Cara menentukan judul. Menulis karya tulis mungkin dipandang sebagai pekerjaan yang sulit, baik menulis karya tulis non fiksi maupun fiksi. Tapi faktanya, menentukan judul yang menarik dan sesuai dengan isi keseluruhan karya tulis justru lebih sulit.

Penulis harus mempertimbangkan banyak hal untuk menentukan judul yang sesuai dengan target pembacanya dan mendorong mereka untuk membaca keseluruhan karya tulis.

Karena itu, judul dianggap sebagai pondasi dari sebuah karya tulis. Secara tak langsung, judul akan mempengaruhi tindakan seseorang untuk membeli atau membaca hasil karya tulis Anda.

Supaya Anda bisa menentukan judul yang menarik, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan penulis. Penulis harus memahami pengertian judul, cara-cara menentukan judul, serta prinsip dalam menentukan judul.

Pengertian Judul

Judul adalah suatu kata yang diambil dari sebuah pemikiran untuk menulis sebuah karya sastra. Judul juga salah satu unsur Utama dalam sebuah tulisan, yang biasanya singkat, padat dan jelas.

Dalam sebuah karangan, seperti cerita, drama, puisi dan karya sastra lainnya, judul juga disebut dengan tajuk. Judul dalam sebuah karya sastra ini harus bersifat menarik agar pembaca terkesan dan terdorong untuk membacanya.

Judul ini ibaratkan sebuah rumah dalam sebuah karya sastra, yang harus menggambarkan isi dari keseluruhan tulisan Anda. Karena itu, penulis harus benar-benar tepat dan teliti menentukan judul yang menarik dan sesuai isi tulisan.

Sehingga pembaca sudah memiliki gambaran terlebih dahulu mengenai topik dan isi tulisan. Di sisi lain, judul juga akan membantu pembaca lebih mudah menangkap isi tulisan Anda.

Tapi, beberapa ahli memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai judul sebuah tulisan. Berikut ini, judul Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan beberapa ahli.

1. KBBI

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), judul adalah nama yang dipakai buku atau bab dalam buku untuk menyiratkan isi atau maksud dari buku atau bab tersebut. 

Judul juga dapat disebut sebagai kepala karangan atau tajuk. Tetapi, ini umumnya dipakai dalam cerita, drama, atau karya lainnya. Dalam berita, judul juga merupakan inti berita dalam surat kabar yang dicetak dengan huruf besar.

Baca Juga: Membuat Judul Buku & Novel Yang Bagus Serta Menarik

2. Trigran

Menurut Trigan, judul adalah pandangan hidup atau perasaan tertentu mengenai kehidupan dan rangkaian nilai-nilai tertentu, yang membentuk dan menjadi sebuah dasar dari gagasan utama sebuah karya sastra.

3. A. Aziz Alimul H

Menurut A. Aziz Alimul H, judul adalah cermin dari keseluruhan isi karya ilmiah. Dalam membuat judul Penelitian, hendaknya bersifat menjelaskan diri, menarik sehingga orang langsung menduga materi serta masalah yang sedang diteliti. Sehingga judul bisa memberikan gambaran global tentang arah, maksud, tujuan dan ruang lingkup penelitian.

Jadi, judul bisa dikatakan sebagai gambaran dari sebuah tulisan secara menyeluruh. Judul akan membantu pembaca memahami isi tulisan sebelum membacanya secara menyeluruh.

Cara Menentukan Judul

Judul adalah hal pertama yang dilihat pembaca untuk menentukan perilakunya, yakni akan membeli atau membaca hasil karya tulis Anda atau tidak.

Judul juga memiliki fungsi yang berbeda dengan tema dan topik sebuah tulisan. Judul berfungsi sebagai penarik minat dan menentukan perilaku pembaca. 

Judul yang bagus pastinya akan lebih cepat menarik pembaca dan menimbulkan keingintahuan mereka tentang isi atau gagasan yang dibahas dalam tulisan. 

Tapi, penulis seringkali kesulitan menentukan judul yang menarik sekaligus mewakili keseluruhan isi tulisan. Penulis harus memahami menentukan judul untuk karangan non fiksi dan fiksi cukup berbeda.

1. Cara Menentukan Judul untuk Karangan Non Fiksi

Karangan non fiksi adalah sebuah karya tulis yang bersifat informatif, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenaran atau Faktanya. Karangan non fiksi ini bisa berupa peristiwa lampau, sejarah, biografi seseorang dan informasi lainnya.

Judul dalam sebuah karangan non fiksi tentu sangat penting. Penulis harus membuat judul yang jelas dan mewakili isi tulisan. Karena itu, ada beberapa cara menentukan judul karangan non fiksi yang harus diperhatikan.

Baca Juga: 5 Trik Menulis Judul Yang Menarik Untuk Dibaca

a. Buat Kerangka Tulisan

Kerangka adalah rangka, batasan atau susunan. Dalam hal ini, kerangka tulisan diartikan sebagai susunan isi tulisan Anda untuk membantu menentukan judul yang tepat dan mewakili dari keseluruhan isi karya tulis.

Karena judul adalah hal pertama yang dilihat oleh pembaca dan biasanya menjadi hal terakhir yang dipikirkan oleh penulis. Penulis mungkin bingung menentukan judul yang tepat untuk hasil karya tulisnya.

Penulis juga mungkin tak ingat semua isi karya tulisnya, terlebih setelah melewati proses evaluasi dan revisi pada tahap akhir. Judul yang telah dipersiapkan pada awal penulisan mungkin belum mewakili keseluruhan isi karya tulis.

Sehingga Anda perlu memikirkan ulang judul karya tulis non fiksi yang telah ditentukan tersebut. Anda bisa membuat kerangka atau catatan singkat mengenai keseluruhan isi karya tulis, Kemudian menentukan judul yang tepat.

b. Tentukan Topik Utama Yang Akan Dibahas Dalam Tulisan

Topik adalah inti dari keseluruhan isi tulisan yang ingin disampaikan oleh penulis dalam karya tulisnya. Topik adalah hal pertama kali yang ditentukan oleh penulis ketika membuat karya tulis. Kemudian, topik dikembangkan menjadi cakupan yang lebih sempat atau lebih luas.

Umumnya, karya tulis non fiksi memiliki topik atau poin-poin permasalah penting yang dibahas mendalam dalam bagian isinya. Karena itu, Anda perlu mencatat poin-poin tersebut untuk menjadi acuan menentukan judul.

Anda bisa melihat ulang bagian rumusan masalah, yang biasanya mengandung argumen atau pertanyaan besar dalam makalah. Sehingga poin-poin yang tertulis dalam rumusan masalah bisa membantu menentukan judul.

Anda juga bisa melihat pikiran Utama untuk membantu menetapkan tema, simbol dan tujuan karya tulis untuk menentukan judul. Terakhir, cobalah meminta pendapat kerabat untuk membaca hasil karya tulis Anda dan mengidentifikasi permasalahan utama yang dibahas dalam karya tulis tersebut.

c. Tentukan Target Pembaca

Target pembaca adalah orang-orang yang menjadi sasaran dari tujuan suatu karya tulis. Target pembaca ini bertujuan mencari hal-hal yang terkait dengan karakteristik pembaca.

Pada dasarnya, karya tulis non fiksi dan fiksi memiliki satu kesamaan, yaitu sama-sama harus memiliki target pembaca. Karena, tidak semua kelompok bisa tertarik dan memahami permasalahan yang dibahas dalam karya tulis Anda.

Penentuan target pembaca sebelum menulis karya tulis ini tidak hanya membantu menentukan gaya Bahasa Anda, tetapi juga akan membantu menentukan judul yang tepat untuk mereka.

Jangan lupa, Anda juga perlu memikirkan kata kunci yang sesuai dengan target pembaca dalam karya tulis Anda. Kata kunci ini akan membantu mereka menemukan tulisan Anda. Bila Anda menulis esai mengenai olahraga, Anda bisa menggunakan kata kunci yang umum di antara penggemar olahraga, seperti wasit atau pelatih.

Baca Juga: Contoh Judul Buku Nonfiksi

d. Pahami Fungsi Judul

Judul memiliki beberapa fungsi utama, yakni menarik minat pembaca, identitas dan gambaran singkat karya. Dalam karya tulis non fiksi, judul tidak hanya menggambarkan isi esai tetapi juga menunjukkan gaya penulisan karya tulis Anda.

Jadi, menentukan judul karya tulis non fiksi tidak boleh menyesatkan atau membingungkan pembacanya. Anda bisa membuat judul langsung, yang menunjukkan jelas tujuan karya tulis Anda, baik itu karya tulis mengenai sejarah, pendekatan teoritis maupun argumen.

e. Pilih Jenis Judul

Anda bisa menentukan judul dengan memahami dua jenisnya, yakni judul langsung dan judul tak langsung. Selain itu, Anda juga perlu memahami jenis informasi yang disampaikan ketika menentukan judul, yakni judul deklaratif, judul deskriptif maupun judul interogratif.

Judul deklaratif biasanya berisi kesimpulan dari karya tulis.Lalu, judul deskriptif menggambarkan subjek karya tulis tapi bukan gambaran kesimpulan. Sedangkan, judul interogratif juga biasanya menggambarkan atau memperkenalkan pokok bahasan dalam karya tulis Anda.

f. Hindari Judul Terlalu Panjang

Secara umum, penulis judul itu singkat, padat dan jelas agar lebih menarik pembaca. Tetapi, judul untuk karya tulis non fiksi biasanya lebih Panjang daripada karya tulis fiksi.

Karena, judul untuk karya tulis non fiksi harus menyampaikan keseluruhan informasi penting, kata kuci dan metodologi. Tapi, Anda harus menghindari penulisan judul yang terlalu panjang karena bisa terkesan bertele-tele, bias atau membingungkan pembaca. Sebaiknya, batasi penulisan judul karya tulis non fiksi sepanjang 10 kata saja.

g. Cari Ide Tulisan

Ide adalah konsep, filosofi, pemikiran atau saran tentang tindakan yang harus dilakukan. Dalam karya tulis, ide adalah hasil dari pemikiran, kreativitas maupun imajinasi penulisnya.

Identifikasi ide utama dalam karya tulis non fiksi akan membantu Anda menentukan judul yang tepat. Anda bisa membaca ulang keseluruhan hasil karya tulis Anda untuk mendapatkan pokok bahasan.

Biasanya, setiap kalimat yang tertulis pada bagian pembuka dan kesimpulan terdapat frase yang cocok untuk menentukan judul. Anda bisa mencatat setiap kalimat penting dari paragraf tersebut.

Baca Juga: Penulisan Judul Buku Yang Benar dan Menarik – Kupas Agar Laris 

h. Periksa Ulang Sumber-sumber Yang Digunakan

Sumber adalah rujukan yang digunakan penulis untuk mendukung dan memperkuat pandangannya dalam karya tulisnya. Sumber tulisan ini bisa berupa buku, jurnal maupun hasil wawancara ahli.

Dalam penulisan karya tulis non fiksi, biasanya penulis memiliki beberapa sumber untuk mendukung argumen penulis, baik dari buku maupun internet.

Misalnya, Anda menulis makalah yang membahas tentang bentuk bumi. Anda mungkin akan mencari sumber tentang bumi itu datar atau bumi itu bundar. Anda bisa menggunakan kata kunci ini sebagai judul agar menarik perhatian pembaca.

i. Buat Daftar Referensi Judul

Referensi adalah sumber informasi yang berfungsi memperkuat pernyataan maupun pandangan penulis dalam suatu karya tulis. Biasanya, kita mengenal referensi sebagai sumber atau rujukan.

Referensi terbagi menjadi dua, yakni faktual dan non faktual. Referensi yang digunakan dalam karya tulis ini bisa membantu penulis dalam menentukan judul.

Penulis biasanya memiliki banyak ide atau pilihan judul untuk karya tulisnya, setelah mengidentifikasi tema, target pembaca dan kesimpulan dari keseluruhan tulisan.

Anda bisa menentukan judul dengan cara menggabungkan dua unsur dalam karya tulis, misalnya judul yang berangkat dari tema dan target pembaca, Kutipan dan tema atau frase dan teman. 

Anda bisa menuliskan semua pilihan judul itu dalam catatan dan pilih slah satu yang paling tepat serta menggambarkan keseluruhan isi karya tulis Anda.

j. Perhatikan Kaidah Penulisan Judul

Kaidan adalah ejaan, tanda baca maupun aturan penulisan kata dan tanda baca. Anda harus memahami kaidah penulisan judul yang berbeda dengan kaidah penulisan isi karya tulis dalam menentukan judul.

Tapi, ada banyak hal yang harus diperhatikan untuk menentukan judul karya tulis non fiksi. Karena, penulis judul karya tulis berdasarkan ilmu sosial, seni dan alam memiliki aturan yang berbeda.

Karena itu, Anda harus memahami jenis karya tulis Anda untuk menentukan judul yang tepat. Tapi, ada pula beberapa aturan penulisan judul karya tulis yang harus diingat, seperti judul harus dimulai dari huruf besar dan kata pertama setelah tanda titik dua di judul harus tetap besar.

Selain itu, kata preposisi dalam judul tidak perlu ditulis dalam huruf besar, kecuali penggunaannya sebagai kata pertama dalam judul. Jika judul karya tulis mengandung judul buku atau film, Anda perlu menuliskannya dengan tanda petik dua.

2. Cara menentukan judul untuk karangan fiksi

Karangan fiksi adalah karya tulis dan cerita yang berasal dari imajinasi, yang Artinya tidak menuntut sebuah fakta di dalamnya. Karangan fiksi, biasanya berupa cerita pendek, novel atau komik. Fiksi biasanya digunakan dalam arti paling sempat untuk segala narasi sastra.

Karena karya tulis fiksi berasal dari imajinasi, maka kebenarannya tidak harus sejalan dengan dunia nyata dan penggambaran dunia nyatanya tergantung asumsi pembaca.

Ada banyak hal yang bisa menentukan karya tulis fiksi Anda menarik atau tidak, salah satunya judul. Karena itu, cara menentukan judul karya tulis fiksi harus diperhatikan.

a. Bertukar Pikiran

Anda bisa menentukan judul yang tepat dan menarik dari hasil karangan fiksi Anda dengan cara bertukar pikiran dengan orang lain. Anda bisa menuliskan semua pilihan judul yang terlintas dalam pikiran untuk didiskusikan dengan orang lain.

Jangan lupa mempertimbangkan kata kunci mengenai topik, karakter dalam cerita dan kalimat yang paling menonjol dalam keseluruhan cerita untuk menentukan judul yang menarik.

b. Pahami Genre Tulisan

Genre adalah istilah serapan untuk ragam, yang artinya pembagian suatu bentuk seni atau tutur tertentu. Genre juga diartikan sebagai Teknik pengelompokan buku atau tulisan, karya seni dan music sesuai intisarinya.

Dalam karya tulis, genre diartikan sebagai kategori yang meliputi tulisan adventure, komedi, fantasi, histori, romansa dan sebagainya. Genre tulisan ini bisa membantu Anda dalam menentukan judul yang tepat, sesuai dan menarik.

Anda mungkin bisa menentukan judul dengan cara membaca hasil karangan orang lain yang memiliki genre sama dengan karangan Anda. Karena, cara ini akan membantu Anda menentukan judul yang tepat dan sesuai dengan genre tulisan Anda.

Setelah memahami genre tulisan, Anda bisa menggunakan kata kiasan atau menimbulkan rasa penasaran untuk menentukan judul yang tepat dan menarik pembaca.

c. Buatlah Judul Menarik

Judul adalah hal pertama yang diperhatikan oleh calon pembaca sekaligus pondasi utama sebuah karangan fiksi itu menarik untuk dibaca atau tidak. Karena itu, penulis harus menentukan judul yang menarik pembaca ketika pertama kali melihatnya, tak hanya sekadar menggambarkan isi cerita saja.

Sebab, judul yang membosankan atau biasa untuk sebuah karangan fiksi tidak akan menarik minat pembaca. Misalnya, Anda bisa menulis judul dengan kalimat “Misteri Bus Malam dari Timur”. 

d. Buat Judul Yang Mudah Diingat

Judul untuk sebuah karangan fiksi tak hanya sekadar menarik perhatian dan menggambarkan isi maupun genre cerita, tetapi juga harus mudah diingat dan dipahami oleh pembacanya.

Karena, judul tidak hanya berfungsi untuk menarik minat pembaca, tetapi juga menyebarluaskan karya tylis Anda. Sehingga, kata-kata yang terlalu sulit dalam judul akan lebih sulit diingat oleh pembaca untuk diceritakan kembali ke orang lain. 

Jadi, janganlah terlalu serius menentukan judul sebuah karangan fiksi. Sebab, Anda harus mempertimbangkan pelafalannya, daya tariknya dan membosankan atau tidak. Anda bisa mencari referensi dari karangan fiksi lainnya.

Baca Juga: Judul Buku Non Fiksi – 8 Rekomendasi Terbaik untuk Anda 

e. Pemilihan Kata

Kata adalah satuan Bahasa yang mempunyai arti atau satu pengertian, Kata dalam Bahasa Indonesia adalah satuan Bahasa terkecil yang mengisi salah satu fungsi sintaksis dalam suatu kalimat.

Judul karangan fiksi yang baik tidak akan membuat pembacanya bingung dan diluar konteks isi keseluruhan cerita. Karena itu, pastikan kata-kata dalam judul karangan fiksi Anda mencerminkan keseluruhan cerita dan jangan terlalu ilmiah.

Anda bisa menggunakan kata-kata kiasan, perumpamaan atau semacamnya dalam judul yang bisa menarik perhatian orang untuk membaca karangan fiksi Anda.

f. Pakai Bahasa Yang Lugas Dan Jelas

Lugas adalah makna Sebenarnya atau makna dasar dari suatu kata. Makna juga bisa disebut sebagai sebutan atau arti. Sedangkan, makna kias adalah makna yang tidak nyata atau kiasan untuk makna kata.

Judul untuk sebuah karangan fiksi harus berbeda dengan kalimat-kalimat yang ada di dalam karangan. Judul harus bersifat lugas dan jelas, yakni mengandung kata yang kuat, kata sifat yang jelas atau kata benda yang membuat penasaran.

Jika Anda sudah memiliki pilihan beberapa judul, Cobalah kaji ulang setiap katanya. Kata dalam judul karangan fiksi Anda memiliki arti lain yang lebih spesifik atau tidak. Karena, beberapa kata dalam judul bisa memengaruhi pemahaman dan minat pembaca.

g. Cari Inspirasi

Inspirasi adalah dorongan untuk terus berpikir kreatif. Penulis bisa mencari isnpirasi ini di hari-hari tertentu, di waktu tertentu atau dalam suasana tertentu.

Penulis tidak hanya membutuhkan inspirasi ketika membuat tulisan, tetapi juga menentukan judul karangan. Anda bisa mencari inspirasi judul dari karya shakesspeare, lirik lagu atau karangan fiksi lain milik orang lain. Cobalah tulis semua kalimat atau kata yang menarik dari sumber-sumber tersebut untuk digunakan sebagai referensi menentukan judul.

h. Baca Ulang Karya Tulis Anda

Penulis biasanya tak ingat keseluruhan isi karangan fiksinya secara detail setelah selesai menulis. Karena itu, penulis harus membaca ulang karangannya untuk melakukan evaluasi sekaligus menentukan judul yang tepat.

Karena, jangan sampai judul karangan Anda hanya mewakili bagian pembuka atau penutup saja. Buatkan poin-poin penting dalam keseluruhan isi cerita agar bisa mejadi bahan menentukan judul.

i. Catat Semua Inspirasi Dan Ide Judul 

Biasanya ide atau inspirasi judul karangan muncul di tengah proses penulisan. Karena itu, Anda bisa menuliskan ide judul itu ke dalam catatan setiap kali terlintas di pikiran.

Karena, daftar ide judul itu nantinya akan membantu Anda menentukan judul yang mewakili keseluruhan isi cerita. Anda bisa menyimpulkannya dari semua daftar referensi judul Anda.