Panduan Menulis

Cara Membuat Footnote di Word Hanya 6 Langkah

Bagi para penulis yang ingin menambahkan catatan kaki atau footnote ke dalam naskahnya. Maka wajib paham tata cara membuat footnote di Word, karena ternyata tidak semua penulis sudah memahami cara satu ini. 

Padahal, catatan kaki dalam sebuah karya tulis sangat penting. Baik untuk penulis itu sendiri dalam menjelaskan isi dari naskah, maupun untuk para pembaca. Maka penting sekali untuk paham cara pembuatannya di Word agar naskah rapi dan sesuai ketentuan. 

Apa Itu Footnote?

Sebelum membahas mengenai cara membuat footnote di Word, maka dibahas dulu mengenai definisinya. Menurut KBBI, footnote adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku.

Secara umum, catatan kaki atau footnote ini ditulis dengan menggunakan ukuran huruf lebih kecil dibanding huruf di dalam naskah. Sehingga menjadi ciri khas dan membuatnya mudah menarik perhatian sekaligus mudah terlihat. 

Footnote bisa berisi penjelasan atau definisi dari suatu istilah yang ada di dalam naskah. Selain itu, isinya juga bisa berupa sumber dimana suatu istilah maupun kutipan tersebut berasal. Sehingga  bisa disebut sebagai salah satu bentuk sitasi dalam karya tulis. 

Catatan kaki berbeda dengan kutipan langsung yang lebih umum ada di karya tulis ilmiah. Catatan kaki juga bisa dijumpai di karya tulis non ilmiah, misalnya pada novel. Sebab isi dari catatan kaki bisa berupa definisi seperti penjelasan sebelumnya. 

Kini Anda sudah tahu apa itu footnote. Tapi footnote seringkali disalah artikan dengan istilah yang lain lo. Jangan jadi salah satunya!

Fungsi dari Footnote dalam Karya Tulis

Melalui penjelasan di atas, tentu bisa dipahami bahwa penambahan footnote sangat penting dalam suatu karya tulis. Maka memahami cara membuat footnote di Word menjadi sangat penting juga. Hal ini karena footnote punya beberapa fungsi khas, seperti: 

1. Menampilkan Referensi yang Digunakan

Fungsi pertama dari footnote adalah untuk menampilkan referensi yang digunakan. Sehingga isi footnote ini bisa mencantumkan sumber istilah, kutipan, dan sebagainya yang terdapat di dalam teks atau naskah. 

2. Memberi Informasi Lanjutan kepada Pembaca

Fungsi kedua dari footnote dalam karya tulis adalah memberi informasi lanjutan. Dalam fungsi ini, footnote akan berisi penjelasan atau definisi dari suatu istilah yang tercantum di dalam teks. Biasanya untuk istilah asing, istilah ilmiah, dll. 

3. Memperkaya Pembahasan

Fungsi ketiga dari footnote adalah untuk memperkaya pembahasan dan memperluas wawasan pembaca. Footnote membantu penulis untuk memberi bahasan lebih mendalam dari naskah yang disusun kepada pembaca. 

Pada akhirnya, isi footnote ini membantu pembaca untuk memahami lebih baik dan lebih dalam atas penjelasan yang dicantumkan penulis. Sehingga keberadaan footnote bisa meningkatkan mutu dan kualitas isi dari karya tulis yang dibuat. 

Pahami lebih Fungsi Footnote dalam Karya Ilmiah

Cara Membuat Footnote di Word

Usai memahami apa itu footnote dan fungsinya, maka kini perlu memahami juga mengenai cara membuat footnote di Word. Berikut adalah langkah-langkahnya: 

  1. Buka lembar kerja di Word, mulailah mengetik.
  2. Pada bagian teks yang ingin ditambahkan footnote, silahkan letakan kursor di bagian akhir teks tersebut.
  3. Klik menu “References” kemudian klik pilihan “Insert Footnote”.
  4. Pada lembar kerja, teks di naskah akan otomatis terbentuk superscript angka 1 di akhir teks. Kemudian di margin bawah juga akan muncul superscript angka 1 di bagian depan.
  5. Silahkan ketik manual isi footnote di bagian margin bawah tersebut. Bisa referensi maupun definisi.
  6. Lakukan hal serupa untuk footnote berikutnya, angka superscript akan bertambah otomatis setiap kali melakukan Insert Footnote.

Tutorial penting Microsoft Word yang Anda butuhkan saat menulis karya ilmiah apapun:

Pujiati

Pujiati telah menjadi SEO Content Writer hampir 10 tahun. Dia berpengalaman menulis konten seputar dosen, kepenulisan akademis dan kreatif, serta kesehatan. Melalui tulisan, Pujiati merasa senang ketika apa yang ia tulis bermanfaat untuk pembaca.

Recent Posts

5 Alasan Dosen Perlu Menulis Buku Ajar dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran

Dalam kegiatan pembelajaran, baik dosen maupun mahasiswa membutuhkan pegangan. Bagi mahasiswa, pegangan dalam pembelajaran bisa…

1 jam ago

Tak Akan Salah Pilih! Ini Rekomendasi Penerbit Buku Digital Terpercaya untuk Dosen dan Penulis

Bisa mengakses layanan penerbit buku digital terpercaya, tentunya menjadi harapan semua dosen maupun penulis. Sebab…

2 jam ago

KTI Bisa Jadi Buku! Ini Daftar Buku Hasil Konversi yang Diterbitkan Deepublish

Jika memperhatikan toko buku, baik online maupun offline. Maka akan menjumpai beberapa buku hasil konversi…

1 hari ago

Aktif Menerbitkan Buku Ilmiah, Ini Alasan Dr. Moh. Rusnoto Susanto, S.Pd., M.Sn., MCE. Setia Memilih Penerbit Deepublish

Salah satu agenda akademik rutin para dosen di Indonesia adalah menulis sekaligus menerbitkan buku ilmiah.…

2 hari ago

15 Teknik Menulis Buku Ilmiah yang  Ideal Diterapkan Akademisi

Bagi akademisi, yakni dosen maupun mahasiswa aktivitas menyusun karya tulis ilmiah (KTI) menjadi agenda rutin.…

5 hari ago

Memahami Pengertian dan Kapan Menerapkan Teknik Menulis Parafrase, Ringkasan, dan Kesimpulan

Dalam kegiatan belajar, membaca, maupun menulis, tentunya akan dekat dengan proses parafrase, meringkas, dan menarik…

5 hari ago