Cara menulis kutipan dari jurnal sebenarnya sangat sederhana dan mudah. Sayangnya tidak banyak orang yang tahu teknis penyusunannya. Bagi mahasiswa, penting sekali menguasai cara menuliskan kutipan, baik dari jurnal, buku ataupun dari internet. 

Menguasai cara menulis kutipan dari jurnal sangat penting buat Anda yang sedang mengerjakan skripsi ataupun karya ilmiah. Mengingat saat menyelesaikan skripsi, sarat dengan kutipan.

Buat Anda yang belum terbiasa menulis karya ilmiah ataupun skripsi, artikel ini sebenarnya sangat bermanfaat. Karena disini Anda juga akan mengerti peran dan tanggung jawab sebagai penulis. 

Peran kutipan di dalam penulisan memiliki kekuatan terhadap skripsi Anda. Adapun beberapa kelebihan mencantumkan kutipan dari jurnal di dalam skripsi.

Diantaranya menghargai penulis jurnal, memperkaya pembahasan dan hasil karya atau laporan tulisan Anda bersifat objektif.

Mengutip dari jurnal dan menuliskan sumbernya pun menghindari kasus plagiarisme (penjiplakan). Tentunya Anda tidak ingin kerja keras Anda tidak lolos hanya karena tidak mencantumkan sumber atau identitas kutipan bukan?!

Barangkali Anda masih bingung bagaimana cara menulis kutipan dari jurnal? Penulisan kutipan dari jurnal berbeda dengan penulisan kutipan dari internet ataupun dari buku. Nah, untuk mengetahui cara menulis kutipan, Anda harus mengetahui beberapa cara penulisan jurnal sebagai berikut. 

Cara Menulis Kutipan Langsung Dari Jurnal

Ada dua bentuk kutipan yang sering digunakan untuk mahasiswa. Ada kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Pembahasan pertama akan fokus cara menulis kutipan dari jurnal secara langsung.

Pengertian Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah kutipan yang ditulis sama persis seperti yang dituliskan oleh si penulis. Tentu saja ada tanda baca sebagai tanda bahwa kalimat tersebut kalimat langsung yang diambil dari kalimat atau poin di dalam teks jurnal tersebut.

Adapun teknis penulisan kutipan langsung, font di tulis lebih kecil dibandingkan tulisan standar yang Anda gunakan untuk membuat laporan.

Berikut adalah contoh kalimat langsung.

Berikut adalah penjelasan Irukawa Elisa dalam Jurnal Dampak Mengenalkan teknik Pada Anak Menjadikan Stereotip Gender (2014: 179-181)

“Mainan yang stereotip gender pada anak-anak, juga berimbas pada pola pikir anak. Apakah salah bila anak-anak memilih mainan  yang stereotip gender? Sebenarnya tidak ada yang keliru bila anak memilih mainan yang stereotip gender.”

Persoalan akan muncul bila pilihan mainan tersebut merupakan paksaan dari lingkungan sosial. Dampaknya adalah anak-anak terpaksa menguasai keterampilan yang sesuai dengan peran gendernya, dan kreativitas anak akan terbatas”.

Penulisan kutipan langsung memiliki beberapa catatan penting.

Pertama, penulisan kutipan langsung tidak boleh diubah-ubah dari kutipan aslinya.

Kedua, karena kutipan langsung harus asli seperti di jurnal, maka kutipan dari jurnal bisa dicocokan dengan gagasan yang Anda tulis.

Ketiga, terkait penulisan kutipan langsung menggunakan jarak 2 spasi dan menambahkan tanda kutip (“…”). 

Keempat, wajib hukumnya kita menyertakan sumber kutipan yang meliputi mencantumkan nama penulis, tahun terbit dan halaman sumber. Kelima, khusus kutipan yang diambil dari jurnal luar negeri, maka kutipan tersebut harus dicetak miring. 

Keenam, apabila Anda sebagai penulis ingin memisahkan kutipan langsung dibagian kalimat tengah, maka dapat ditulis dengan menuliskan kalimat awal dan kalimat yang dihilangkan bisa diberi tanda titik tiga buah, barulah dilanjutkan kalimat selanjutnya yang akan ditulis.

Akan berbeda lagi jika kasusnya bagian kalimat akhir, maka kalimat yang dihilangkan diberi tanda titik empat. Terakhir, jika kasusnya kutipan langsung dari jurnal ingin Anda tambahkan komentar, maka bagian komentar Anda bisa ditulis di dalam kurung.

Cara Menulis Kutipan Tidak Langsung Dari Jurnal

Jika tadi sudah dipaparkan cara menulis kutipan secara langsung, maka ada beberapa poin penulisan kalimat tidak langsung. Dikatakan kutipan tidak langsung karena kutipan ditulis tanpa mengurangi ataupun menambahkan kalimat.

Syarat penulisan kutipan tidak langsung adalah menuliskan penulis jurnal sebelum kutipan ditulis.

Berikut adalah contoh kutipan tidak langsung dari jurnal :

Menurut Agung Hermanto (2009: 15-16) menyatakan bahwa Dalam  membuat sebuah karya ilmiah jenis penelitian, eksplorasi pustaka merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kebenaran data yang ingin diteliti.

Cara menulis kutipan dari jurnal secara tidak langsung juga bisa dilakukan dengan cara menuliskan nama penulis di bagian akhir. Contoh sebagai berikut. 

Dalam  membuat sebuah karya ilmiah jenis penelitian, eksplorasi pustaka merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kebenaran data yang ingin diteliti (Agung Hermanto, 2009 : 15-16)

Adapun cara menulis kutipan dari jurnal ilmiah tidak langsung, pastikan redaksional yang digunakan dibuat sendiri oleh penulis. Terkait dengan sumber yang dicantumkan harus jelas. Jadi, pastikan memiliki jurnal yang identitasnya jelas, karena itu akan mempengaruhi objektivitas karya Anda. 

Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal – Secara Internasional 

Ternyata cara menulis kutipan dari jurnal ada beberapa style, Chicago, APA dan masih banyak lagi. Memang penulisan kutipan dari jurnal tersebut tergantung dari jurusan jurnal. Missal ada jurnal khusus teknik, dan jurnal tentang social, maka style penulisannya pun juga berbeda. 

Terlepas dari berbagai macam style, kutipan yang diakui dunia internasional adalah style APA untuk bidang penelitian non teknik. Nah, berikut contoh menulis kutipan menggunakan style APA dari jurnal Internasional. 

Barangkali Anda penasaran cara menuliskan kutipan menggunakan style APA? Seperti yang terlihat seperti contoh di atas. Penulisan style APPA dalam menuliskan  nama penulis ditulis di dalam kurung dan ditulis dalam satu pembahasan. 

Baca Juga : Cara Menulis Kutipan Langsung dan Tidak Langsung Dalam Buku Ajar

Landasan Penting Mengutip Dari Jurnal 

Meskipun kutipan itu penting dalam menulis skripsi ataupun karya ilmiah, pastikan proporsinya tepat. Karya yang terlalu banyak kutipan secara berlebihan juga kurang bagus. Anda pun juga perlu mempertimbangkan kutipan yang akan digunakan, jadi tidak semua kutipan bisa digunakan. 

Hal yang seringkali diabaikan saat mengerjakan skripsi, tidak menyadari betapa pentingnya beban menjadi seorang penyusun atau penulis skripsi. Karena seorang penulis skripsi tidak sekedar menulis kutipan dari jurnal saja. Tetapi Anda juga bertanggung jawab secara penuh terkait ketepatan kutipan digunakan.

Satu catatan penting lagi bagi Anda. Saat Anda akan mengutip dari jurnal, Anda harus memperhitungkan akan menggunakan kutipan langsung maupun tidak langsung.

Karena tidak semua kutipan bisa diterapkan asal. Harus dilihat kecocokan dengan karya ilmiah atau skripsi Anda. Jadi pemasangan kutipan dari jurnal tidak asal pasang dan tempel bebas. 

Itulah cara menuliskan kutipan dari jurnal. Setelah membaca ulasan ini, sebenarnya caranya gampang, simpel bukan? Ngomongin penulisan kutipan, sebenarnya juga ada kutipan yang diambil dari sumber lain loh. Misal mengutip dari buku, internet ataupun dari hasil wawancara langsung yang akan dibahas di artikel lain. 

Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat mengerjakan tulisan skripsi ataupun karya ilmiah. Semoga tugas Anda segera selesai dengan lancar.  

Kontributor : Irukawa Elisa