan kita harus menyelesaikan buku tersebut dalam waktu 1 tahun atau lebih. Artinya pekerjaan tersebut bersifat fleksibel.

 

2. Membuat Buku adalah Hobi yang Dibayar

Membuat Buku | Salah satu alasan lain yang membuat aktivitas menulis menjadi populer sebagai pekerjaan sampingan yaitu karena sifatnya yang bonafit. Akan menjadi lebih sempurna ketika kita memiliki pekerjaan utama di bidang di luar kepenulisan, tetapi kita memiliki hobi untuk menulis. Dalam waktu senggang, kita akan terasa kembali fresh ketika kita melakukan hobi yang kita sukai, termasuk menulis tersebut. Kita hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk menyalurkan hobi kita tersebut. Menjadi menarik ketika hobi yang kita lakukan justru biasa dihargai oleh orang lain melalui berbagai hal. Salah satunya adalah secara finansial. Sebagai contohnya ketika kita sering menulis di media massa, maka kita akan mendapatkan sedikit honor dari tulisan yang kita buat. Terlebih lagi apabila kita dipandang sebagai seseorang yang memiliki keahlian atau pengetahuan di bidang tertentu.

Selanjutnya, kita juga bisa mendapatkan keuntungan secara finansial ketika kita berhasil menulis sebuah tulisan yang kemudian diterbitkan dalam bentuk buku. Ketika tulisan kita disetujui oleh pihak penerbit untuk dipublikasikan, maka kita akan mendapatkan banyak keuntungan secara finansial. Terlebih lagi ketika buku yang kita buat cukup diminati oleh masyarakat secara luas. Meskipun demikian, kita sebagai penulis tentu harus mengetahui berbagai hal yang sekiranya dapat membantu kita supaya tulisan kita laku di pasaran. Apabila berhasil dilakukan, maka seolah-olah kita mendapatkan pendapatan dari bidang yang lain yaitu di luar pekerjaan utama kita sendiri. Memang pada dasarnya membuat buku memerlukan waktu yang relatif lama, terlebih lagi dalam posisinya sebagai pekerjaan sampingan. Meskipun demikian, kondisi tersebut menjadi nilai lebih yang terkadang juga berdampak pada karir kita di pekerjaan utama kita, baik sebagai seorang pegawai ataupun wirausaha.

 

3. Membuat Buku Menjadikan Penulis Bisa Dikenal oleh Publik

Membuat Buku | Alasan lain yang muncul yaitu adanya kesempatan bagi orang-orang biasa (yang tidak berkecimpung di dunia kepenulisan secara profesional) supaya bisa dikenal oleh masyarakat luas. Dengan membuat buku, tentu kita akan dikenal luas oleh masyarakat. Tidak hanya itu, hal serupa juga akan terjadi ketika kita aktif menulis di media online ataupun media massa. Semakin nama kita muncul di media cetak ataupun elektronik, maka diri kita sendiri secara tidak langsung akan dikenal oleh masyarakat. Meskipun demikian, kita perlu menyadari bahwa faktor yang membuat diri kita terkenal bukanlah nama kita, melainkan karya-karya yang kita hasilkan. Semakin bagus di mata pembaca, maka secara tidak langsung nanti nama kita juga akan terdongkrak. Tidak mengherankan apabila di era digital seperti saat ini muncul nama-nama penulis terkenal yang sebenarnya mereka tidak berprofesi sebagai seorang penulis.

Manfaat lain yang bisa kita dapatkan ketika nama kita sudah dikenal oleh publik adalah seringnya kita diundang sebagai narasumber atau pembicara. Hal yang akan dibahas tentu terkait dengan tulisan yang sering kita buat. Apabila kita sering membuat tulisan dengan tema pariwisata, maka kita akan ditunjuk sebagai pembicara yang akan membahas tentang kepariwisataan. Hal tersebut akan menjadi menarik ketika kita bekerja sebagai pegawai yang tidak bergerak di bidang kepariwisataan. Artinya kita memiliki dua ilmu pengetahuan yang sama-sama kita kuasai. Kondisi itu tentu akan membawa dampak positif bagi diri kita sendiri untuk terus berkembang dan menginspirasi orang lain. Akan terasa menyenangkan ketika kita sebenarnya adalah orang biasa yang kemudian menjelma menjadi orang yang luar biasa karena hobi menulis kita yang terus kita lakukan secara berkesinambungan. [Bastian Widyatama]

 



This post has been seen 736 times.
(Visited 48 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *