Promo Terbatas! ⚠️

Cetak buku diskon 35%, bonus tambahan eksemplar dan gratis ongkir se-Indonesia, MAU? Ambil diskon di sini!

Penulisan Proposal: Ukuran Kertas, Style, Spasi, Huruf, dan Margin Proposal

penulisan proposal

Penulisan proposal pastinya berbeda dengan penulisan karya tulis lain. Tak hanya dari segi gaya bahasa, tapi aturan penulisan proposal pun berbeda dengan karya tulis lain, seperti novel, cerpen, karya ilmiah dan sebagainya.

Dalam hal itu, aturan penulisan proposal meliputi ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal. Ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal ini akan mempengaruhi kenyamanan seseorang untuk membaca dan memahami isi tulisan proposal.

Tapi, Anda harus memahami pengertian proposal secara umum, sebelum memahami aturan penulisan proposal secara detail.

Mau menulis buku? Anda wajib punya panduan ini
GRATIS
! Ebook Panduan Menulis Buku [PREMIUM]

Pengertian Proposal

Proposal adalah tulisan yang dibuat oleh penulis untuk menjelaskan rencana dan tujuannya akan suatu kegiatan atau penelitian kepada pembacanya. Rancangan ini dituangkan dalam bentuk tulisan yang dijelaskan secara terperinci dan sistematis.

Tapi, penulisan proposal juga tidak bisa sembarangan. Penulis harus memperhatikan beberapa hal untuk menulis proposal, mulai dari ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal.

Supaya, pembaca mendapatkan pemahaman yang jelas dan terperinci mengenai rancangan dan tujuan kegiatan atau penelitian tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proposal berarti rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.

Sebelum memahami lebih lanjut soal ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal, ada baiknya Anda memahami definisi proposal dari beberapa ahli sebelum menulis.

Baca Juga: Kata Pengantar: Pengertian, Unsur, Cara Membuat dan Contoh Lengkap!

1. Keraf (2001:302)

Keraf berpendapat bahwa proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.

2. Hadi

Menurut Hadi, proposal adalah suatu usulan terstruktur untuk agenda kerja sama bisnis antar lembaga, perusahaan, usulan kegiatan sampai pada pemecahan masalah.

3. Jay

Jay mengatakan proposal adalah alat bantu manajemen standar agar manajemen bisa berfungsi secara efisien.

4. Rieefky

Menurut Rieefky, proposal adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang dibuat dalam tahap-tahap sebelumnya.

5. Hasnun Anwar (2004)

Hasnun Anwar berpendapat proposal adalah suatu rencana yang disusun untuk pelaksanaan kegiatan tertentu.

Jadi, umumnya proposal merupakan sebuah program atau rencana suatu kegiatan yang sifatnya hanya sebagai usulan saja. Tapi, ingatlah bahwa pembaca pasti akan melihat sisi kerapihan dan keteraturan penulisan proposal.

Baca Juga: Cara Menulis Resensi yang Baik dan Benar

Aturan Penulisan Proposal

Penulis perlu memahami beberapa aturan penulisan proposal, yang meliputi, ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal. Berikut ini, aturan umum dalam penulisan proposal:

1. Ukuran Kertas

Ukuran kertas adalah standar ukuran kertas internasional, terutama standar ISO, antara lain A4, B3, C4 dan lainnya. Ada pula ukuran kertas standar lokal di Amerika Utara, misalnya ukuran letter, legal, ledger dan sebagainya.

Ukuran kertas ini akan mempengaruhi kertas surat, kertas kerja, kartu dan dokumen cetakan. Standar ini juga mencakup ukuran-ukuran amplop. Secara internasional, ukuran kertas mencakup seri A, B dan C. Ukuran R dan F muncul sesuai permintaan pasar. 

Ukuran kertas adalah aturan penulisan proposal pertama di antara ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal. Pada penulisan proposal, ukuran kertas yang digunakan biasanya A4.

Kertas A4 sendiri memiliki ukuran 21,0 cm X 29,7 cm atau dalam versi inch bisa dikatakan 8,3 inchi X 11,7 inchi. Di Indonesia kerta A4 sering kali disebut sebagai HVS.

Selain kertas HVS, kertas ukuran A4 juga bisa disebut kerja kuarto yang memiliki ukuran sama seperti kertas A4 tetapi jenisnya berbeda. Berikut ini, cara mengatur ukuran kertas proposal menjadi A4

a. Buka Microsoft Word

b. Pilih Page Layout, klik Size dan pilih ukuran kertas A4

c. Jika Anda ingin mengatur ukuran kertas sendiri, pilih More Paper Size

d. Klik Custom Size dan masukkan ukuran kertas yang diinginkan

Bila pengaturan ukuran kertas Microsoft Word Anda belum menggunakan satu “cm”, Anda bisa mengubahnya dengan memilih menu File. Setelah itu, pilih Options dan masuk ke menu Advanced untuk mengubah Show Measurement in Unit of menjadi satuan centimeters.

2. Style

Style bisa dikatakan sebagai jenis huruf atau gaya tulisan yang digunakan, yang merupakan salah satu aturan penulisan proposal (ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal) yang harus diperhatikan.

Style huruf atau gaya tulisan sendiri terbagi menjadi 2 kategori, yakni serif / huruf berkait dan sans-serif / rupa huruf tanpa kait. Serif adalah kaki dekoratif kecil yang ada di bagian ujung huruf.

Umumnya, jenis huruf serif memiliki basis dasar yang lebih kuat. Bentuk ini membantu mata pembaca melakukan penelusuran secara horizontal di sepanjang garis tulisan.

Sedangkan, sans serif adalah style huruf atau gaya tulisan yang lebih mudah dibaca secara online. Meskipun hal ini masih tergantung pada ukuran, gaya, dan pilihan warna huruf. Berikut ini, cara mengatur style tulisan dalam menulis proposal.

a. Bukalah hasil tulisan Anda di Microsoft Word

b. Blok semua tulisan atau tekan Ctrl+A

c. Klik Font pada jendela toolbar dan pilih gaya tulisan sesuai keinginan, biasanya proposal menggunakan jenis tulisan Times New Roman.

d. Setelah selesai, gaya tulisan proposal Anda akan sesuai dengan Times News Roman

Selain menentukan style tulisan, Anda juga bisa memilih model tulisan atau huruf, misalnya tulisan regular (normal), italic (cetak miring), bold (tebal) dan bold italic (tebal miring).

3. Spasi

Spasi adalah area kosong yang digunakan sebagai pemberi jarak dan pemisah kata, huruf, angka dan tanda baca. Pemberian jarak antarkata, antarkalimat dan antarparagraf ini pun bervariasi dalam berbagai Bahasa dan cukup kompleks.

Penggunaan spasi untuk memisahkan kata dalam aksara Latin mulai diperkenalkan sekitar tahun 600–800 dan diikuti oleh semua bahasa yang menggunakan aksara, misalnya bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Pengaturan jarak spasi dalam penulisan proposal ini sangat diperhatikan, karena berkaitan dengan aturan penulisan yang meliputi ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal.

Jarak spasi yang biasanya diterapkan dalam penulisan proposal biasanya 1,5. Berikut ini, cara mengatur jarak spasi untuk penulisan proposal.

a. Buka Microsoft Word

b. Blok semua tulisan atau tekan Ctrl+A

c. Klik icon Line Spacing

d. Pilih jarak spasi 1,5

4. Huruf

Huruf adalah sebuah grafem, yakni bentuk, goresan atau lambang dari suatu tulisan. Misalnya, 26 huruf dalam alfabet Latin modern, atau 47 huruf dalam Hiragana.

Dalam suatu huruf terkandung satu fonem atau lebih yang tergantung jenis aksara dan fonem tersebut membentuk suatu bunyi dari bahasa yang dituturkannya.

Ukuran huruf ini juga termasuk poin yang harus diperhatikan, di antara ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal sebagai aturan penulisan proposal.

Ukuran huruf adalah fasilitas yang berfungsi untuk menentukan ukuran karakter font yang digunakan dalam proses pengetikan. Setelah Anda menentukan jenis tulisan Times New Roman, sekarang Anda harus mengatur ukuran huruf yang tepat. 

Umumnya, standar ukuran huruf yang digunakan dalam menulis proposal adalah 14 sampai 16 untuk bagian judul dan ukuran 12 untuk teks dalam paragraf. Cara mengatur ukuran huruf untuk menulis proposal pun sama seperti mengatur jenis tulisan.

a. Buka tulisan di Microsoft Word

b. Tetaplah berada di jendela Home dan blok semua tulisan Anda atau tekan Ctrl+A.

c. Klik Font pada Toolbar Office atau tekan Ctrl+Shift+F.

d. Ubah ukuran huruf yang letaknya berada di samping pilihan jenis huruf “Times News Roman” sebelumnya

5. Margin

Margin adalah batas jarak antara dokumen dengan tepi kertas. Margin juga bisa diartikan sebagai ruang kosong antara isi dokumen dan batas tepi kertas, baik itu batas atas, batas bawah, batas kiri dan batas kanan kertas.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), margin adalah tepi atau batas. Margin adalah aturan penulisan proposal tanpa akhir yang harus diperhatikan, di antara ukuran kertas, style, spasi, huruf dan margin proposal.

Umumnya, ukuran standar margin untuk penulisan proposal yang sering digunakan adalah 4433. Kita bisa menjabarkannya dengan format Top: 4 cm, Left: 4 cm, Botton: 3 cm dan Right: 3 cm. Berikut ini, cara mengatur margin proposal.

a. Buka Microsoft Word

b. Klik menu Page Layout dan pilih Margins

c. Pilih Custom Margin untuk menentukan ukuran margin yang diinginkan

d. Pada jendela baru Page Setup, Anda bisa memasukkan angka Top: 4 cm, Left: 4 cm, Bottom: 3 cm dan Right: 3 cm

e. Pilih OK setelah selesai

Setelah selesai, ukuran tepi kertas akan menyesuaikan format ukuran baru sesuai pengaturan Page Setup secara otomatis. Berikutnya, Anda bisa mulai menulis proposal.

Baca Juga: Sistematika Makalah: Ukuran Kertas, Style, Spacing, Font, dan Margin

Jenis-jenis Proposal Sesuai Tujuannya

Proposal terbagi menjadi beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan tujuannya. Karena, penulisan proposal untuk tujuan yang berbeda pastinya juga memiliki gaya penulisan yang berbeda pula. Berikut ini, 4 jenis proposal sesuai dengan tujuannya.

1. Proposal penelitian

Proposal penelitian adalah jenis proposal yang biasanya digunakan pada bidang akademisi. Proposal penelitian ini dibuat bertujuan untuk melakukan riset dan penelitian yang topiknya pasti seputar ilmu pengetahuan. Karena itu, proposal penelitian bisa berupa penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif dan penelitian pengembangan.

Adapun contoh proposal penelitian, antara lain:

  1. Proposal penelitian untuk penulisan tesis
  2. Proposal penelitian untuk penulisan skripsi
  3. Proposal penelitian untuk riset pengembangan

2. Proposal kegiatan

Proposal kegiatan adalah jenis proposal yang dibuat untuk merencanakan suatu kegiatan. Proposal kegiatan ini salah satu jenis proposal yang cukup umum, baik dibuat secara individu maupun kelompok.

Proposal jenis ini biasanya berisi rencana kegiatan, baik akademik maupun non akademik. Proposal ini pun bertujuan membantu penyusunan rencana program kegiatan yang akan diselenggarakan.

Adapun contoh proposal kegiatan, antara lain:

  1. Proposal pertunjukan seni budaya
  2. Proposal perayaan ulang tahun suatu institusi sekolah atau lainnya
  3. Proposal penyelenggaraan lomba

3. Proposal bisnis

Proposal bisnis adalah jenis proposal yang berhubungan dengan bisnis atau usaha, baik perorangan maupun kelompok. Proposal bisnis ini buat untuk memberi gambaran tentang usaha yang digeluti pada investor atau pihak yang diminta bekerjasama.

Adapun contoh proposal bisnis, antara lain:

  1. Proposal kerjasama antar perusahaan atau badan usaha
  2. Proposal mendirikan tempat usaha
  3. Proposal peminjaman dana usaha

4. Proposal proyek

Proposal proyek adalah jenis proposal yang hampir sama dengan proposal bisnis, karena berkaitan dengan bisnis. Perbedaannya, proposal proyek lebih fokus pada suatu proyek bisnis, pengajuan pembangunan atau sejenisnya.

Adapun contoh proposal proyek, antara lain:

  1. Proposal proyek pembangunan jalan
  2. Proposal proyek izin pertambangan
  3. Proposal proyek pendirian bangunan

Baca Juga: Menulis: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Teknik Menulis

Jenis-jenis Proposal Sesuai Formatnya

Karena jenis-jenis proposal terbagi berdasarkan tujuannya yang berbeda-beda, maka jenis-jenis penulisan proposal pun berbeda-beda sesuai dengan formatnya. Hal ini harus diperhatikan agar gaya penulisan proposal sesuai dengan tujuan pembacanya. Berikut ini, 3 jenis proposal sesuai dengan formatnya:

1. Proposal Formal

jenis proposal resmi dan baku yang menampilkan tiga bagian utama yakni pendahuluan, isi proposal dan data pelengkap.

Proposal formal adalah jenis proposal baku atau resmi yang mengandung tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, isi proposal, serta data pelengkap.

2. Proposal Semi-formal

jenis proposal yang tidak selengkap proposal formal, namun masih menggunakan format yang bersifat baku.

Proposal semi-formal adalah proposal yang tidak memiliki struktur yang lengkap seperti halnya proposal formal. Akan tetapi, proposal ini masih menggunakan bentuk baku.

3. Proposal Non-formal

jenis proposal yang tidak terlalu resmi dan baku, umumnya disampaikan dalam bentuk surat atau memorandum.

Proposal non-formal adalah proposal yang tidak terlalu baku dan resmi. Pada umumnya, penyampaian proposal ini dalam bentuk memorandum atau surat.

Mau menulis tapi waktu Anda terbatas?

Gunakan saja Layanan Parafrase Konversi!

Cukup siapkan naskah penelitian (skripsi, tesis, disertasi, artikel ilmiah atau naskah lainnya), kami akan mengonversikan jadi buku yang berpeluang memperoleh nomor ISBN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe

Mau dapat update promo dan artikel eksklusif? Tulis e-mail di bawah!
logo deepublish

Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, pernah meraih penghargaan sebagai Penerbit Terbaik pada Tahun 2017 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Kritik/Saran Pelayanan  : 0811-  2846 – 130

Alamat Kantor

Jl.Rajawali G. Elang 6 No 3 RT/RW 005/033, Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I Yogyakarta 55581

Telp/Fax kantor : (0274) 283-6082

E1 Marketing : [email protected]
E2 Marketing : [email protected]

© 2024 All rights reserved | Penerbit Buku Deepublish - CV. Budi Utama