⚠️ Cetak buku diskon 35% dan gratis ongkir se-Indonesia, MAU? Ambil diskon di sini!

Mengetahui Apa itu Metodologi Penelitian dan Jenis-Jenisnya

apa itu metodologi penelitian (1)

Apa itu metodologi penelitian? Metodologi penelitian merupakan sebuah cara yang ditempuh oleh peneliti dalam melakukan penelitian. Penelitian merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut suatu usaha memperoleh fakta atau prinsip dengan cara mengumpulkan dan juga melakukan analisis data atau informasi yang dilakukan dengan jelas, teliti, dan juga sistematis serta hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Penelitian dilakukan untuk meneliti berbagai bidang yang berbeda dan juga pastinya menggunakan cara yang berbeda pula. Oleh sebab itu peneliti membutuhkan metodologi penelitian tertentu yang digunakan untuk meneliti temuan atau data. Metodologi penelitian sendiri merupakan sebuah proses memilih cara yang spesifik untuk menyelesaikan permasalahan dalam menjalankan riset.

Tak bisa dipungkiri, selama menjalankan riset, peneliti membutuhkan langkah dan waktu yang panjang sehingga diperlukan cara atau langkah yang panjang dan sistematis. Di dalam metodologi penelitian, peneliti biasanya menggunakan berbagai kriteria yang berbeda untuk memecahkan masalah penelitian yang ada, karena sifat metodologi penelitian adalah menyelesaikan masalah.

Pengertian Metodologi Penelitian Menurut Para Ahli

Selain pengertian secara umum dan secara bahasa, pengertian metodologi penelitian ini juga diungkapkan oleh para ahli. Para ahli memiliki pandangan masing-masing mengenai apa itu pengertian dari metodologi penelitian. Berikut pengertian metodologi penelitian menurut para ahli.

1. Menurut Sugiyono

Menurut Prof. Dr. Sugiyono, metodologi penelitian merupakan cara ilmiah dalam upaya menemukan data demi tujuan dan kegunaan tertentu.

2. Menurut Muhiddin Sirat

Sementara itu, Muhiddin Sirat mengungkapkan pendapatnya bahwa metodologi penelitian yang dibangun dari kata metodologi memiliki maksud adalah cara untuk menentukan dan memilih topik permasalahan yang kemudian dapat dijadikan untuk menentukan judul penelitian.

3. Menurut Winarno dan Nasir

Agak berbeda dengan berbagai pendapat sebelumnya, Prof. M.E Winarno mengungkapkan pengertian metodologi penelitian sebagai kegiatan ilmiah yang dijalankan dengan menggunakan teknik yang sistematis.

Sementara itu Muhammad Nasir menyampaikan pengertian metodologi penelitian sebagai salah satu cara utama yang digunakan oleh para peneliti untuk menjalankan berbagai proses penelitian.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, metodologi penelitian dapat diartikan sebagai sebuah proses memilih cara yang spesifik dalam menyelesaikan masalah. Metodologi penelitian juga dapat diartikan sebagai suatu upaya memberikan sebuah ide yang jelas mengenai metode apa yang peneliti butuhkan untuk memproses dengan cara tertentu dalam penelitiannya agar dapat mencapai tujuan.

Metodologi penelitian juga hadir sebagai langkah perencanaan proses penelitian agar penelitian dapat berlangsung sesuai dengan maksud dan tujuan yang sistematis dan penelitian tersebut dapat selesai dalam waktu yang tepat. Sehingga pemilihan metodologi penelitian ini juga harus sangat berhati-hati.

Dari berbagai pengertian tersebut, didapati pengertian bahwa metodologi penelitian merupakan sebuah upaya sistematis yang digunakan dalam rangka memecahkan masalah yang dilakukan oleh peneliti agar dapat menjawab berbagai permasalahan atau fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar.

Metodologi penelitian hadir dalam penelitian karena dilatarbelakangi dengan keinginan peneliti untuk menemukan jawaban atas permasalahan yang telah muncul di lingkungan. Oleh sebab itu, diperlukan riset mendalam dan juga penelitian yang mana di dalam riset atau penelitian tersebut dilakukan secara terstruktur dan juga sistematis.

Dalam melakukan penelitian menggunakan metodologi penelitian apapun, peneliti harus melakukan kaidah penelitian yang urut dan juga sistematis. Arti dari melakukan metodologi penelitian dengan sistematis yang pertama adalah melakukan proses identifikasi dan juga membuat rumusan masalah.

Tahap kedua peneliti harus melakukan penyusunan kerangka berpikir yang terlebih dahulu sudah harus dirumuskan hipotesisnya karena tak bisa dipungkiri, tanpa adanya hipotesis dan rumusan masalah, penjabaran masalah menjadi kurang lengkap.

Setelah itu barulah peneliti bisa menyusun pembahasan masalah yang lengkap dan penyusunan pembahasan masalah ini dilakukan berdasarkan penemuan dari data yang sudah ditemukan di dalam suatu penelitian. Terakhir, bab yang paling akhir dalam membuat penelitian adalah membuat kesimpulan dan juga membuat saran.

Dalam melakukan sebuah penelitian, peneliti perlu menentukan topik yang kemudian menggunakan metodologi penelitian untuk penyusunannya dan peneliti juga harus mampu memahami mengenai apa itu metodologi penelitian, bagaimana metode riset yang harus dilakukan, dan berbagai aspek lain yang kaitannya dengan metodologi penelitian yang sangat penting.

Baca Juga:

Reduksi Data: Pengertian, Tujuan, Langkah-Langkah, dan Contohnya

Distribusi Probabilitas: Pengertian, Karakteristik, Macam, dan Contohnya

Validasi Data Penelitian: Pengertian, Metode, dan Contoh Lengkap

Tujuan Metodologi Penelitian

Setelah memahami pengertian dari metodologi penelitian baik secara umum, bahasa, dan juga menurut para ahli, Anda juga harus mengetahui mengapa metodologi penelitian tersebut ada. Perlu diketahui, metodologi penelitian bukan hanya sekadar sebagai pelengkap langkah penelitian saja.

Garis besar dari tujuan dilakukannya atau adanya metodologi penelitian adalah agar peneliti dapat memperoleh hasil penelitian yang berkompeten, kredibel, tepat, dan bisa dipertanggungjawabkan atau setidaknya dari penelitian yang dilakukan mampu menjawab berbagai permasalahan yang sedang diteliti oleh peneliti.

Selain itu, metodologi penelitian juga memiliki dua tujuan utama, yang pertama adalah tujuan metodologi penelitian secara umum dan juga tujuan metodologi penelitian secara praktis. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Tujuan Metodologi Penelitian Secara Umum

Secara umum, metodologi penelitian memiliki sejumlah tujuan sebagai berikut:

a. metodologi penelitian bertujuan untuk mendapatkan atau memperoleh pengetahuan dan juga penemuan yang belum pernah ditemukan sebelumnya, sehingga dari penelitian tersebut memiliki unsur kebaruan atau novelty,

b. tujuan dari metodologi penelitian adalah agar dapat membuktikan data yang sudah berhasil didapatkan sebagai bukti data tersebut merupakan data valid yang menghasilkan kesimpulan atau hasil penelitian yang valid,

c. metodologi penelitian bertujuan untuk menguji kebenaran mengenai data yang telah didapatkan di dalam penelitian,

d. metodologi penelitian memiliki tujuan untuk mengembangkan pengetahuan yang sudah ada, karena ilmu pengetahuan yang baik adalah ilmu pengetahuan yang harus terus dikembangkan sebagai upaya menjawab tuntutan zaman,

e. terakhir, metodologi penelitian ini menjawab adanya tujuan penelitian secara teoretis.

2. Tujuan Metodologi Penelitian Secara Praktis

Metodologi penelitian selain memiliki tujuan secara umum juga memiliki tujuan secara praktis. Tujuan dari metodologi penelitian secara praktis adalah untuk membantu melakukan berbagai penelitian yang kemudian mampu menghasilkan sebuah ilmu atau pengetahuan baru maupun pengetahuan dengan mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.

Hal ini karena ilmu pengetahuan sifatnya luas dan idealnya terus tumbuh dan berkembang seiring berjalannya waktu, sehingga ilmu pengetahuan tersebut di kemudian hari akan membawa manfaat secara luas dan bahkan bisa membantu dan mendukung masyarakat dalam hal menyelesaikan dan mengatasi masalah yang terus terjadi.

Tak bisa dipungkiri, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini membuat masyarakat terlalu fokus pada dunia maya, sehingga jika tidak ada perkembangan atau tidak lantas dikembangkan, manusia cenderung akan stagnan dan rentan mengalami kepunahan. Oleh sebab itu, manusia harus terus berkembang dan mengembangkan ilmu lebih luas, lengkap, dan juga kompleks.

Jenis dan Contoh Metodologi Penelitian

Setelah memahami metodologi penelitian, sebelum menentukan metode penelitian yang cocok dan tepat untuk penelitian yang akan dilakukan dan terjun ke lapangan, Anda harus memahami beberapa macam jenis metodologi penelitian beserta contohnya terlebih dahulu. Berikut ini merupakan penjelasan dari jenis dan contoh metodologi penelitian

1. Metode Kualitatif

Jenis metodologi penelitian yang pertama adalah metode kualitatif. Metodologi penelitian dalam metode kualitatif ini merupakan metode yang mana merupakan metode riset yang memberikan penjelasan berupa analisis yang sifatnya lebih subjektif. Metode penelitian ini menggunakan perspektif dari partisipan yang mana menjadi gambaran yang diutamakan dalam memperoleh hasil penelitian yang tepat.

Biasanya di dalam melakukan metode kualitatif ini, peneliti menggunakan teknik penelitian berupa observasi dan juga eksperimen atau bisa juga melakukan wawancara terbuka dan tentu berbeda dengan metode kuantitatif yang menggunakan angka atau skala, metode kualitatif datanya dapat berupa pendapat atau hasil pencatatan atas kejadian yang ditemukan di lapangan.

Contoh metode penelitian kualitatif misalnya, seperti di bawah ini.

Judul Penelitian: Analisis Prosesi Limbah Tebu Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Energi Biomassa di Pabrik Gula.

2. Metode Kuantitatif

Metodologi penelitian yang kedua merupakan metodologi penelitian dengan jenis kuantitatif. Metodologi penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang dilakukan secara sistematis dan menggunakan berbagai model yang sifatnya matematis. Di dalam metode penelitian kuantitatif ini, hipotesis dan teori yang digunakan berkaitan dengan fenomena alam.

Metodologi penelitian dengan jenis kuantitatif ini sifatnya objektif sehingga lebih analitis. Sehingga untuk mendapatkan berbagai data penelitiannya, peneliti harus menggunakan berbagai metode, misalnya tes pengujian dan juga wawancara terstruktur. Di dalam data penelitian pada metode kuantitatif dapat berupa angka, grafik, atau skala yang jelas bisa dihitung.

Contoh metode penelitian kuantitatif adalah sebagai berikut.

Judul: Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dan Pola Asuh Anak Authoritative dengan Prestasi Belajar pada Siswa Didik Baru.

3. Metode Survey

Metode survey merupakan jenis metode penelitian yang ketiga yang mana metode penelitian survey ini dikemas dan juga disusun dalam bentuk opini, sehingga hasil dari orang atau peneliti yang satu dengan peneliti yang lain berbeda, meski penelitian yang dilakukan sama.

Biasanya, metode penelitian survey ini digunakan atau dimanfaatkan untuk membuat suatu gambaran umum yang diambil berdasarkan dari sampel beberapa orang. Di bawah ini merupakan contoh dari metode penelitian survey.

Judul: Pengaruh Insentif Terhadap Disiplin Kerja Karyawan di Departemen X.

4. Metode Ekspos Facto

Metode penelitian selanjutnya adalah metode penelitian ekspos facto. Metode penelitian ini berhubungan dengan sebab dan akibat dari pengambilan data dalam melakukan penelitian. Berikut merupakan contoh dari metode penelitian ekspos facto.

Judul: Pengaruh Materi Pelajaran Pokok yang Disampaikan Terhadap Hasil Nilai dari Tes di SMP XI.

5. Metode Deskriptif

Metode penelitian yang terakhir adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif merupakan metode yang digunakan untuk menggambarkan terjadinya suatu peristiwa secara langsung atau tidak langsung. Metode penelitian deskriptif ini dibagi lagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah metode longitudinal dan metode cross sectional.

Berikut ini merupakan contoh dari metode deskriptif yang bisa dijadikan referensi.

Judul: Pengaruh Kualitas Layanan Platform Belanja Online Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kota X.

Baca Juga:

Jenis-Jenis Penelitian Lengkap dengan Contoh Penjelasannya

Objek Penelitian: Pengertian, Macam-Macam, dan Contoh Lengkap

Subjek Penelitian: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Kegunaan Metodologi Penelitian Berdasarkan Jenisnya

Metodologi penelitian memiliki kegunaan dan manfaat yang luar biasa dalam dunia penelitian, sehingga selama ini di dalam metodologi penelitian tersebut tidak hanya sekedar untuk penelitian akademis atau bisa lebih luas lagi. Berikut merupakan kegunaan metodologi penelitian berdasarkan jenisnya.

1.  Penelitian Murni dengan Mengembangkan Teori

Pertama adalah penelitian murni yang mengembangkan teori yang ada. Artinya, kegunaan untuk penelitian murni ini sangat dapat membantu dan juga melancarkan penelitian dasar serta dapat digunakan untuk mengembangkan teori yang sudah ada menjadi teori yang lebih komprehensif dan lebih lengkap.

Meski cara yang dilakukan serupa, tapi siapa sangka penelitian murni ini bisa berbeda dengan penelitian terapan yang lainnya.

2. Penelitian Terapan untuk Memecahkan Masalah

Kegunaan metodologi penelitian yang selanjutnya adalah berdasarkan pada fokusnya yaitu memecahkan masalah demi tercapainya kehidupan yang praktis. Artinya, kegunaan dalam unsur terapan ini mampu memecahkan masalah.

Masalah yang dipecahkan di dalam metodologi penelitian ini berdasarkan dari kejadian secara real atau nyata di lingkungan sosial masyarakat. Artinya, metode penelitian yang satu ini dirasa lebih tepat sasaran bagi masyarakat instan. Hal tersebut karena metode penelitian ini tidak berpatok atau berpoduman terhadap satu teori tersebut.

3. Penelitian Aksi untuk Membuat Tindakan Khusus Sesuai Dengan Teori

Kegunaan metodologi penelitian yang terakhir adalah penelitian aksi. Meski jarang didengar, metode penelitian aksi ini ditujukan untuk membuat tindakan secara khusus, sesuai dengan teori yang dibutuhkan. Sehingga telaah teori tersebut kemudian dijadikan sebuah acuan atau pencarian solusi atas berbagai permasalahan yang ada dan ditemukan.

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa metodologi penelitian tidak hanya sekedar menyelesaikan masalah yang sifatnya studi kasus dan akademis saja. Akan tetapi metodologi penelitian ini bisa dimanfaatkan agar peneliti dapat menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh masyarakat luas di sekitar kita.

Misalnya ketika peneliti ingin memecahkan dan menyelesaikan angka kemiskinan, maka peneliti akan memberi berbagai solusi atas permasalahan kasus yang menghambat kinerja dan produktivitas warga masyarakat sehingga dapat ditemukan ‘obat’ sebagai upaya penyelesaiannya dan dalam hal tersebut metodologi penelitian hadir untuk memudahkan dan meringankan berbagai permasalahan yang Anda alami.

Dari berbagai penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa metodologi penelitian merupakan suatu upaya atau cara yang dilakukan untuk menyelesaikan atau memecahkan sebuah masalah dengan melakukan berbagai langkah atau metode penelitian yang sesuai dan tepat untuk penelitian yang dipilih. 

Dengan adanya metodologi penelitian, maka peneliti dapat membantu para akademis atau bahkan masyarakat untuk menyelesaikan berbagai masalahnya karena kasus tidak akan selesai jika hanya dicari sumber masalahnya saja. Oleh sebab itu, perlu adanya peneliti atau orang yang ahli di bidangnya untuk melakukan penelitian.

Dalam melakukan penelitian tersebut, peneliti memerlukan metode penelitian sehingga tujuan dan juga target yang diinginkan untuk memecahkan sebuah masalah dapat tercapai dan juga masyarakat akhirnya diberi ruang yang lega karena masyarakat dapat menemukan penyelesaian masalah.

Selain itu, metodologi penelitian juga menjadi hal atau cara yang ampuh bagi peneliti selanjutnya atau temuan selanjutnya agar dapat dikembangkan di penelitian selanjutnya dan bagi peneliti terdahulu, metodologi penelitian hadir sebagai upaya melengkapi dan memperbaiki penelitian atau riset yang pernah terjadi.

Hal ini dilakukan agar ilmu dan pengetahuan akan semakin bertambah dan juga berkembang menyesuaikan perkembangan zaman yang terus berganti seiring berkembangnya zaman. Namun perlu diperhatikan, Anda harus benar-benar berhati-hati dalam memilih metodologi penelitian yang sesuai.

Hal ini karena jika salah memilih metodologi penelitian, peneliti akhirnya hanya sia-sia melakukan penelitian karena apa yang ingin dicari dengan sistematika yang dilakukan yakni tidak sesuai dengan yang akan diteliti.

Artikel Terkait:

Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Penelitian Eksperimen: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Penelitian Empiris: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Penelitian Pengembangan: Tujuan, Ciri-Ciri, Alasan, dan Caranya

Penelitian Kualitatif: Pengertian Menurut Ahli, Jenis, dan Karakteristik

Mau menulis tapi waktu Anda terbatas?

Gunakan saja Layanan Parafrase Konversi!

Cukup siapkan naskah penelitian (skripsi, tesis, disertasi, artikel ilmiah atau naskah lainnya), kami akan mengonversikan jadi buku yang berpeluang memperoleh nomor ISBN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

logo deepublish

Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, pernah meraih penghargaan sebagai Penerbit Terbaik pada Tahun 2017 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Kritik/Saran Pelayanan  : 0811-  2846 – 130

Alamat Kantor

Jl.Rajawali G. Elang 6 No 3 RT/RW 005/033, Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I Yogyakarta 55581

Telp/Fax kantor : (0274) 283-6082

E1 Marketing : [email protected]
E2 Marketing : [email protected]

© 2024 All rights reserved | Penerbit Buku Deepublish - CV. Budi Utama