Information

Kenali 6 Kendala Mengisi SINTA

Saat Anda mendaftar dan mengisi SINTA, banyak yang mengalami kendala. Kenali 6 kendala mengisi SINTA paling umum. Hindari kendalanya agar Anda bisa tergabung menjadi penulis SINTA.

Anda sudah mendaftarkan ke Sinta dan ke Arjuna? Namun Anda mengalami beberapa kendala? Sebenarnya banyak orang yang mengalami kendala yang mirip-mirip. Pada kesempatan kali ini, akan mengulas beberapa kendala mengisi SINTA. Berikut ulasannya.

Bagaimana Perhitungan Skore Sinta Kepada Penulis? – Kendala Mengisi SINTA

Ada beberapa komponen dan formula perhitungan untuk dosen/peneliti. Ada tiga elemen, yaitu komponen penilaian, kode, dan bobot penilaian. Berikut jika dilihat dalam bentuk tabel.

Komponen Penialaian Kode Bobot Penilaian Perhitungan
Jumlah dokumen artikel di scopus A 40 A x 40 = …
Jumlah dokumen non artikel di scopus B 15 B x 15 = …
Jumlah sitasi di Google Scholar C 1 C x 1 = …
Jumlah sitasi di scopus D 4 D x 4 = …
kualitas H-Index (google scholar) E 4 E x 4 = …
Kualitas H-Index (scopus) F 16 F x 16 = …

Khusus untuk kualitas H-Index (google scholar) dan kualitas H-index (scopus) masih belum di perhitungan. Sedangkan untuk perhitungan skor formulanya dapat menggunakan rumus sebagai berikut.

Formula Sinta = ∑ perhitungan / pembagi*

*Pembagi yang digunakan adalah angka dari perhitungan statistik, berdasarkan pertimbangan skor maksimum Sinta.

Anda Belum Diverifikasi Oleh Tim RistekDikti? – Kendala Mengisi SINTA

Barangkali Anda sudah mendaftarkan Sinta dan Arjuna sesuai aturan, namun Anda belum juga diverifikasi? Jawabannya Anda harus bersabar, karena ada banyak data yang masuk. Mereka semua juga menunggu verifikasi.

Hal yang perlu kita tahu bahwa tim verifikaotr dari Tim Sinta Ristekdikti memiliki banyak tugas. Diantarannya mengelola helpdesk dan melakukan pengembangan web maupun mengembangkan aplikasi SINTA. Terkait dengan verifikator, harus ditunggu dengan sabar karena registrasi di WEB Sinta perlu di singkronisasikan secara manual.

Kenapa HelpDesk Tidak Merespons? – Kendala Mengisi SINTA

Anda sudah mengirimkan help desk? Namun belum juga mendapatkan balasan atau konfirmasi? Jika Anda tidak menerima konfirmasi, bisa jadi itu disebabkan karena help desk mengalami kesulitan merespons secara tepat. Umumnya disebabkan karena Anda tidak mengikuti petunjuk pengiriman.

Solusi ketika email Anda tidak dibalas selama beberapa hari, Anda dapat membalas email help desk sebelumnya, dengan mengisi informasi lebih detail dan jelas. Dalam kondisi darurat, bisa menghubungi no telepon seluler. Catatan penting, No seluler ini hanya untuk hal darurat. Pihak SINTA menyarankan untuk berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan personil SINTA meminta kata kunci dan email.

Data Anda Tiba-tiba Hilang? – Kendala Mengisi SINTA

Anda merasa sudah mendaftar dan meregistrasi di SINTA. Pada waktu itu nama Anda ada di sana, namun selang beberapa hari, Nama Anda pun akhirnya hilang, tidak muncul lagi. Jadi, pihak SINTA memiliki hak untuk menghapus data yang masuk, atau mempertahankan.

Data yang di elminasi oleh Tim SINTA pada umumnya disebabkan oleh beberapa hal, diantarannya karena Anda memiliki data ganda, data yang Anda masukan tidak akurat. Bisa juga disebabkan karena Anda salah memasukan data dasar seperti salah memasukan nama dan NIDN.

Ketika data Anda hilang,tindakan pertama adalah, Jangan langsung putus asa. Anda bisa kembali melakukan registrasi ulang. Setelah melakukan registrasi ulang, Anda harus mengirimkan email ke HelpDesk yang memberitahukan bahwa data Anda hilang dan Anda sudah registrasi ulang. Ketika mengirim Help Desk, pastikan untuk menuliskan nama dan NIDN yang akurat.

Belum Juga Mendapatkan Aktivasi Surel? – Kendala Mengisi SINTA

Anda sudah merasa benar menjalankan prosedur SINTA? Hingga sampai saat ini Anda pun belum menerima email dari web SINTA? Langkah pertama, Anda perlu mengecek kembali di email, khususnya di spam. Karena umumnya akan masuk ke spam. Jika di Spam email tidak ada, Anda dapat mengaktivasi email melalui tautan https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authorverification/login.

Menyelesaikan Banyak Masalah Secara Bersamaan– Kendala Mengisi SINTA

Apabila kasus yang Anda hadapi tidak hanya satu masalah, melainkan beberapa masalah, Anda dapat langsung menyelesaikan saat itu juga. Jadi Anda dapat langsung mengkoordinasi ke ketua LPPM untuk menginventarisir masalah. Pastikan Anda juga menyantumkan nama lengkap Anda dan NIDN.

Itulah enam kendala mengisi SINTA yang sering dikeluhkan oleh penulis SINTA. Semoga ulasan ini bermanfaat. (Elisa)

Referensi:

http://sinta2.ristekdikti.go.id/

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang menulis buku anda dapat melihat Artikel-artikel berikut:

  1. Kebutuhan Menulis Buku Bagi Para Pustakawan
  2. Pedoman dan Model Acuan Teknik Menulis Buku Teks yang Berkualitas
  3. Teknik Menulis Buku Ajar dengan Gaya Ilmiah Populer
  4. Teknik Menulis Buku Panduan yang Baik

Jika Anda mempunyai BANYAK IDE, BANYAK TULISAN, tapi BINGUNG bagaimana caranya MEMBUAT BUKU, gunakan fasilitas KONSULTASI MENULIS dengan TIM PROFESSIONAL kami secara GRATIS disini!

deepublish

Recent Posts

Mengenal Karakteristik dan Metode Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum OBE

Kegiatan pembelajaran OBE atau kurikulum OBE, tentunya memiliki karakteristik lebih khas. Sebab, pendekatan dalam OBE…

9 jam ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah V Membangun Ekosistem Publikasi Terarah dan Berdaya Saing

Dalam menjalankan tri dharma, para dosen di Indonesia tentunya rutin mengurus publikasi ilmiah. Baik publikasi…

1 hari ago

Kolaborasi Penerbit Deepublish-LLDikti Wilayah III, Mendorong Publikasi untuk Kenaikan Jabatan Akademik Dosen

Penerbit Deepublish kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung publikasi ilmiah para dosen di Indonesia. Yakni melalui…

1 hari ago

Jasa Percetakan Modul Pembelajaran untuk Dosen dan Institusi Pendidikan

Menggunakan jasa percetakan modul pembelajaran, tentunya bisa dipertimbangkan oleh para dosen. Sebab sekalipun tidak wajib,…

4 hari ago

Bukan Sekadar Penerbit: Mengapa Deepublish Dipilih sebagai Mitra Strategis Lembaga Pendidikan Tinggi

Kolaborasi perguruan tinggi dengan berbagai pihak eksternal (dunia industri, pemerintah, dan masyarakat) merupakan hal penting.…

4 hari ago

Memahami Perbedaan Kurikulum Konvensional dan Kurikulum OBE

Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) menjadi kurikulum yang diterapkan di pendidikan tinggi Indonesia. Kurikulum ini tentunya…

5 hari ago