Mengakses layanan kerjasama institusional (kerjasama perguruan tinggi) merupakan strategi penting untuk meningkatkan kinerja dan reputasi akademik. Tanpa kerjasama atau kolaborasi, perguruan tinggi di Indonesia akan sulit maju dan berkembang.
Terlebih ada cukup banyak kendala yang dihadapi perguruan tinggi untuk meningkatkan kredibilitas dan reputasi. Baik kendala dalam memenuhi IKU, meraih nilai akreditasi tinggi atau memuaskan, dan lain sebagainya. Lalu, apa solusinya? Berikut informasinya.
Permasalahan yang Dihadapi oleh Institusi Pendidikan di Indonesia
Membahas mengenai layanan kerjasama institusional, tentunya berkaitan erat dengan permasalahan yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia. Sebab kerjasama ini menjadi bagian dari strategi menghadapi permasalahan tersebut. Berikut beberapa permasalahan dan tantangan yang dihadapi perguruan tinggi Indonesia:
1. Gagal Mencapai IKU
Sejak tahun 2020, Kemdiktisaintek (dulunya Kemdikbudristek) menetapkan kebijakan baru terkait indikator kinerja akademik perguruan tinggi di Indonesia. Yakni melalui perumusan 8 poin IKU (Indikator Kinerja Utama).
IKU menjadi arah baru dalam mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia. Sehingga semua perguruan tinggi perlu mencapai seluruh poin IKU tersebut. Sayangnya, karena berbagai faktor pencapaian IKU menjadi sulit dan rumit.
Baca juga: Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi dan Peluang Kerjasama
2. Keterbatasan Sumber Daya
Permasalahan umum perguruan tinggi berikutnya adalah keterbatasan sumber daya. Baik secara kuantitas, seperti jumlah dosen yang minim. Maupun dari segi kualitas, misalnya kualifikasi dosen Doktor (S3) masih terbatas dan sedikit yang memangku jenjang jabatan akademik Guru Besar.
3. Rendahnya Produktivitas Tri Dharma Dosen
Permasalahan ketiga, perguruan tinggi berhadapan dengan produktivitas tri dharma yang rendah dari dosen di bawah naungannya. Dampaknya, kinerja akademik tidak optimal dan kualitas maupun kuantitas publikasi ilmiah rendah. Hal ini tentunya berdampak buruk pada reputasi akademik institusi.
4. Kendala Administrasi dan Legalitas
Permasalahan umum selanjutnya adalah kendala dalam proses administrasi dan legalitas. Misalnya, masih banyak perguruan tinggi yang kesulitan mengurus administrasi. Baik administrasi untuk pengadaan dosen, pelaporan BKD, administrasi pengajuan akreditasi ke LAM maupun BAN-PT, dan sebagainya.
5. Kurangnya Branding Akademik
Kinerja tri dharma perguruan tinggi yang masih rendah, tentunya berdampak pada akademik branding yang tidak optimal. Hal ini menyulitkan perguruan tinggi mendapat kepercayaan publik. Alhasil, semakin sulit mendapat mahasiswa alih-alih mahasiswa baru dan dosen baru dengan kualitas mumpuni.
Baca juga: Akademik Branding vs Personal Branding: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Penting bagi Dosen?
Layanan Kerjasama Institusi Penerbit Deepublish sebagai Solusi
Mengatasi berbagai permasalahan yang menghadang perguruan tinggi, tentunya tidak selalu bisa diatasi mandiri. Perguruan tinggi perlu mempertimbangkan untuk mengakses bantuan pihak eksternal melalui kolaborasi.
Salah satunya menggunakan layanan kerjasama institusional dari Penerbit Deepublish. Melalui layanan ini, perguruan tinggi di Indonesia bisa mengakses berbagai produk dalam layanan tersebut. Diantaranya adalah:
1. Penerbitan Buku Cetak/DigitalÂ
Produk pertama dalam layanan kerjasama institusional yang disediakan adalah penerbitan buku cetak maupun buku digital. Kerjasama yang terjalin, membantu proses penerbitan buku ilmiah karya dosen sesuai standar Kemdiktisaintek.
2. Percetakan
Perguruan tinggi yang mengakses program kerjasama bisa memanfaatkan layanan percetakan yang disediakan Penerbit Deepublish. Sehingga akan dibantu untuk mencetak berbagai dokumen akademik. Baik untuk kebutuhan administrasi maupun menambah koleksi bacaan di perpustakaan kampus.
3. Workshop/Webinar
Produk berikutnya dalam layanan kerjasama institusional adalah penyelenggaraan workshop maupun webinar (seminar daring). Perguruan tinggi akan dibantu menyelenggarakan workshop maupun webinar dengan narasumber ahli di bidangnya.
4. Kekayaan Intelektual (Hak Cipta)Â
Produk berikutnya adalah bantuan untuk mengurus Hak Cipta tas karya tulis ilmiah yang dihasilkan para dosen. Pihak perguruan tinggi bisa mengoptimalkan luaran tri dharma dosen dan melindungi karya para dosen di bawah naungannya.
5. Parafrase Similarity
Produk berikutnya adalah parafrase similarity. Melalui layanan ini, perguruan tinggi bisa memberi fasilitas pendampingan dan bantuan untuk dosen melakukan parafrase. Sehingga skor similarity index pada karya tulis yang disusun lebih rendah.
6. Parafrase Konversi (Editing KTI)
Produk berikutnya yang bisa diakses perguruan tinggi adalah layanan parafrase konversi dari Penerbit Deepublish. Melalui layanan ini, perguruan tinggi bisa mendukung dosen di bawah naungannya melakukan konversi KTI dengan skor similarity index rendah.
Baca juga: Layanan Konversi KTI
7. Reviewer
Produk lainnya dalam kerjasama institusional yang disediakan Penerbit Deepublish adalah reviewer. Yakni layanan menyediakan pakar di bidangnya untuk membantu melakukan peer review pada KTI yang ditulis dosen dan akan dipublikasikan.
Keuntungan yang Didapatkan Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi yang mengakses layanan kerjasama institusional dari Penerbit Deepublish bisa mendapatkan banyak keuntungan. Seperti:
1. Mendapat Tawaran Harga Khusus
Keuntungan yang pertama, perguruan tinggi bisa mendapatkan penawaran harga khusus. Yakni untuk setiap produk yang diakses setelah menjalin kerjasama institusional. Misalnya para dosen bisa mengakses layanan desain sampul buku gratis, mengurus pengajuan ISBN gratis, dan lain sebagainya.
2. Dibantu dalam Menyelenggarakan Workshop
Keuntungan berikutnya, perguruan tinggi akan dibantu menyelenggarakan workshop untuk meningkatkan kompetensi dosen di bawah naungannya. Narasumber juga bisa dibantu dari pihak Penerbit Deepublish dan dipastikan merupakan pakar di bidangnya.
3. Layanan Berorientasi terhadap Mitra
Melalui layanan kerjasama institusional, perguruan tinggi akan mendapatkan layanan profesional. Sebab layanan ini dijalankan Penerbit Deepublish dengan berorientasi pada mitra.
Sehingga para mitra akan dibantu sepenuhnya untuk menerima manfaat semaksimal mungkin atas kolaborasi yang terjalin. Perguruan tinggi bisa lebih leluasa mengakses produk layanan yang sesuai kebutuhan dosen maupun mahasiswa.
4. Mendapat Akses Prioritas
Para mitra dalam program kerjasama institusional juga akan menerima akses prioritas. Jadi, setiap kali dosen maupun mahasiswa di bawah naungan perguruan tinggi menggunakan jasa Penerbit Deepublish. Maka akan masuk daftar prioritas.
Sehingga dipastikan akan segera dilayani dan didahulukan dari dosen dan mahasiswa lain. Hal ini tentunya bermanfaat, karena bisa membantu perguruan tinggi mengoptimalkan kinerja tri dharma dosen di bawah naungannya.
5. Tersedia Cashback dan Diskon
Tak hanya kaya akan fasilitas dan produk layanan sesuai kebutuhan perguruan tinggi. Dalam kerjasama institusional yang diselenggarakan Penerbit Deepublish juga menyediakan beberapa promo tambahan.
Seperti cashback dan promo diskon eksklusif untuk dosen di bawah naungan perguruan tinggi. Jadi, setiap kali menggunakan produk dari Penerbit Deepublish maka para dosen bisa mendapat cashback. Selain itu, bisa juga diberikan diskon sekian persen.
6. Kemudahan dalam Akademik Branding
Keuntungan lainnya yang didapatkan perguruan tinggi jika mengakses layanan kerjasama institusional yang disediakan, adalah dukungan dan pendampingan akademik branding.
Perguruan tinggi akan dibantu untuk mengoptimalkan akademik branding. Yakni dengan dukungan untuk mengoptimalkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah. Serta berbagai kegiatan yang menunjang peningkatan kompetensi dosen.
Selain itu, juga membantu para dosen mengatasi masalah dalam melaksanakan tri dharma melalui dampingan tim profesional dan berpengalaman. Sehingga nama perguruan tinggi semakin dikenal luas oleh masyarakat. Kemudian, reputasi akademik naik dan sukses meraih kepercayaan publik.
Tidak perlu ragu menggunakan layanan kerjasama institusional yang disediakan Penerbit Deepublish. Sampai saat ini, sudah lebih dari 200 perguruan tinggi di Indonesia yang mengakses layanan ini. Detail layanannya bisa mengakses tautan berikut https://penerbitdeepublish.com/features/kerjasama-institusional/
FAQ (Frequently Asked Questions)
Karena banyak perguruan tinggi menghadapi kendala seperti sulit mencapai IKU, keterbatasan SDM, dan rendahnya produktivitas tri dharma. Layanan kerjasama membantu mengatasi masalah tersebut melalui dukungan dari mitra eksternal.
Melalui layanan seperti penerbitan buku, workshop, hingga pendampingan penulisan, dosen bisa lebih produktif dalam menghasilkan publikasi ilmiah dan menjalankan tri dharma secara optimal.
Layanan kerjasama memberikan akses ke tim profesional dan sistem yang sudah terstruktur, sehingga proses menjadi lebih cepat, efisien, dan hasilnya lebih optimal.
Referensi:
- Rahmawati, A., Rinny, S., & Rahmi, S. (2024). Peran Kolaborasi dalam Perguruan Tinggi. Jurnal Intelektual Indo-MathEdu, 5(6), 8161-8175. https://elibrary.ru/item.asp?id=80168085
- Masa Depan Perguruan Tinggi di Indonesia: Tantangan, Inovasi, dan Peran Kampus dalam Mencetak Generasi Unggul. (2026). Masoem University. Diakses pada 16 April 2026 dari https://masoemuniversity.ac.id/artikel/masa-depan-perguruan-tinggi-di-indonesia-tantangan-inovasi-dan-peran-kampus-dalam-mencetak-generasi-unggul/
- Buku Panduan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri. (2021). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://lpm.usk.ac.id/storage/2024/08/Buku-Panduan-Indikator-Kinerja-Utama-PTN-versi2-Kemdikbud-2021.pdf








