Variabel penelitian merupakan konsep dasar pada penelitian ilmiah. Sehingga sebagai seorang akademisi, Anda baik dosen maupun mahasiswa akan membutuhkan adanya variabel saat akan dan sedang melakukan sebuah penelitian. Pada dasarnya, secara umum pengertian dari variabel adalah suatu sebutan yang bentuknya dapat diberi nilai angka.

Oleh sebab itu, variabel tersebut bisa digunakan untuk penilaian kuantitatif pada penilaian angka, dan juga penelitian kualitatif untuk penilaian mutu. Variabel penelitian tersebut merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan untuk menguji hipotesis. Hipotesis adalah kesimpulan atau dugaan sementara dalam penelitian.

Untuk mengetahui apa itu variabel penelitian, bagaimana jenis-jenis variabel penelitian, dan juga berbagai contoh variabel penelitian yang digunakan, di bawah ini akan dijelaskan berbagai hal tersebut secara lengkap dan terperinci.

Pengertian Variabel Penelitian Menurut Para Ahli

Secara umum, variabel penelitian diartikan sebagai sebuah konsep di dalam suatu penelitian. Konsep tersebut kemudian menjadi hal yang harus diamati atau diteliti oleh seorang peneliti yang melakukan penelitian. Variabel penelitian juga bisa diartikan sebagai suatu atribut, sifat, atau nilai dari seseorang, atau objek yang memiliki variasi tertentu untuk dipelajari.

Variabel penelitian juga memiliki arti sebagai segala sesuatu yang akan menjadi suatu objek pengamatan di dalam sebuah penelitian. Dari pengertian tersebut, maka kesimpulan dari pengertian variabel penelitian adalah meliputi berbagai hal tentang faktor-faktor yang memiliki peran ketika proses penelitian tersebut berlangsung.

Selain memiliki pengertian secara umum, variabel penelitian juga memiliki pengertian masing-masing berdasarkan para ahli. Tentu para ahli di bidang yang relevan memiliki pandangannya masing-masing mengenai apa itu pengertian dari variabel penelitian. Oleh sebab itu, di bawah ini adalah beberapa pendapat ahli mengenai pengertian variabel penelitian.

1. Effendi (1982)

Effendi menyebut bahwa variabel penelitian sebagai sebuah konsep yang mengandung variasi nilai.

2. Sugiyono (2016)

Menurut Sugiyono, variabel penelitian adalah sebagai suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek, atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari, sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut yang kemudian ditarik kesimpulannya.

3. Sudigdo Sastroasmoro

Selanjutnya, pendapat dari Sudigdo Sastroasmoro mengenai variabel penelitian merupakan suatu karakteristik dari subjek penelitian yang berubah dari satu subjek ke subjek yang lainnya.

4. Bhisma Murti (1996)

Bhisma Murti mengungkapkan bahwa definisi variabel yaitu fenomena yang mempunyai variasi nilai dan variasi nilainya dapat diukur secara kualitatif dan juga kuantitatif.

5. Kidder (1981)

Kidder berpendapat bahwa variabel penelitian adalah suatu kualitas di mana peneliti dapat mempelajari dan menarik sebuah kesimpulan dari proses penelitian tersebut.

6. Hatch dan Farhady (1981)

Menurut Hatch dan Farhady, variabel penelitian diartikan sebagai atribut atau objek yang memiliki variasi antara objek dengan objek lainnya.

7. F.N. Kerlinger (1973)

Kerlinger berpendapat bahwa variabel penelitian adalah konstruk atau sifat yang akan dipelajari. Misalnya mengenai pendidikan, penghasilan, jenis kelamin, tingkat apresiasi, produktivitas kerja, dan lain sebagainya.

8. Dr. Soekidjo Notoatmodjo (2002)

Menurut Dr. Soekidjo Notoatmodjo, ada dua pengertian mengenai variabel penelitian, sebagai berikut:

a. Variabel mengandung pengertian ukuran dan ciri yang dimiliki oleh para anggota dalam suatu kelompok yang berbeda dengan apa-apa yang dimiliki oleh kelompok lain juga.

b. Variabel adalah sesuatu yang dipakai sebagai ciri, sifat, maupun sifat yang didapatkan dari penelitian tentang konsep pengertian tertentu, misalnya pendidikan, gen, umur, pekerjaan, pengetahuan, dan lain sebagainya.

9. Dr. Ahmad Watik Pratiknya (2007)

Dr. Ahmad Watik Pratiknya mengungkapkan bahwa variabel penelitian adalah sebuah konsep yang memiliki variabilitas. Sementara itu, konsep merupakan sebuah gambaran atau abstraksi dari suatu fenomena tertentu.

10. Freddy Rankuti

Menurut Freddy Rankuti, pengertian variabel penelitian adalah sebuah konsep yang memiliki nilai bervariasi dan nilai tersebut dibagi menjadi 4 data yang berbeda, yaitu data skala, data rasio, data ordinal, dan data nomina dan internal.

11. Tia Mutiara

Tia Mutiara mengungkapkan bahwa pengertian variabel penelitian adalah sesuatu yang menjadi fokus perhatian yang memberikan pengaruh dan memiliki nilai atau value.

12. Bagja Waluya

Menurut Bagja Waluya, pengertian variabel penelitian adalah konsep yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap eksperimen atau penelitian atau research.

13. Robbin Pearson

Robbin Pearson mengungkapkan bahwa pengertian variabel penelitian adalah semua karakteristik umum yang dapat diukur dan juga dapat berubah dalam suatu intensitas, keleluasaan, atau bahkan keduanya.

14. Eddy Soeryanto

Eddy Soeryanto berpendapat bahwa variabel penelitian adalah suatu objek yang penting dalam riset pemasaran.

15. Suharsimi Arikunto (1998)

Menurut pendapat Suharsimi Arikunto, variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi perhatian suatu titik perhatian suatu penelitian.

Dari berbagai pendapat para ahli di atas, dapat dipahami bahwa pengertian dari variabel penelitian adalah suatu sifat yang diambil dari suatu nilai yang berbeda. Dan dengan demikian, variabel tersebut adalah sesuatu yang bervariasi.

Baca Juga:

Penelitian Empiris: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Penelitian Eksperimen: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Penelitian Pengembangan: Tujuan, Ciri-Ciri, Alasan, dan Caranya

Jenis-jenis Variabel Penelitian

Setelah memahami pengertian variabel penelitian secara umum dan juga berdasarkan pendapat para ahli, berikut ini merupakan jenis-jenis variabel penelitian yang bisa digunakan dalam proses penelitian.

Ada empat kategori atau pengelompokkan variabel penelitian, yaitu berdasarkan hubungan antar-variabel, berdasarkan sifatnya, berdasarkan urgensinya, dan juga berdasarkan tipe skala pengukur.

1. Jenis Variabel Penelitian Berdasarkan Hubungan Antar Variabel

Berikut jenis-jenis variabel penelitian berdasarkan hubungan antar variabel:

a. Variabel bebas (independent variable)

Variabel ini memiliki pengaruh atas berbagai perubahan yang terjadi pada variabel lainnya. Variabel penelitian ini juga disebut sebagai istilah variabel stimulus atau pengaruh, yang mana mengalami perubahan yang disebabkan karena variabel ini.

b. Variabel terikat (dependent variable)

Variabel selanjutnya yakni variabel yang dianggap terjadi atas suatu akibat dari adanya variabel bebas. Variabel ini adalah variabel yang tidak bebas dan mempengaruhi setiap variabel bebas atau variabel independen.

2. Jenis Variabel Berdasarkan Sifat

Berikut jenis variabel berdasarkan sifatnya:

a. Variabel dinamis

Variabel dinamis adalah variabel penelitian yang memiliki sifat berubah-ubah atau naik-turun, tergantung bagaimana karakteristiknya.

b. Variabel statis

Kebalikan dari variabel dinamis, variabel statis ini memiliki sifat tetap dan tidak dapat diubah baik dalam kondisi normal sifat dan juga berbagai kondisi lainnya.

3. Jenis Variabel Penelitian Berdasarkan Urgensi

Berikut jenis-jenis variabel penelitian berdasarkan urgensinya:

a. Variabel konseptual

Variabel konseptual ini artinya variabel dalam jenis yang tersembunyi atau tidak terlihat melalui fakta yang ada, namun dapat terlihat melalui indikator.

b. Variabel faktual

Variabel faktual merupakan variabel yang dapat dilihat melalui fakta yang ada.

4. Jenis Variabel Penelitian Berdasarkan Tipe Skala Pengukur

Berikut jenis-jenis variabel penelitian berdasarkan tipe skala pengukurnya:

a. Variabel nominal

Variabel nominal artinya variabel yang hanya dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori saja.

b. Variabel kontinum

Variabel ini memiliki jenjang atau tingkatan yang mana termasuk memiliki tiga jenis variabel, yaitu variabel ordinal, variabel interval, dan variabel rasio.

Baca Juga:

Penelitian Kualitatif: Pengertian Menurut Ahli, Jenis, dan Karakteristik

Penelitian Korelasional: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya

Penelitian Deskriptif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Penelitian Studi Kasus: Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap

32 Contoh Variabel Penelitian

Untuk lebih memahami bagaimana variabel penelitian yang digunakan di dalam berbagai penelitian, berikut ini adalah beberapa contoh variabel penelitian yang dapat Anda jadikan sebagai referensi.

1. Contoh Variabel Penelitian Kuantitatif

a. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Kedelai Rakyat dan Strategi Mengembangkan Usaha Tani Kedelai di Jawa Tengah

Variabel Terikat: Produksi Kedelai Rakyat.

Variabel Bebas: Penggunaan pupuk. Jenis Pupuk. Pupuk Kandang. Pupuk Urea. Proses tanam. Jumlah bibit. Luas kebun. Jumlah tenaga kerja. Durasi Tanam. Durasi Panen.

b. “Permasalahan Penurunan Nilai Mata Kuliah Statistika pada Mahasiswa Jurusan Hukum di Universitas Negeri Jakarta

Variabel Terikat: Rata-rata Nilai Mahasiswa.

Variabel Bebas: Nilai mahasiswa. Jumlah mahasiswa di Jurusan Hukum. Jumlah mahasiswa setiap kelas. Usia mahasiswa. Presensi kehadiran mahasiswa. Jumlah penilaian mata kuliah statistika.

c. “Pengaruh Komunikasi Interpersonal Pedagang di Pasar Besar Terhadap Komunikasi dengan Para Pembeli

Variabel Terikat: Pengaruh Komunikasi Interpersonal.

Variabel Bebas: Jumlah pedagang, Latar belakang sosial pedagang, Akulturasi budaya penjual dan pembeli.

d. “Pengaruh Motivasi Kerja, Persepsi Kepala Tata Usaha Tentang Kepemimpinan Kepala Bagian dan Tingkat Kerja Karyawan di Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi

Variabel Terikat: Motivasi Kerja Karyawan.

Variabel Bebas: Penilaian Kepala Tata Usaha, Kepemimpinan Kepala Bagian, Tingkat Kerja Karyawan, Penilaian terhadap Karyawan.

e. “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri Kabupaten Bungo

Variabel Terikat: Kondisi Sosial Lingkungan Guru di SMK Negeri Kabupaten Bungo.

Variabel Bebas: Kepala sekolah. Guru. Kepemimpinan kepala sekolah. Kinerja Guru.

f. “Pengaruh Ketersediaan Fasilitas di Rumah dan Motivasi Prestasi Terhadap Disiplin Belajar Siswa

Variabel Terikat: Kedisiplinan Belajar.

Variabel Bebas: Motivasi berprestasi. Ketersediaan fasilitas di rumah.

g. “Pengaruh Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Siswa

Variabel Terikat: Hasil Pembelajaran.

Variabel Bebas: Metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Pengaruh Pembelajaran. Proses Pembelajaran.

h. “Perbandingan Metode Jigsaw dan Tanya Jawab Terhadap Hasil Belajar Siswa

Variabel Terikat: Hasil Belajar Siswa.

Variabel Bebas: Metode Jigsaw. Metode Tanya Jawab.

i. “Pengaruh Frekuensi Belajar dan Perhatian Orang Tua terhadap Hasil Belajar Siswa

Variabel Terikat: Hasil Belajar Siswa.

Variabel Bebas: Frekuensi belajar siswa. Perhatian orang tua. Peran orang tua.

j. “Studi Komparatif Kinerja Guru yang Sudah Sertifikasi dengan yang Belum Sertifikasi

Variabel Terikat: Kinerja Guru.

Variabel Bebas: Guru yang sudah tersertifikasi. Guru yang belum tersertifikasi. Kinerja guru. Penilaian guru.

2. Contoh Variabel Kualitatif

a. “Persepsi dan Perilaku Petani Organik di Desa Lembusari Kabupaten Jember

Variabel Terikat: Usaha Tani Organik.

Variabel Bebas: Persepsi tani. Sikap petani. Perilaku petani.

b. “Model Pembelajaran yang Efektif dalam Kondisi Belajar Mengajar (KBM)

Variabel Terikat: Kondisi Belajar Mengajar (KBM)

Variabel Bebas: Model pembelajaran. Sifat siswa atau pelajar. Lingkungan belajar siswa

c. “Persepsi Masyarakat pada Aturan Penerapan Protokol Kesehatan untuk Mencegah Covid-19

Variabel Terikat: Mencegah Covid-19.

Variabel Bebas: Persepsi masyarakat. Kepatuhan masyarakat. Keefektifan penerapan protokol kesehatan. Protokol kesehatan. Pengaruh protokol kesehatan. Dampak pada masyarakat.

d. “Pengaruh Keuangan dalam Eksploitasi Anak

Variabel Terikat: Eksploitasi Anak

Variabel Bebas: Penyebab eksploitasi anak. Tingkat keuangan keluarga. Permasalahan keluarga. Sifat orang tua.

e. “Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar PJJ saat Pandemi Covid-19

Variabel Terikat: Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Variabel Bebas: Pengaruh pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kesulitan belajar. Permasalahan kesulitan belajar. Faktor kesulitan belajar. Peran guru. Usaha siswa.

f. “Perilaku Komunikasi Penggemar Drama Korea

Variabel Terikat: Perilaku Penggemar Drama Korea.

Variabel Bebas: Pengaruh drama Korea. Sikap dan perilaku para penggemar drama Korea. Keseharian penggemar drama Korea. Komunikasi penggemar drama Korea.

g. “Kualitas Kehamilan karena Kebiasaan Olahraga Sejak Hamil Muda

Variabel Terikat: Kualitas Kehamilan.

Variabel Bebas: Kebiasaan ibu hamil selama hamil. Kebiasaan olahraga. Pengaruh olahraga saat hamil. Manfaat olahraga saat hamil.

h. “Fenomena Meningkatkan Penghasilan dari TikTok di Kalangan Remaja

Variabel Terikat: Penghasilan di TikTok.

Variabel Bebas: Pengaruh penggunaan TikTok. Pengguna TikTok. Penghasilan dari TikTok. Pengaruh pendapatan dari TikTok.

i. “Komunikasi antar-budaya pada Kalangan Mahasiswa di Kos Puri Asri

Variabel Terikat: Komunikasi Mahasiswa.

Variabel Bebas: Bahasa yang digunakan. Pola komunikasi mahasiswa. Penghuni Kos Puri Asri.

j. “Faktor yang Mempengaruhi Remaja untuk Menabung

Variabel Terikat: Menabung

Variabel Bebas: Alasan remaja menabung. Penghasilan atau uang saku bulanan remaja. Latar belakang remaja. Kebutuhan sosial remaja. Kebutuhan sehari-hari remaja.

3. Contoh Variabel Penelitian Kesehatan

a. “Analisis Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Covid-19 di Wisma Atlet

Variabel Terikat: Kejadian Covid-19

Variabel Bebas: Umur. Jenis kelamin. Fasilitas di Wisma Atlet. Tingkat kebersihan. Pemenuhan kebutuhan kepada tenaga medis.

b. “Pengaruh Sosial Media Terhadap Keberhasilan Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo

Variabel Terikat: Vaksinasi Covid-19.

Variabel Bebas: Pengguna media sosial. Jumlah masyarakat Kota Solo. Usia pengguna media sosial. Jumlah postingan. Reach postingan tentang vaksin.

c. “Hubungan Jarak Kehamilan dengan Tingkat Kesuburan dan Berat Badan Ibu Hamil

Variabel Terikat: Jarak Kehamilan.

Variabel Bebas: Usia ibu hamil. Jarak usia kehamilan. Faktor kesuburan ibu hamil. Berat badan ibu hamil. Pola hidup ibu hamil. Siklus menstruasi.

d. “Keberhasilan Pengambilan Darah pada Pendonor Darah Pemula di PMI Kota Yogyakarta

Variabel Terikat: Pendonor Darah Pemula.

Variabel Bebas: Faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pengambilan darah. Tensi pendonor darah. Berat badan pendonor darah. Usia pendonor darah. Riwayat penyakit pendonor darah.

e. “Pengaruh Kafein Terhadap Nafsu Makan Perempuan Usia 20 Tahun

Variabel Terikat: Seberapa lama perempuan tersebut bisa menahan lapar.

Variabel Bebas: Jumlah kafein yang dikonsumsi. Aktivitas penikmat kopi atau kafein.

f. “Pengaruh Pengobatan Alternatif terhadap Tekanan Darah Pasien

Variabel Terikat: Tekanan Darah Pasien.

Variabel Bebas: Jenis pengobatan alternatif. Terapi yang diberikan. Usia pasien.

4. Contoh Variabel Penelitian Lainnya

a. “Dampak Upah Minimum yang Lebih Tinggi Terhadap Pertumbuhan Upah Mingguan Tenaga Kerja

Variabel Terikat: Perbedaan Upah Mingguan antar-perusahaan.

Variabel Bebas: Kenaikan upah minimum. Besaran upah. Penyebab perbedaan upah. Besaran upah minimum.

b. “Pengaruh Pupuk Kimia Terhadap Pertumbuhan Tanaman Aglaonema

Variabel Terikat: Pertumbuhan Tanaman Aglaonema.

Variabel Bebas: Jenis pupuk kimia. Kadar kandungan dalam pupuk. Nutrisi dalam pupuk. Intensitas pemupukan.

c. “Pengaruh Ingatan Terhadap Tingkat Stres pada Karyawan

Variabel Terikat: Tingkat Stres Karyawan.

Variabel Bebas: Pola ingatan karyawan. Usia karyawan. Kegiatan atau aktivitas karyawan.

d. “Analisis Perilaku Menyimpang pada Remaja dan Alternatif Pemecahannya

Variabel Terikat: Perilaku Menyimpang pada Remaja.

Variabel Bebas: Usia remaja. Latar belakang sosial remaja. Penyebab perilaku menyimpang. Cara menyelesaikan masalah.

e. “Pengaruh Religiusitas di Keluarga dengan Latar Belakang Ekonomi Menengah ke Atas

Variabel Terikat: Keluarga Ekonomi Menengah ke Atas.

Variabel Bebas: Tingkat religiusitas. Aktivitas keagamaan. Pengaruh religiusitas keluarga.

f. “Gaya Hidup Mahasiswa yang Memiliki Pola Hidup Mewah

Variabel Terikat: Pola Hidup Mewah.

Variabel Bebas: Gaya hidup mahasiswa. Latar belakang ekonomi keluarga. Latar belakang sosial mahasiswa.

Artikel Terkait:

90+ Contoh Rumusan Masalah untuk Penelitian, Skripsi, dan Karya Ilmiah

Angket Penelitian: Pengertian, Prinsip, Jenis, Langkah, dan Contohnya

Jenis-Jenis Penelitian Lengkap dengan Contoh Penjelasannya

Objek Penelitian: Pengertian, Macam-Macam, dan Contoh Lengkap

Subjek Penelitian: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Desain Penelitian: Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap

Responden Penelitian: Karakteristik dan Syarat-Syaratnya

Pendekatan Penelitian: Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkapnya