Cara Menulis Kutipan Langsung dan Tidak Langsung Dalam Buku Ajar

teknik kutipan penerbit deepublish

Buku ajar merupakan buku yang diperuntukan bagi mahasiswa supaya memndapatka bahan informasi dalam kegiatan belajar, informasi pada umumnya lebih mudah. Buku ajar juga bisa disebut buku pelajaran yang memiliki keakuratan sebagai bahan informasi. Keakuratan ini tentu berhubungan erat dengan penyusunan buku ajar yang mana dalam penyusunan buku ajar dosen memerlukan referensi yang valid. Apalagi jika buku ajar akan disebarluaskan kepada mahasiswa. Yang jelas menyusun buku ajar tidak boleh sembarangan.

Cara membuat buku ajar hingga menyusun buku ajar bukanlah hal yang mudah. Bukan hal yang bisa dilakukan dalam waktu singkat pula. Proses penyusunan buku ajar memiliki tahapan yang harus dilalui satu persatu. Mulai dari Melakukan telaah kurikulum, kemudian menyusun silabus, lalu mengorganisasikan buku, hingga memilih materi dan menyajikan materi.

syarat kutipan penerbit deepublish

Dalam menyajikan materi biasanya menggunakan beberapa referensi buku yang sesuai dengan materi. Tak sedikit yang menggunakan kalimat-kalimat kutipan untuk menambah keakuratan sebuah teori. Sayangnya masih sering terjadi kesalahan ketika menuliskan kutipan dalam buku ajar. Padahal kutipan langsung dan tidak langsung sangatlah penting dalam proses pembuatan karangan ilmiah, semi ilmiah, dan non ilmiah hingga buku ajar. Seperti contoh kata pengantar, tata cara penulisan catatan kaki, cara penulisan daftar pustaka, dan tata cara penulisan gelar. Untuk itu, keduanya mesti ditulis dengan cara yang baik dan benar.

Supaya Anda tidak salah dalam menuliskan kutipan langsung dan tidak langsung, berikut ini kami paparkan penjelasannya.

Kutipan Langsung

Dalam menuliskan Tentunya menuliskan kutipan langsung dan tidak langsung berbeda. Berikut ini beberapa langkah kutipan langsung yang bisa diterapkan:

  1. Jarak Spasi
    Beri jarak spasi selebar 2,5 spasi antara teks asli dan teks kutipan. Cara ini bisa dipakai apabila kutipan yang diambil berjumlah 4 baris atau lebih. Perlu diperhatikan posisi teks kutipan harus berada di bawah teks asli yang Anda tulis sendiri. Kutipan boleh ditulis dengan menggunakan tanda petik ataupun tidak. Selain itu di dalam teks asli Anda juga perlu menuliskan format nama penulis.Cara ini dilakukan bila kutipan yang diambil berjumlah 4 baris atau lebih. Teks kutipan mesti berada di bawah teks asli yang kita tulis sendiri. Kutipan boleh ditulis dengan menggunakan tanda petik ataupun tidak. Selain itu, di dalam teks asli, kita mesti menuliskan format nama penulis (tahun terbit: halaman buku).

    Contoh:

    Seorang mahasiswa aytau peneliti yang hendak melakukan penelitian, mesti mengetahui terlebih dahulu topik atau tema apa yang hendak dibahas dalam penelitian yang dibuat. Menurut Patilima (2013:17) menyatakan sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menentukan sebuah topik penelitian, yaitu:

    “Pada penentuan topik penelitian, pusatkan perhatian dengan menggambarkan secara ringkas (maind mapping), menyusun judul, dan mempertimbangkan apakah topik tersebut dapat diteliti. Mahasiswa atau peneliti dapat mengawali dengan menyusun dua kata, misalnya “penelitian mengenai…” tergantung kepada kita melanjutka kalimat tersebut.”

  2. Menyatukan Teks Asli dan Kutipan
    Langkah selanjutnya adalah menyatukan teks asli dan kutipan. Cara ini dilakukan jika kutipan yang diambil hanya berjumlah dua baris. Caranya juga sama dengan sebelumnya. Nama penulis yang dikutip, tanggal dan halaman buku yang dikutip mesti dicantumkan sebelum kutipan.

    Contoh:

    Tombol navigasi sangat penting bagi blog seseorang. Menurut Sya’ban (2010:197), navigasi adalah “…tombol yang digunakan oleh pembaca blog untuk memudahkan mereka dalam mendapatkan berbagai informasi yang ada pada blog Anda.”

  3. Menghilangkan Beberapa Kutipan dengan Menggunakan Tiga Tanda Titik (…)
    Lain halnya jika Anda ingin mengutip kutipan yang hanya beberapa bagian kutipan saja. Penggunaan tanda tiga tanda titik inilah solusinya. Tiga tanda titik tersebut dapat dipakai di awal kutipan, tengah-tengah, maupun akhir kutipan, tergantung bagian kutipan mana yang dihilangkan.

    Contoh:

    “Tombol navigasi ini biasanya berada di atas header blog atau di bawah header blog…”

  4. Menggunakan Tanda Titik Satu Baris Penuh
    Jika Anda ingin mempersingkat kutipan, Anda bisa menggunakan tanda titik satu baris penuh. Cara ini dipakai jika kutipan yang seharusnya dua baris, malah kita kutips satu baris saja. Adapun baris yang tidak dikutip diganti dengan tanda titik-titik yang panjang untuk memenuhi baris yang kosong tersebut.

    Contoh:

    “Pada penentuan topik penelitian, pusatkan perhatian dengan menggambarkan secara ringkas (maind mapping), menyusun judul, dan mempertimbangkan apakah topik tersebut dapat diteliti. Mahasiswa atau peneliti dapat mengawali dengan menyusun dua kata, misalnya “penelitian mengenai…” tergantung kepada kita melanjutkan kalimat tersebut.”

    ………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  5. Menyisipkan Kurawal [ ] dan/atau Tanda [sic!]
    Anda juga dapat menyisipkan kurawal [ ] dan atau tanda [sic!]. Kurawal bisa digunakan jika penulis ingin menambahkan keterangan pada kutipan yang dipakai. Sementara tanda [sic!] dipakai jika ada bagian kutipan yang salah, entah itu salah secara makna maupun secara penulisan.

    Contoh:

    “Pada penentuan topik penelitian, pusatkan perhatian dengan menggambarkan secara ringkas (maind mapping) [sic!], menyusun judul, dan mempertimbangkan apakah topik tersebut dapat diteliti [atau tidak]. Mahasiswa atau peneliti dapat mengawali dengan menyusun dua kata, misalnya “penelitian mengenai…”[lalu, kalimat seterusnya diteruskan] tergantung kepada kita melanjutkan kalimat tersebut.”

Kutipan Tidak Langsung

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ada perbedaan penulisan antara kutipan langsung dan tidak langsung. Yang jelas terlihat adalah kutipan tidak langsung sangatlah sederhana.

  1. Kutipan Ditulis Ulang Dengan Gaya Bahasa Sendiri
    Kutipan tidak langsung merupakan kutipan yang mengambil dari sebuah referensi yang ditulis oleh penulis karya ilmiah menggunakan gaya bahasa sendiri berdasarkan pemahamannya sendiri. Pada penulisan kutipan tidak langsung tidak perlu penggunaan tanda kutip. Adapun kutipan yang telah ditulis ulang tersebut tidak perlu diberi tanda kutip.

    Contoh:

    Teks Asli:
    Tombol navigasi adalah tombol yang digunakan oleh pembaca blog untuk memudahkan mereka dalam mendapatkan berbagai informasi yang ada pada blog Anda. (Teks Asli)

    Teks Kutipan Tidak Langsung:
    Tombol navigasi merupakan tombol yang berfungsi untuk mempermudah pembaca dalam mencari informasi yang dibutuhkan di dalam sebuah blog. (teks kutipan tidak langsung)

  2. Diakhiri Dengan Nomor Kutipan dan Tidak Menggunakan Tanda Petik
    Di poin sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa kutipan tidak langsung tidak perlu menggunakan tanda petik di dalam kutipannya. Sebagai gantinya, kutipan tidak langsung tersebut diganti dengan nomor kutipan yang menerangkan sumber dari kutipan tidak langsung tersebut.

    Contoh:

    Tombol navigasi merupakan tombol yang berfungsi untuk mempermudah pembaca dalam mencari informasi yang dibutuhkan di dalam sebuah blog¹.

    ¹Wahyu Sya’ban, Build Your Blogger XML Template (Yogyakarta, Andi:2010), hlm 197.

  3. Jarak Spasi
    Terkait spasi ada perbedaan jika Anda ingin mengutip kutipan yang kurang dari 4 baris dan kurang dari 4 baris. Jika Anda ingin menuliskan kutipan lebih dari 4 baris, Anda bisa memberikan jarak spasi 2,5. Jarak antar kutipan adalah satu spasi dan tidak boleh dimiringkan. Kutipan boleh menggunakan tanda petik atau tidak. Tak lupa sumber kutipan juga harus ditulis dengan format nama penulis (tahun terbit:halaman buku).

    Contoh:

    Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak dan luas. Raymond Williams dalam Keywords (1976:97) mengemukakan:

    “Penggunaan istilah kebudayaan yang banyak dipakai dewasa ini. Pertama, mengenai perkembangan intelektual, spiritual dan estetik individu, kelompok atau masyarakat. Kedua, menangkap sejumlah aktivitas intelektual dan artistik seta produk-produknya (film, kesenian, dan teater). Ketiga, mengenai seluruh cara hidup, aktivitas, kepercayaan, dan kebiasaan seseorang, kelompok atau masyarakat.”

    Sementara jika Anda ingin mengutip kutipan kurang dari 4 baris maka kutipan harus ditulis dalam satu paragraf. Kemudian Anda bisa menggunakan tanda petik (“…”) untuk membedakan kutipan dengan teks. Untuk jarak dengan teks adalah 2 spasi. Sama dengan di atas, jangan lupa sertakan identitas pengarang, tahun terbit, dan halaman.

    Contoh:

    Kelompok adalah sekumpulan manusia yang merupakan kesatuan dan memiliki identitas, dimana identitas tersebut dapat berupa adat istiadat dan sistem norma yang mengatur pola interaksi masyarakat manusia yang hidup di dalam masyarakat.

    Selain itu pengertian kelompok menurut Homans (1950:76) mengatakan bahwa “kelompok merupakan sejumlah individu yang berkomunikasi satu dengan lainnya dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga hal tersebut memberikan kesempatan bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara langsung”.

  4. Kutipan dengan Beberapa Pengarang
    Dalam menuliskan beberapa kutipan memang harus memncatumkan pengarang. Ada perbedaand alam pencantuman pengarang, apalagi jika lebih dari satu. Jika menggunakan referensi yang ditulis beberapa pengarang, maka kutipan ditulis dalam format nama-nama pengarang, tahun terbit buku, dan letak halaman yang ditulis dalam satu kurungan. Tanda titik koma “;” memisahkan setiap nama pengarang.

    Contoh :

    …dalam pembangunan ekonomi (Rahman, 1997 : 8; Anwar, 1979 : 10; Wirawan, 1989:12).

    Lain halnya ketika Anda mengutip hanya dengan 2 Pengarang. Kutipan dengan format nama akhir dari kedua pengarang. Jika lebih dari dua, maka Anda bisa menggunakan kata “dkk”.

    Contoh :

    Kuisioner adalah suatu daftar yang berisi rangkaian pertanyaan tentang suatu hal (Sumardjan dan Koentjaraningrat, 1967:63).

    Dalam penulisan nama pengarang perlu diperhatikan letak tulisan. Kutipan dengan nama pengarang ditulis sesudah kutipan. Untuk menuliskan kutipan tidak langsung, buat kalimat pengantar yang sesuai dengan topik kutipan yang Anda ambil. Kemudian tulis nama akhir pengarang, tahun terbit, titik dua dan nomor halaman di dalam kurung.

    Contoh :

    Lebih tegas lagi, dikatakan bahwa amoniak dikirimkan secara kontinu untuk memenuhi keperluan PT. Petro Kimia, dan diekspor ke Filipina, India, Thailand, Korsel, dan Jepang (Subandi, 1987:40).

penulisan kutipan penerbit deepublish

Demikianlah beberapa cara menulis kutipan langsung dan tidak langsung. Jika Anda ingin tahu referensi lainnya seputar kutipan, pembaca bisa membuka artikel yang berkaitan dengan penulisan kutipan langsung dan tidak langsung buku ajar. Semoga bemrmanfaat bagi pembaca sekalian.


Apakah Anda sedang atau ingin menulis buku? Dengan menjadi penulis penerbit buku Deepublish, buku Anda kami terbitkan secara GRATIS. Anda cukup mengganti biaya cetak. Silakan isi data diri Anda di sini. atau Anda bisa langsung Kirim Naskah dengan mengikuti prosedur berikut ini: KIRIM NASKAH

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang buku ajar, Anda dapat melihat artikel-artikel kami berikut:

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS disini!

Kontributor: Novia Intan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *