⚠️ Cetak buku diskon 35% dan gratis ongkir se-Indonesia, MAU? Ambil diskon di sini!

Strategi Pengembangan Karir Dosen Melalui Penelitian dan Publikasi

Strategi Pengembangan Karir Dosen

Menekuni profesi dosen tentu familiar dengan melaksanakan aktivitas penelitian dan publikasi. Sebab menjadi dua dari tiga tugas pokok yang tercantum di dalam tri dharma dan wajib dilaksanakan oleh seluruh dosen di Indonesia. 

Menariknya, menjalankan seluruh aktivitas tersebut tak hanya untuk tujuan memenuhi kewajiban. Akan tetapi juga bisa membantu dosen untuk mengembangkan karir akademiknya melalui jabatan fungsional. 

Webinar Pengembangan Karir Dosen Melalui Penelitian dan Publikasi 

Karir tertinggi seorang dosen seperti yang diketahui bukan dari jabatan rektor maupun wakil rektor, dekan, dan seterusnya. Melainkan dari jabatan fungsional mulai Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan karir tertinggi dosen adalah Guru Besar yang nanti mendapat gelar Profesor. 

Sayangnya, tidak semua dosen dalam karir akademiknya memiliki kesempatan untuk sampai ke puncak karir. Bahkan keduluan masuk usia pensiun dan tidak lagi bisa memenuhi syarat menjadi Guru Besar. 

Memahami persoalan tersebut, maka Dunia Dosen menjalin kerjasama dengan Penerbit Deepublish menggelar webinar bertajuk Strategi Pengemabngan Karir Dosen Melalui Penelitian dan Publikasi. 

Webinar ini sendiri digelar pada Jumat, 19 Mei 2023 mulai pukul 13.30 WIB melalui aplikasi Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube Dunia Dosen. Webinar ini sendiri menghadirkan narasumber Dr. Sigit Hermawan, SE., M.Si., CIQaR., CRP® yang merupakan Direktur DRPM Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. 

Dr. Sigit Hermawan, SE., M.Si., CIQaR., CRP® saat mengisi webinar Strategi Pengembangan Karir Dosen Melalui Penelitian dan Publikasi

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Dosen 

Pemaparan materi oleh Dr. Sigit Hermawan memang lebih ke kegiatan sharing, sehingga cenderung santai akan tetapi tetap memberi materi yang berbobot. Dalam pembukaannya, beliau menjelaskan bahwa tengah menantikan SK pengangkatan sebagai Guru Besar.

Tak hanya itu, sebagai dosen yang sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun meniti karir di dunia akademik. Meskipun belum menjadi Guru Besar, beliau memiliki beberapa prestasi berkaitan dengan publikasi ilmiah. 

Adanya pengalaman berjuang menjadi Guru Besar menjelang usia 50 tahun membuatnya bisa berbagi bagaimana cara menikmati proses pengembangan karir akademik. Salah satunya dengan membangun pemikiran dan melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan dosen profesional, yaitu: 

1. Punya Mimpi Menjadi Guru Besar

Hal pertama yang akan dilakukan dosen profesional dan memiliki karir akademik cemerlang adalah memiliki mimpi menjadi Guru Besar. Semua hal besar yang diraih semua orang di dunia memang bermula dari mimpi. 

Semua dosen di Indonesia dianjurkan juga demikian, memiliki mimpi besar bisa sampai ke puncak karir sebagai dosen. Sehingga memiliki kesadaran penuh untuk menyusun strategi bagaimana mewujudkan mimpi tersebut. 

Waktu yang dimiliki akan dicurahkan untuk memaksimalkan hasil dari segala usaha menjadi Guru Besar. Hal ini tanpa disadari memberi peluang lebih tinggi untuk sukses menjadi Guru Besar dan meraih gelar Profesor. 

2. Berpikir Positif Bisa Melakukan Hal-Hal Besar 

Hal kedua yang akan dilakukan dosen dan sebaiknya dilakukan dosen adalah selalu berpikir positif dalam melakukan hal-hal besar. Dosen dewasa ini memang berhadapan dengan berbagai kabar negatif. 

Misalnya adanya tuntutan administrasi yang kelewat tinggi dan menjadi beban kerja tersendiri. Oleh Dr. Sigit dijelaskan bahwa merasa terbebani dengan aturan dari pemerintah justru bisa menjadi batu sandungan untuk mencapai tujuan dosen. 

Oleh sebab itu, beliau menyarankan untuk dinikmati saja dan dijalani semampunya sesuai ketentuan. Tanpa disadari justru beban administrasi tersebut akan berhasil dilewati begitu saja dan bisa mencapai tujuan. 

3. Berpikir Hal Besar 

Dosen menurut Dr. Sigit juga akan sukses jika memiliki pemikiran besar. Artinya sepanjang karirnya memikirkan hal-hal besar seperti menjadi Guru Besar, menjadi rektor, dan sebagainya. 

Ketika dosen memiliki pikiran besar maka hal remeh temeh yang menjadi batu sandungan, seperti beban administrasi tadi akan tersingkir dengan sendirinya. Sebab fokus utama dosen adalah ke hal besar tadi, bukan pada hal kecil yang menjadi kerikil. 

4. Tidak Merendahkan Profesi Sendiri 

Dosen yang baik juga tidak akan merendahkan profesinya sendiri. Melainkan selalu menjaga nama baik, menghargai nama besar dosen di mata masyarakat, dan merasa bangga atas profesinya tersebut. 

Hal ini bisa membantu dosen untuk berhenti mengeluh dan kemudian bisa fokus meraih pencapaian. Karir dosen pun bisa cemerlang dan bisa memberi efek positif bagi lingkungan sekitar. 

Penelitian dan Publikasi Mempercepat Pengembangan Karir Dosen 

Selanjutnya, Dr. Sigit membahas mengenai kegiatan penelitian dan disusul dengan kegiatan publikasi ilmiah. Menurut beliau sejauh ini dosen yang sering terlibat dalam program dana hibah dan berhasil mendapatkan dana hibah, cenderung lebih cepat menjadi Guru Besar. 

Salah satu alasannya, karena dosen tersebut bisa produktif melaksanakan penelitian dan memiliki bahan yang beragam untuk proses publikasi ilmiah. Sehingga semakin banyak penelitian dan publikasi bisa dilakukan, semakin tinggi angka kredit didapatkan. 

“Di semua kampus, dosen yang sering dapat hibah itu akan cepet jadi Profesor,” kata Dr. Sigit Hermawan. 

Dalam penjelasannya, beliau menyebut ada dua strategi bisa dilakukan dosen untuk menapaki karir akademik lewat kegiatan penelitian, yaitu: 

  1. Setiap tahun ada peluang riset, misalnya dari internal perguruan tinggi maupun eksternal (DRTPM, BRIN, LPDP, dan lainnya). Maka penting untuk memanfaatkan program tersebut dengan ikut serta dalam proses pengajuan usulan (pendaftaran program). 
  2. Membuat target pribadi melakukan kegiatan penelitian setiap tahun, sehingga bisa melakukan kegiatan penelitian dan disusul publikasi secara rutin. 

Selain itu, Dr. Sigit juga menyebutkan beberapa contoh kegiatan riset yang bisa dijadikan referensi. Sehingga dosen di Indonesia tidak kebingungan melakukan riset atau penelitian seperti apa dan bagaimana mendapatkan ide atau topiknya, yaitu: 

  1. Melaksanakan penelitian bersama mahasiswa semester akhir yang mengajukan penyusunan skripsi, tesis, maupun disertasi. Beberapa judul yang diajukan bisa disebut judul potensial dan disadari oleh dosen. Sehingga bisa memprediksi dari awal luarannya akan seperti apa dan bisa publikasi masuk SINTA 2 atau di atasnya. 
  2. Hibah riset, artinya dosen perlu aktif berpartisipasi dalam program hibah penelitian. Namun, penting untuk memastikan luaran jelas dan terencana karena akan dicantumkan di dalam proposal usulan dan dipertanggungjawabkan di akhir program hibah tersebut. Maka harus kreatif, inovatif, sekaligus realistis. 
  3. Memenuhi semua kewajiban luaran, khususnya di program hibah. Kebanyakan program hibah menetapkan luaran wajib dan luaran tambahan. Akan lebih baik jika dosen juga berupaya untuk menghasilkan luaran tambahan di luar luaran wajib. 
  4. Sesuaikan luaran riset dengan kewajiban yang harus dipenuhi, hal ini juga sama seperti poin sebelumnya dimana dosen wajib menghasilkan luaran sesuai kewajiban. Yakni mengutamakan pencapaian luaran wajib, jika sudah baru kemudian meluas ke luaran tambahan. 

Lebih lanjut, publikasi juga menjadi strategi penting dalam pengembangan karir dosen. Oleh Dr. Sigit dianjurkan untuk melakukan publikasi setiap satu semester. Manfaatkan hasil penelitian diri sendiri maupun mahasiswa untuk bisa kontinyu melakukan publikasi, baik jurnal nasional maupun internasional. 

Tahukah Anda bahwa salah satu cara untuk meningkatkan poin KUM adalah menerbitkan buku. Aturan ini tertuang dalam PO PAK 2019.

Sayangnya, kesibukan dalam mengajar, membuat dosen lupa dengan kewajiban lainnya yaitu mengembangkan karir. Maka dari itu, Penerbit Deepublish hadir untuk membantu para dosen meningkatkan poin KUM dengan menerbitkan buku.

Kunjungi halaman Daftar Menerbitkan Buku, agar konsultan kami dapat segera menghubungi Anda.

Selain itu, kami juga mempunyai E-book Gratis Panduan Menerbitkan Buku yang bisa membantu Anda dalam menyusun buku. Berikut pilihan Ebook Gratis yang bisa Anda dapatkan:

Mau menulis tapi waktu Anda terbatas?

Gunakan saja Layanan Parafrase Konversi!

Cukup siapkan naskah penelitian (skripsi, tesis, disertasi, artikel ilmiah atau naskah lainnya), kami akan mengonversikan jadi buku yang berpeluang memperoleh nomor ISBN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

logo deepublish

Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, pernah meraih penghargaan sebagai Penerbit Terbaik pada Tahun 2017 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Kritik/Saran Pelayanan  : 0811-  2846 – 130

Alamat Kantor

Jl.Rajawali G. Elang 6 No 3 RT/RW 005/033, Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I Yogyakarta 55581

Telp/Fax kantor : (0274) 283-6082

E1 Marketing : [email protected]
E2 Marketing : [email protected]

© 2024 All rights reserved | Penerbit Buku Deepublish - CV. Budi Utama