Tips sukses menjadi dosen pemula. Apabila menekuni profesi dosen jangan lupa untuk mempelajari tips sukses menjadi dosen pemula. Sebab menjadi seorang dosen ternyata tidak semudah seperti yang terlihat. Profesi ini butuh komitmen tinggi dan penguasaan terhadap banyak sekali keterampilan. 

Tanpa pemahaman tentang profesi dosen yang cukup dan juga tidak ada persiapan matang. Maka karir sebagai dosen bisa sependek umur jagung. Tidak sedikit yang berhenti menjadi dosen kemudian beralih ke profesi lain. 

Padahal menjadi dosen memberi kesempatan untuk bekerja, berkarya, dan sekaligus beribadah sambil menabung pahala. Profesi ini memberi pengalaman tanpa batas dari awal karir sampai masuk usia pensiun. 

Simak tips sukses menjadi dosen di Indonesia berikut ini, agar selalu semangat menjadi tenaga pendidik profesional di perguruan tinggi. 

Sekilas Tentang Dosen 

Sebelum sampai ke pembahasan tips sukses menjadi dosen pemula, maka bisa membahas sedikit dulu tentang profesi dosen. Seperti yang disampaikan sekilas di awal. Memahami profesi dosen dengan baik membantu memiliki persiapan matang. 

Sehingga bisa langgeng menjadi dosen dan bahkan bukan hanya menjadi dosen biasa, melainkan dosen dengan segudang prestasi yang luar biasa. Jika ditekuni, profesi dosen bisa memberi kehidupan dunia dan akhirat yang lebih baik. 

Dosen secara umum adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Secara sederhana, dosen adalah pendidik profesional yang bekerja di satuan pendidikan tinggi (perguruan tinggi) tertentu. Sehingga setiap pengajar di perguruan tinggi atau kampus, maka disebut sebagai dosen. Sementara guru adalah tenaga pendidik di sekolah. 

Dosen kemudian aktif mengajar mahasiswa dalam kesehariannya. Namun tugas dosen bukan hanya sebatas mengajar. Sesuai isi Tri Dharma, dosen memiliki tiga tugas pokok. Yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Jika satu per satu dari tiga tugas pokok ini dijabarkan maka akan muncul daftar panjang tugas dosen. Semua wajib dilaksanakan dan dosen sendiri harus jeli dalam mengatur waktu pengerjaan dan menentukan skala prioritas. 

Tujuannya agar semua kewajiban tersebut bisa dipenuhi. Sebagai bentuk apresiasi, oleh pemerintah bersama Kemendikbud kemudian mengganjar dosen yang bertanggung jawab dengan jenjang karir. 

Dosen memiliki jenjang karir dari jabatan fungsional yang ada 4 tingkatan. Dimulai dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan Guru Besar (Profesor). Tak hanya memiliki jabatan dalam karirnya, dosen juga diberikan sejumlah penghargaan. 

Baik dalam bentuk uang tunai dari berbagai jenis tunjangan maupun bentuk non tunai, seperti piagam, sertifikat, NIDN sehingga data dosen tercatat secara nasional, dan lain sebagainya. 

Selain itu, sepanjang karir seorang dosen bisa terus belajar dan mengembangkan diri. Jika sejak awal menyukai dan mencintai profesi dosen dijamin akan menjalankan semuanya dengan penuh semangat dan sukses menjadi dosen. 

Baca Juga:

10 Kerja Sampingan Dosen yang Paling Menguntungkan

12 Tipe Mengajar Dosen Masa Kini di Kampus, Valid kan?

10 Alasan Perlunya Dosen Menjalin Hubungan Baik dengan Mahasiswa

Tips Sukses Menjadi Dosen Pemula 

Dosen dulunya dikenal sebagai profesi yang tidak mudah, karena memiliki segudang tanggung jawab akan tetapi mendapat gaji yang kecil. Namun, lain dulu lain pula dengan sekarang. 

Perubahan dari segi aturan pemerintah kini sudah semakin mendukung profesi dosen. Seorang dosen muda kemudian bisa mendapatkan penghasilan yang layak dan seiring dengan prestasi kerjanya. 

Maka penghasilan ini akan terus meningkat lewat beragam tunjangan yang bisa didapatkan. Tidak heran jika profesi dosen sangat cocok dan sangat direkomendasikan untuk kalangan milenial. Sebab kebutuhan dosen masih sangat banyak di Indonesia. 

Bagi siapa saja yang sejak lama ingin menjadi dosen, maka bisa menyimak deretan tips sukses menjadi dosen pemula berikut ini: 

1. Kuatkan Niat Menjadi Seorang Dosen 

Tips pertama adalah membangun dan menguatkan niat untuk menjadi seorang dosen. Menguatkan niat menjadi modal terpenting untuk meraih cita-cita, apapun cita-cita tersebut. Termasuk cita-cita menjadi dosen. 

Jika sudah memiliki niat yang kuat maka akan membantu mengetahui apa saja yang perlu dilakukan agar cita-cita ini tercapai. Niat yang kuat adalah bahan bakar untuk melakukan akselerasi pada proses mewujudkan cita-cita tersebut. 

Sehingga bisa lebih fokus dan tidak mudah tergoyahkan untuk pindah haluan ke profesi lain. Hal ini tentu penting, karena jika sudah fokus pada satu profesi maka akan lebih mudah mencapai atau mewujudkannya. 

Dibanding punya cita-cita yang selalu berubah-ubah. Jika terlalu plin-plan maka akan susah menyusun strategi. Pada akhirnya tidak ada cita-cita manapun yang berhasil diwujudkan karena kesalahan ini. 

2. Menentukan Peminatan dengan Bijak

Tips sukses menjadi dosen pemula yang kedua adalah menentukan peminatan dengan bijak sejak awal kuliah. Saat masuk ke lingkungan perguruan tinggi maka akan menjumpai banyak pilihan jurusan pendidikan. 

Sebagai seseorang yang berniat menjadi dosen, maka harus menyadari pentingnya linieritas antara jurusan di S1 dengan S2 maupun S3. Jadi, jangan sampai salah jurusan di jenjang S1 karena jika tidak linier dengan S2 maka akan gagal menjadi dosen. 

Dalam menentukan peminatan, idealnya bisa mengikuti minat dan jurusan keilmuan yang memang disukai. Sebab apapun jurusan keilmuan yang diambil, kedepan bisa tetap menjadi dosen selama konsisten di peminatan tersebut sampai S3. 

3. Selesaikan Pendidikan S1 dan S2 Secara Efektif dan Efisien 

Jika ingin sukses menjadi dosen maka perlu menyelesaikan pendidikan S1 maupun S2 secara efektif dan efisien. Syarat mutlak menjadi dosen adalah lulus dari jenjang S2 atau Magister dan jurusannya linier dengan S1. 

Salah satu tips sukses menjadi dosen pemula adalah kuliah secara efektif dan efisien. Artinya harus kuliah dengan serius dan bisa menjadi mahasiswa yang baik, dan jika memungkinkan bisa menorehkan banyak prestasi. 

Sehingga tidak perlu mengulang mata kuliah apapun dan bisa fokus untuk terus melangkah maju kedepan. Hal ini menurunkan resiko lulus kuliah tidak tepat waktu. Sehingga bisa lulus secepatnya dan memulai karir sebagai dosen secepatnya juga. 

Tips ini juga penting untuk membiasakan diri sendiri terbiasa belajar dan menyukainya. Sebab selama menjadi dosen dijamin akan akrab dengan kegiatan belajar dan mengembangkan diri sampai memasuki usia pensiun. Jika sudah terbiasa dijamin akan lebih menikmati prosesnya. 

4. Bergabung dengan Organisasi Kemahasiswaan Selama Kuliah 

Tips sukses menjadi dosen pemula tidak cukup hanya menyelesaikan S2 tepat waktu. Melainkan juga mampu menguasai banyak keterampilan yang bermanfaat selama menjadi dosen. 

Salah satunya adalah keterampilan menjadi pemimpin. Melatih kemampuan kepemimpinan bisa dimulai dengan bergabung ke organisasi kemahasiswaan selama kuliah. Sebab akan sering menyelenggarakan acara dan memimpin tim. 

Dosen dalam menjalani tugas-tugasnya tidak hanya mengajar dan belajar saja. Melainkan juga menjadi pemimpin, misalnya memimpin kelas agar mendukung kegiatan pembelajaran. Kemudian memimpin tim penelitian, tim pengabdian, dan lain-lain. 

5. Menjadi Asisten Dosen Selama Kuliah 

Tips berikutnya adalah menjadi asisten dosen selama kuliah. Kenapa? Sebab asisten dosen memiliki tugas yang bisa dikatakan sama persis atau mendekati tugas-tugas dosen. Sebab tugasnya memang mendampingi dan menggantikan dosen. 

Asisten dosen biasanya bertugas untuk mengajar, menyusun soal ujian, mengoreksi hasil ujian, memberi penilaian, input nilai mahasiswa, dan lain sebagainya. Tugas-tugas ini menjadi “pemanasan” untuk tahu tugas dosen di dunia nyata. 

Tujuannya agar setelah diterima menjadi dosen tidak kaget, sudah siap mental, dan bisa melaksanakan tugas-tugas dengan baik dan benar. Sehingga menjadi asisten dosen masuk ke dalam tips sukses menjadi dosen pemula yang perlu dilakukan. 

Baca Juga:

Menerbitkan Buku bagi Dosen : Dapat Poin Kredit Tinggi

Dosen Menulis Buku sebagai Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat

Skema Perhitungan Angka Kredit Dosen Terbaru

6. Belajar untuk Menulis dan Menyukainya 

Tugas dosen terbilang kompleks, di dalam Tri Dharma meskipun ada tiga poin tugas semuanya kemudian dijabarkan. Penjabaran tersebut menghasilkan tugas pokok seperti menulis dan melakukan publikasi. 

Proses publikasi tentunya membutuhkan biaya dan bisa dipelajari ketika sudah menjadi dosen. Khusus untuk menulis, sebaiknya sudah belajar untuk menulis dan menyukainya karena dosen akan sangat produktif menulis. 

Menulis termasuk tugas pokok dosen untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Sekaligus menyebarluaskan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat. 

Berhubung kegiatan menulis tidak bisa asal dilakukan, ada tekniknya dan harus terampil dalam menguasai banyak kosakata dan bagaimana menyusunnya. Maka perlu dilatih sejak dini. 

Mulailah aktif menulis, entah itu opini atau karya seperti puisi, cerpen, dan lain sebagainya. 

7. Belajar untuk Berbicara di Depan Publik 

Jika diperhatikan dosen dari dulu maupun dosen masa kini aktif berbicara di hadapan banyak orang. Saat mengajar misalnya, dosen akan menjelaskan materi kepada mahasiswa di kelas. 

Ada kalanya dosen mengisi seminar, diundang dalam sebuah pertemuan ilmiah, dan lain-lain. Dosen kemudian familiar dengan kegiatan presentasi. Maka sebagai calon dosen muda pastikan sudah belajar untuk berbicara di depan publik atau public speaking

Bisa dilakukan dengan banyak cara. Misalnya dengan aktif berorganisasi di kampus karena akan aktif melakukan presentasi. Kemudian rajin membaca, menjadi asisten dosen, membuka jasa les privat di luar jam kuliah, mencoba menjadi penyiar radio, dan lain sebagainya. 

8. Menentukan Kampus yang Akan Dituju 

Tips sukses menjadi dosen muda selanjutnya adalah menentukan kampus tujuan. Namun dalam hal ini bukan kampus untuk kuliah, melainkan untuk menjadi dosen di dalamnya. 

Sama halnya dengan profesi lain, dijamin akan teliti memilih perusahaan yang dilamar karena akan berhubungan dengan masa depan profesi tersebut. Dosen pun demikian, yang tentunya ingin berkarir di kampus yang bagus. 

Sebaiknya sudah memilih kampus sejak jauh-jauh hari, tidak masalah sejak masih kuliah S1. Bisa kampus tempat kuliah bisa juga kampus lain dengan berbagai pertimbangan. Utamakan kampus yang reputasinya bagus dan tidak ada masalah. 

Misalnya masalah perizinan untuk menjadi penyelenggara layanan pendidikan maupun masalah lainnya. Selain itu, cari juga kampus yang peduli pada dosen-dosennya sehingga dapat terbantu untuk mengurus semua hal terkait jenjang karir. 

9. Mengirim Lamaran ke Kampus Tujuan

Jika sudah menentukan kampus untuk meniti karir sebagai dosen. Maka tips sukses menjadi dosen pemula berikutnya adalah mengirimkan lamaran ke kampus tersebut. Prosesnya sama seperti melamar pekerjaan pada umumnya. 

Namun, untuk profesi dosen setidaknya ada tiga jalur yang bisa dipilih untuk melamar sebagai dosen. Yaitu: 

a. CPNS Dosen 

Setiap ada pembukaan CPNS beberapa kampus khususnya PTN membuka formasi untuk dosen CPNS. Jika sudah lulus S2 dan memenuhi syarat lain yang ditentukan silahkan mengikutinya. 

b. Lowongan Dosen 

Secara berkala, setiap kampus dalam memenuhi kuota dosen akan membuka lowongan dosen. Biasanya untuk dosen tetap dan dosen kontrak, sedangkan di PTS ada lowongan dosen honorer. 

Prinsipnya sama seperti info lowongan kerja, jika memenuhi kualifikasi yang ditetapkan bisa mengirimkan berkas lamaran. Kemudian menunggu panggilan untuk menjalani tahapan rekrutmen dosen baru. 

c. Mengirimkan Lamaran Langsung 

Calon dosen tanpa menunggu dibuka lowongan juga bisa mengirimkan berkas lamaran secara langsung ke kampus tujuan. Jika dirasa memenuhi kualifikasi dan sesuai kebutuhan, maka akan dipanggil untuk tes maupun wawancara. 

Cara manapun bisa dipilih, sebab ketiga jalur di atas sama-sama mengantarkan calon dosen menjadi dosen sesungguhnya. Jadi. manfaatkan kesempatan yang ada di depan mata. Pastikan sudah mengirimkan berkas lamaran terbaik. 

Baca Juga:

Tahapan Pengajuan Akreditasi Melalui SAPTO BAN-PT

Jenis-Jenis Dosen di Perguruan Tinggi

Prosedur Menjadi Dosen Tetap Yayasan

10. Belajar Menjadi Pendidik yang Disukai Mahasiswa 

Sukses menjadi dosen tidak terlepas dari kepiawaian dalam mengajar mahasiswa. Dosen yang baik dan profesional adalah dosen yang disukai mahasiswanya saat mengajar. Sehingga proses transfer ilmu bisa berjalan dengan baik dan lancar. 

Jika dosen berhasil menyampaikan materi dengan cara yang menyenangkan dan juga mudah untuk dipahami. Maka akan membuat mahasiswa rajin masuk ke kelas. Hal ini berdampak positif pada mental dosen muda agar semangat dalam mengajar. 

Serta menjalankan tugas lainnya, karena dengan apresiasi mahasiswa yang selalu padat mengisi kelas. Maka dosen akan merasa sudah benar dengan memilih profesi dosen. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk mencari teknik mengajar yang kreatif dan inovatif. 

11. Segera Mengurus NIDN 

Jika sudah diterima sebagai dosen dan kemudian diangkat menjadi dosen tetap. Maka tips sukses menjadi dosen pemula berikutnya adalah segera mengurus NIDN atau Nomor Induk Dosen Nasional. 

Setiap dosen tetap baik di PTN maupun PTS akan diberikan NIDN sehingga datanya tercantum di PDDikti. Sekaligus diketahui secara nasional berprofesi sebagai dosen yang mengajar di kampus tertentu. 

NIDN secara otomatis akan diberikan kepada dosen tetap namun ada proses pengajuan. Jadi, dosen yang sudah diangkat dosen tetap kemudian melengkapi berkas untuk mengajukan kepemilikan NIDN ke pihak operator kampus.

Jika syarat-syarat sudah dilengkapi dan juga sudah sesuai maka tinggal menunggu NIDN keluar. Pihak operator kampus yang mengurusnya akan menginformasikan apakah NIDN sudah keluar atau belum. Setelahnya bisa mengikuti serdos, mengajukan jabfung, dan lain-lain. 

12. Mengurus Jabatan Fungsional 

Dosen yang sukses adalah dosen yang bertanggung jawab terhadap profesinya. Salah satu bukti tanggung jawab tersebut adalah mengisi dan memangku jabatan fungsional atau jabfung. 

Jabatan fungsional hanya bisa diisi oleh dosen tetap yang juga memenuhi syarat lainnya. Artinya hanya dosen berprestasi dan bertanggung jawab melaksanakan tugas-tugasnya yang bisa memangku jabfung tersebut. 

Jadi, usahakan untuk fokus pada pengajuan jabfung sebagai bukti sudah menjalankan tugas-tugas dosen dengan baik. Sekaligus sebagai upaya ikut memajukan institusi tempat mengajar. 

Semakin banyak Guru Besar semakin baik nilai akreditasi yang didapatkan. Kampus tempat dosen mengabdi kemudian bisa terus berkembang berkat akreditasi yang memuaskan tersebut. 

Menjadi dosen adalah mimpi yang layak untuk diwujudkan, sebab bisa ikut berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Sekaligus mendapatkan berbagai pengalaman menarik karena dunia pendidikan tinggi terus berkembang. 

Dosen pun perlu ikut mengembangkan diri agar bisa mengikuti laju perkembangan tersebut. Sehingga tidak pernah mengenal kata bosan jika membahas mengenai profesi dosen. Supaya sukses silahkan menerapkan tips sukses menjadi dosen pemula yang dipaparkan di atas. 

Artikel Terkait:

Syarat dan Prosedur Pengajuan NIDN Dosen Perguruan Tinggi

Syarat Menjadi Dosen yang Harus Dipenuhi

Syarat-Syarat Sertifikasi Dosen yang Wajib Diketahui

10 Kegiatan Saat Puasa di Rumah Bagi Dosen

Mengenal Lebih dalam Seputar Dosen Luar Biasa