Penelitian Ilmiah

4 Perbedaan Topik dan Judul pada Karya Ilmiah, Jangan Salah

Mengetahui perbedaan topik dan judul tentu sangat penting bagi para akademisi, baik dosen maupun mahasiswa. Sebab sebelum menyusun karya tulis ilmiah maupun penelitian, biasanya akan diminta untuk menentukan topik dan judul. 

Beberapa orang mengira jika topik sama dengan judul, padahal sejatinya kedua kata ini berbeda. Jadi, harus paham apa saja perbedaannya agar tidak keliru saat harus menentukan topik maupun judul karya tulis ilmiah. Berikut penjelasannya. 

Apa itu Topik?

Dalam buku berjudul Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi (2018) karya Alfian Rokhmansyah, dkk. Dijelaskan bahwa topik adalah hal pertama yang harus dipikirkan penulis saat akan membuat karya ilmiah.

Secara sederhana, topik menjadi gambaran umum dari sebuah karya tulis ilmiah. Sehingga bisa mengacu pada satu kata saja atau kalimat pendek yang terdiri dari beberapa kata. Topik yang baik adalah topik yang mencakup seluruh isi tulisan. 

Satu topik kemudian akan menjadi inti pembahasan dari karya tulis ilmiah tersebut, sehingga dijabarkan dari bab awal sampai bab penutup. Contoh topik misalnya: Bisnis ibu rumah tangga.

Apa Itu Judul?

Membantu memahami perbedaan topik dengan judul, maka harus paham juga apa itu judul. Dalam buku Metode Penulisan dan Penyajian Karya Ilmiah: Buku Ajar untuk Mahasiswa (2000) karya Haryanto. Dijelaskan bahwa judul adalah kepala karangan yang akan ditulis. 

Umumnya judul dibuat dengan mengambil topik, sehingga topik akan masuk ke judul. Hanya saja judul memiliki deretan kata lebih panjang. Judul yang baik idealnya antara 10 sampai 15 kata. Jika topik bersifat umum maka judul bersifat lebih spesifik. 

Contohnya: 

Topik karya tulis ilmiah: Bisnis ibu rumah tangga.  

Judul karya tulis ilmiah: Bisnis modal kecil yang punya potensi dijalankan ibu rumah tangga di Desa Cibanjur, Jawa Barat

Sedang atau mau menulis buku? Pastikan Anda membuat judul yang benar agar pembaca tertarik. Baca artikel berikut ini:

Apa Itu Tema, Apa Bedanya dengan Topik?

Jika membahas mengenai karya tulis ilmiah, maka akan sering mendengar istilah tema. Lalu, apakah tema ini berbeda dengan topik? Jawabannya iya. Dalam KBBI dijelaskan bahwa tema adalah  pokok pikiran atau dasar cerita yang digunakan dalam karangan. 

Sehingga tema bersifat umum dan luas. Tema dipandang terlalu luas sehingga untuk dijabarkan di dalam karya tulis perlu dipersempit dan kemudian menjadi topik. Contoh tema: Bisnis (dimana cakupannya sangat luas). Contoh topik: Bisnis modal kecil (cakupan dipersempit). 

Supaya lebih mudah dipahami lagi, berikut contoh tema, topik, dan judul untuk sebuah karya tulis ilmiah: 

Tema: Bisnis (cakupan sangat luas) 

Topik: Bisnis modal kecil (cakupan lebih sempit dibanding tema)

Judul: Bisnis Modal Kecil yang Cocok Diterapkan Ibu di Desa Cibanjur (cakupan spesifik atau sempit). 

Perbedaan Topik Dengan Judul dalam Karya Ilmiah

Melalui penjelasan sebelumnya, tentu sudah memiliki gambaran mengenai perbedaan topik dan judul. Jadi, secara umum perbedaannya adalah sebagai berikut: 

  1. Topik merupakan gambaran umum dari karya ilmiah sementara judul gambaran spesifik.
  2. Satu topik bisa dipecah menjadi beberapa judul karya ilmiah, sehingga topik bisa dijadikan judul atau menjadi bagian dari judul.
  3. Topik memiliki jangkauan yang sangat luas, sementara judul lebih sempit karena spesifik.
  4. Topik adalah pokok permasalahan dalam karya ilmiah, sementara judul adalah perincian atau penjabaran dari topik.

Itulah beberapa perbedaan topik dan judul yang perlu dipahami. Sehingga saat diminta menentukan topik dijamin tidak lagi membuat judul. Sebab sudah paham jika topik dan judul adalah dua hal yang berbeda dalam karya ilmiah. 

Pujiati

Pujiati telah menjadi SEO Content Writer hampir 10 tahun. Dia berpengalaman menulis konten seputar dosen, kepenulisan akademis dan kreatif, serta kesehatan. Melalui tulisan, Pujiati merasa senang ketika apa yang ia tulis bermanfaat untuk pembaca.

Recent Posts

Ingin Menjadi Dosen? Kenali 4 Kompetensi Dosen yang Wajib Dikuasai

Dalam Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025, dosen di Indonesia wajib memenuhi ketentuan kualifikasi dan kompetensi…

4 hari ago

5 Alasan Dosen Perlu Menulis Buku Ajar dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran

Dalam kegiatan pembelajaran, baik dosen maupun mahasiswa membutuhkan pegangan. Bagi mahasiswa, pegangan dalam pembelajaran bisa…

5 hari ago

Tak Akan Salah Pilih! Ini Rekomendasi Penerbit Buku Digital Terpercaya untuk Dosen dan Penulis

Bisa mengakses layanan penerbit buku digital terpercaya, tentunya menjadi harapan semua dosen maupun penulis. Sebab…

5 hari ago

KTI Bisa Jadi Buku! Ini Daftar Buku Hasil Konversi yang Diterbitkan Deepublish

Jika memperhatikan toko buku, baik online maupun offline. Maka akan menjumpai beberapa buku hasil konversi…

6 hari ago

Aktif Menerbitkan Buku Ilmiah, Ini Alasan Dr. Moh. Rusnoto Susanto, S.Pd., M.Sn., MCE. Setia Memilih Penerbit Deepublish

Salah satu agenda akademik rutin para dosen di Indonesia adalah menulis sekaligus menerbitkan buku ilmiah.…

7 hari ago

15 Teknik Menulis Buku Ilmiah yang  Ideal Diterapkan Akademisi

Bagi akademisi, yakni dosen maupun mahasiswa aktivitas menyusun karya tulis ilmiah (KTI) menjadi agenda rutin.…

1 minggu ago